Yah..Hari Ini Aku Bangun Seperti Biasanya, Aku Pun Bangun Karena DiBangunkan Oleh TemanKu Yang Sudah Bertanya-tanya, Kapan Mau Jalan Ke Rumah TemanKu Untuk Membuat Skripsi, TemanKu Sudah Menelepon Dan SMS Aku, Tapi Aku Pun Tidak Perduli Dan Tetap Tidur, Hingga Akhirnya Aku Baru Ingin Bangun, Setelah Bangun, Aku Pun Pergi Mandi, Sebelum Aku Mandi, IbuKu MemarahiKu Karena Beberapa Hari Ini Aku Tidak Mau Makan, Yah Aku Pun Hanya Bisa Diam Mendengar IbuKu Dan Lansung Saja Mandi, Sudah Beberapa Hari Ini IbuKu Terus Saja Memarahi Aku, Padahal Sudah KuKatakan Untuk Tidak Usah Perduli, Yah Biarlah, Lalu Selesai Mandi Aku Pun Makan, Saat Makan, Aku Bilang Pada IbuKu, Kalau Hari Ini Aku Tidak Bisa Mengantar Ke Vihara Dan Tidak Pulang, Aku Menginap Di Rumah TemanKu Untuk Membuat Skripsi, Lalu IbuKu Kembali Mengingatkan Aku Untuk Tidak Lupa Makan, Aku Hanya Menjawab Iya, Tapi IbuKu Seperti Tidak Percaya Dan Lansung Saja MenceramahiKu, IbuKu Bilang Kalau Selama Ini IBuKu Sangat Khawatir Dan Cemas Sekali, Tanpa DiSadari IbuKu Pun Menangis Sambil Memarahi Aku, Aku Pun Juga Tanpa Sengaja Mengeluarkan Air Mata Dan Bilang, Sudah Tidak Usah MemperdulikanKu Lah, Kata IbuKu, Bagaimana Tidak Perduli, Kalau Kenapa-kenapa Nanti Yang Repot Kan Keluarga Juga, Aku Tetap Bilang, Tenang Saja, Aku Tidak Akan Mau Merepotkan Siapa-siapa, Apakah Tidak Bisa, Tidak Usah Memikirkan Aku Ini, LagiPula Dulu Saja Tidak Perduli PadaKu, Apa Sekarang Hanya Karena Tahu BebanKu Selama Ini, Baru Mau MemperdulikanKu, Anggap Saja Aku Dulu Tidak Pernah Bilang Apa-apa Dan Tetap Seperti Dulu Saja, Tidak Usah MemperdulikanKu, Lalu IbuKu MenyuruhKu Untuk Tetap Semangat Hidup Dan Tutup Buku Untuk Semua MasalahKu, Bagaimana Aku Bisa Tutup Buku, Aku Tidak Pernah Bisa Menutupnya, Jika Bisa, Maka Aku Tidak Akan Merasa Seperti Ini, Pasti Dari Dulu Sudah KuTutup, Tapi Aku Tidak Bisa, Tolonglah Biarkan Saja Aku, Aku Seperti Ini Bukan Karena Seseorang, Tapi Karena HatiKu Sudah Tidak Tahan Akan Semua Beban Ini, Lalu Aku Pun Berhenti Makan Dan Bersiap-siap Untuk Pergi, Aku Sungguh Tidak Tahan Jika Harus Melihat IbuKu Terus Saja Menangis Karena Aku, Lalu Aku Pun Pergi Dan Aku Pun Menangis Di Jalan, Dalam DiriKu, Aku Bertanya Pada DiriKu Sendiri, Sebenarnya Anak Macam Apa Aku Ini, Terus Saja Membuat Ibu Sendiri Sedih Dan Menangis, Padahal Aku Sudah Meminta Untuk Membiarkan Aku Dan Tidak Usah Memperdulikan Aku, Seharusnya Sejak Awal Aku Tidak Menceritakan BebanKu Pada IbuKu, Aku Pun Kesal Pada DiriKu Sendiri, Sudah Aku Menangis Terus Di Jalan, Padahal DiriKu Sudah Berjanji Untuk Tidak Mau Menangis Lagi, Aku Sungguh Bukanlah Seorang Anak Yang Baik, Hanya Dapat MEmbuat Orang Tua Susah Dan Sedih Saja, Aku Tidak Pantas Menjadi Anak IbuKu, Sesungguhnya Dosa Apa Yang Telah Ku Perbuat, sehingga Aku HArus Menyakiti Orang-orang Di SekelilingKu?? Kenapa Lagi Aku Harus Hidup, Jika Aku Hanya Menyakiti Orang?? Ku Sungguh Tidak Tahu Lagi.
