Hari Minggu Tanggal 9 November 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 12.30 Siang, Yah..Puas Dah Tidurnya, Yup..Setelah Bangun Seperti Biasa Aku Hanya Membaca Koran Lalu Makan Dan Menonton TV, Yah Aku Menonton TV Saja Seharian Hingga Akhirnya Aku Mandi Dan Pergi Ke Gereja, yah Aku Ke Gereja Untuk Membagikan Flyer Dan Saat Aku Sampai Di Gereja, Kebetulan Tukang Parkir Di Gereja Sudah MengenalKu Dan MelihatKu Membawa Flyer, Lalu MenawariKu Bantuan Untuk Membagi Flyernya, Wah..Sungguh Terima Kasih Sekali, Yah Lalu Setelah Aku Membagi Sedikit Flyernya Ke Tukang Parkir Gereja, Aku Pun Ke Gereja Dan Mulai Membagi Flyer Yang Ada