Lalu Aku Pun Menjemput TemanKu Dan Kami Lansung Pergi, Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Aku Pun Marah Pada DiriKu Dan Berusaha Memukul Tembok Dengan Sekuat Mungkin, Teman-temanKu Pun Tidak Perduli Dan Tidak Bertanya Apa-apa, Mereka Pun Lalu Pergi Ke Kamar TemanKu Untuk Kerja Skripsi, Sementara Aku Masih Di Ruang Tamu Duduk Dan Tiduran Untuk Berusaha Menenangkan DiriKu, Aku Pun Tidak Ingin Cerita Pada Teman-temanKu Soal Kesedihan Dan Yang KuAlami Pagi Ini, Ku Hanya Menyimpan Semua Ini Sendiri, Setelah aku Merasa Tenang, Aku Pun Ke Kamar TemanKu Untuk Kerja, Saat KuLihat TemanKu Sedang Sibuk, Aku Hanya Diam Saja Dan Tidak Melakukan Apa-apa, Aku Sungguh Tidak Bisa Berpikir Apa-apa Dan Tidak Mau Melakukan Apa-apa, Sehingga Aku Pun Merasa Bersalah Pada Mereka, Karena Mereka Sudah Berusaha Keras Mengejar Deadline, Tapi Aku Masih Saja Malas Dan Diam Tidak Melakukan Apa-apa, Lalu Aku Pun Tiba-tiba Malah Tertidur, Saat Bangun, Aku Melihat Hujan Di Luar, Aku Pun Memutuskan Untuk Keluar Dan Mandi Hujan, Saat Ku Kehujanan, Tiba-tiba Ada Tukang Gado-gado Datang, Aku Pun Ingat Kalau Aku Merasa Lapar, Maka AKu Pun Memanggil Tukang Gado-gado Itu, Aku Pun Menunggu Tukang Gado-gado Itu Selesai Membuat Sambil Kebasahan Karena Hujan, Saat Aku Menunggu, Aku Memperhatikan Kalau Tukang Gado-gado Itu Berjualan Tanpa MEnggunakan Alas Kaki Dan Kebasahan Karena Hujan, Aku Sungguh Bingung, Kenapa Orang Itu Masih Mau Berjualan Hujan-hujan Begini Dan Tidak Memakai Alas Kaki Sama Sekali, Bagaimana Jika Nanti Kakinya Terluka?? Sungguh Aneh, Lalu Setelah selesai, Ternyata BadanKu Sudah Setengah Basah, Aku Pun Lalu Makan Dan Kembali Ke Kamar TemanKu, Saat Di Kamar TemanKu, Aku Pun Tidak Melakukan Apa-apa Lagi, Malah Hanya Berbaring Saja, Saat semua Orang Kebingungan Soal Skripsi, aku Hanya Diam Saja, Lalu Dosen PembimbingKu Tiba-tiba Memberi Kabar Kalau Deadline Pengumpulan DiUndur Hingga Hari Selasa Tanggal 18 Desember 2007, Yah Kami Yang Mendengarnya Pun Tidak Bisa Santai Dan Tetap Menjadwalkan Pada Diri Sendiri Sesuai Dengan Jadwal Semula, Agar Tidak Malas Dalam Mengerjakan, Lalu Beberapa Jam Kemudian Teman-temanKu Merasa Kelaparan, Tapi Di Luar Cuaca Masih Hujan, Sehingga Kami Tidak Bisa Ke Mana-mana, Lalu TemanKu MengajakKu Pergi Beli Makanan, Apalagi Aku Kan Tadi Sudah Terlanjur Basah, Yah Aku Bilang Baiklah, Lalu Kami Pun Pergi, aku Pergi Tanpa Memakai Jaket Dan Helm, Karena Takut JaketKu Basah, Padahal Besok Masih Mau DiPakai Dan TemanKu Memakai Jaket Dan Membawa Payung, Selama Di Jalan, Aku Akui Anginnya Sungguh Dingin Sekali Dan Aku Pun Sudah Kebasahan, Sudah Kami Mutar-mutar Mencari Supermarket Lagi, Karena Tidak Ada Yang Tahu Jalan, Jadi Kami Pergi Mutar-mutar Saja Sampai Ketemu, Yah Aku Pun Tidak Bisa Mengeluh WalauPun Badan Sudah Basah, Setelah Ketemu Dan Belanja, TemanKu Mengajak Ke Vihara Karena Katanya Ada Bazaar, Aku Pun Kaget, Yang Benar Saja, Aku Sudah Basah-basah seperti Ini Dan Berantakan Seperti Ini, Mau Ajak Ke Vihara Lihat Bazaae, Dia Enak Tidak Begitu Basah Karena Pakai Jaket, Yah Dia Bilang, Tempatnya Dekat dan Hanya Sebentar Saja, Yah SudahLah, aku Pun Mengantarnya, Saat Sampai Orangnya Malah Tidak Mau Lihat Bazaar, Dan Malah Bilang Mau sembahyang Dulu, Yah Sudah Aku Bilang, Kalau Mau sembahyang, Yah sembahyang Saja, aku Menunggu Di Luar, Maka Aku Pun MEnunggu Dengan Cuaca Yang Dingin Dan Badan Masih Basah, Setelah TemanKu Selesai Sembahyang, Aku Bertanya Sekali Lagi, Betul Tidak Mau Melihat Bazaar?? Dan TemanKu Bilang Tidak, Yah Sudah Kami Pun Kembali Ke Rumah Teman Kami, Sebelum Kembali Kami Pun Membeli Makanan Dulu Di Jalan, Dan Aku Pun Menunggu TemanKu Yang Memesan Makanan Sambil Kehujanan, Padahal Sudah Pegang Payung, Tapi Tetap Saja Basah, Padahal TemanKu Sudah Menyuruh Masuk, Tapi aku Bilang Tidak Usah, Yah Sudah, Lalu Kami Pun Sampai Di Rumah TemanKu, Saat Sampai Kami Pun Lansung Makan Dan Aku Tidak Lansung Mandi, Karena Aku Mau Makan Dulu, Setelah Makan Aku Baru Mandi, Saat Aku Selesai Mandi, Aku Berencana Membantu TemanKu Menerjemahkan Buku, Tapi Mereka Malah Nonton Sekarang, Yah Tidak Apa-apaLah, Dan Selama Mereka Menonton, Aku Pun Menulis Blog Dulu, Sekarang aku Merasa Sudah Agak LEbih Tenang Setelah Yang Terjadi Pagi Ini.
Hmm...Mungkin Apa Yang Pernah DiKatakan Oleh Dia Itu Adalah Benar, Mungkin Selama Ini Aku Tidak Pernah Puas Dengan Perhatian Orang-orang sekelilingKu, Mungkin Aku Hanyalah Berpura-pura Akan KeadaanKu, AKu Ini Hanyalah Pembohong Besar Dan Licik Yang Telah Menipu Banyak Orang Hanya Untuk Perhatiannya, Mungkin Selama Ini Aku Hanya MElebih-lebihkan KeadaanKu Saja, Aku Mungkin Hanya Mendramatisir KeadaanKu, Aku Hanya Membuat DiriKu Seperti Orang Yang Malang Dan Sangat Susah Sekali, Mungkin Selama Ini Aku Juga Tidak Memiliki Beban, Maka Bencilah Aku Ini, LupakanLah Aku, Hinalah Aku Atau ApaPun Juga, Aku Pun Sudah Tidak Perduli, Karena Apa Yang Dikatakan Oleh Dia Adalah Benar, Kalian Semua Janganlah Jadi Orang Yang Bodoh Yang Mau DiTipu Oleh DiriKu Ini, Biarkanlah DiriKu Ini, Ku Memang Tidak Pantas Memiliki Apa-apa.
(Ma...Aku Hanya Bisa Meminta Maaf Karena Hanya Bisa Melukai Perasaan Mama Dan Terus Saja Membuat Sedih, Aku Memang Bukan Anak Yang Berbakti, Mungkin Di Kehidupan Yang Lain Aku Dapat Membalas Semua Kebaikan Mama Selama Ini, Maaf...)
Lalu Aku Pun Menjemput TemanKu Dan Kami Lansung Pergi, Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Aku Pun Marah Pada DiriKu Dan Berusaha Memukul Tembok Dengan Sekuat Mungkin, Teman-temanKu Pun Tidak Perduli Dan Tidak Bertanya Apa-apa, Mereka Pun Lalu Pergi Ke Kamar TemanKu Untuk Kerja Skripsi, Sementara Aku Masih Di Ruang Tamu Duduk Dan Tiduran Untuk Berusaha Menenangkan DiriKu, Aku Pun Tidak Ingin Cerita Pada Teman-temanKu Soal Kesedihan Dan Yang KuAlami Pagi Ini, Ku Hanya Menyimpan Semua Ini Sendiri, Setelah aku Merasa Tenang, Aku Pun Ke Kamar TemanKu Untuk Kerja, Saat KuLihat TemanKu Sedang Sibuk, Aku Hanya Diam Saja Dan Tidak Melakukan Apa-apa, Aku Sungguh Tidak Bisa Berpikir Apa-apa Dan Tidak Mau Melakukan Apa-apa, Sehingga Aku Pun Merasa Bersalah Pada Mereka, Karena Mereka Sudah Berusaha Keras Mengejar Deadline, Tapi Aku Masih Saja Malas Dan Diam Tidak Melakukan Apa-apa, Lalu Aku Pun Tiba-tiba Malah Tertidur, Saat Bangun, Aku Melihat Hujan Di Luar, Aku Pun Memutuskan Untuk Keluar Dan Mandi Hujan, Saat Ku Kehujanan, Tiba-tiba Ada Tukang Gado-gado Datang, Aku Pun Ingat Kalau Aku Merasa Lapar, Maka AKu Pun Memanggil Tukang Gado-gado Itu, Aku Pun Menunggu Tukang Gado-gado Itu Selesai Membuat Sambil Kebasahan Karena Hujan, Saat Aku Menunggu, Aku Memperhatikan Kalau Tukang Gado-gado Itu Berjualan Tanpa MEnggunakan Alas Kaki Dan Kebasahan Karena Hujan, Aku Sungguh Bingung, Kenapa Orang Itu Masih Mau Berjualan Hujan-hujan Begini Dan Tidak Memakai Alas Kaki Sama Sekali, Bagaimana Jika Nanti Kakinya Terluka?? Sungguh Aneh, Lalu Setelah selesai, Ternyata BadanKu Sudah Setengah Basah, Aku Pun Lalu Makan Dan Kembali Ke Kamar TemanKu, Saat Di Kamar TemanKu, Aku Pun Tidak Melakukan Apa-apa Lagi, Malah Hanya Berbaring Saja, Saat semua Orang Kebingungan Soal Skripsi, aku Hanya Diam Saja, Lalu Dosen PembimbingKu Tiba-tiba Memberi Kabar Kalau Deadline Pengumpulan DiUndur Hingga Hari Selasa Tanggal 18 Desember 2007, Yah Kami Yang Mendengarnya Pun Tidak Bisa Santai Dan Tetap Menjadwalkan Pada Diri Sendiri Sesuai Dengan Jadwal Semula, Agar Tidak Malas Dalam Mengerjakan, Lalu Beberapa Jam Kemudian Teman-temanKu Merasa Kelaparan, Tapi Di Luar Cuaca Masih Hujan, Sehingga Kami Tidak Bisa Ke Mana-mana, Lalu TemanKu MengajakKu Pergi Beli Makanan, Apalagi Aku Kan Tadi Sudah Terlanjur Basah, Yah Aku Bilang Baiklah, Lalu Kami Pun Pergi, aku Pergi Tanpa Memakai Jaket Dan Helm, Karena Takut JaketKu Basah, Padahal Besok Masih Mau DiPakai Dan TemanKu Memakai Jaket Dan Membawa Payung, Selama Di Jalan, Aku Akui Anginnya Sungguh Dingin Sekali Dan Aku Pun Sudah Kebasahan, Sudah Kami Mutar-mutar Mencari Supermarket Lagi, Karena Tidak Ada Yang Tahu Jalan, Jadi Kami Pergi Mutar-mutar Saja Sampai Ketemu, Yah Aku Pun Tidak Bisa Mengeluh WalauPun Badan Sudah Basah, Setelah Ketemu Dan Belanja, TemanKu Mengajak Ke Vihara Karena Katanya Ada Bazaar, Aku Pun Kaget, Yang Benar Saja, Aku Sudah Basah-basah seperti Ini Dan Berantakan Seperti Ini, Mau Ajak Ke Vihara Lihat Bazaae, Dia Enak Tidak Begitu Basah Karena Pakai Jaket, Yah Dia Bilang, Tempatnya Dekat dan Hanya Sebentar Saja, Yah SudahLah, aku Pun Mengantarnya, Saat Sampai Orangnya Malah Tidak Mau Lihat Bazaar, Dan Malah Bilang Mau sembahyang Dulu, Yah Sudah Aku Bilang, Kalau Mau sembahyang, Yah sembahyang Saja, aku Menunggu Di Luar, Maka Aku Pun MEnunggu Dengan Cuaca Yang Dingin Dan Badan Masih Basah, Setelah TemanKu Selesai Sembahyang, Aku Bertanya Sekali Lagi, Betul Tidak Mau Melihat Bazaar?? Dan TemanKu Bilang Tidak, Yah Sudah Kami Pun Kembali Ke Rumah Teman Kami, Sebelum Kembali Kami Pun Membeli Makanan Dulu Di Jalan, Dan Aku Pun Menunggu TemanKu Yang Memesan Makanan Sambil Kehujanan, Padahal Sudah Pegang Payung, Tapi Tetap Saja Basah, Padahal TemanKu Sudah Menyuruh Masuk, Tapi aku Bilang Tidak Usah, Yah Sudah, Lalu Kami Pun Sampai Di Rumah TemanKu, Saat Sampai Kami Pun Lansung Makan Dan Aku Tidak Lansung Mandi, Karena Aku Mau Makan Dulu, Setelah Makan Aku Baru Mandi, Saat Aku Selesai Mandi, Aku Berencana Membantu TemanKu Menerjemahkan Buku, Tapi Mereka Malah Nonton Sekarang, Yah Tidak Apa-apaLah, Dan Selama Mereka Menonton, Aku Pun Menulis Blog Dulu, Sekarang aku Merasa Sudah Agak LEbih Tenang Setelah Yang Terjadi Pagi Ini.
Hmm...Mungkin Apa Yang Pernah DiKatakan Oleh Dia Itu Adalah Benar, Mungkin Selama Ini Aku Tidak Pernah Puas Dengan Perhatian Orang-orang sekelilingKu, Mungkin Aku Hanyalah Berpura-pura Akan KeadaanKu, AKu Ini Hanyalah Pembohong Besar Dan Licik Yang Telah Menipu Banyak Orang Hanya Untuk Perhatiannya, Mungkin Selama Ini Aku Hanya MElebih-lebihkan KeadaanKu Saja, Aku Mungkin Hanya Mendramatisir KeadaanKu, Aku Hanya Membuat DiriKu Seperti Orang Yang Malang Dan Sangat Susah Sekali, Mungkin Selama Ini Aku Juga Tidak Memiliki Beban, Maka Bencilah Aku Ini, LupakanLah Aku, Hinalah Aku Atau ApaPun Juga, Aku Pun Sudah Tidak Perduli, Karena Apa Yang Dikatakan Oleh Dia Adalah Benar, Kalian Semua Janganlah Jadi Orang Yang Bodoh Yang Mau DiTipu Oleh DiriKu Ini, Biarkanlah DiriKu Ini, Ku Memang Tidak Pantas Memiliki Apa-apa.
(Ma...Aku Hanya Bisa Meminta Maaf Karena Hanya Bisa Melukai Perasaan Mama Dan Terus Saja Membuat Sedih, Aku Memang Bukan Anak Yang Berbakti, Mungkin Di Kehidupan Yang Lain Aku Dapat Membalas Semua Kebaikan Mama Selama Ini, Maaf...)
No comments:
Post a Comment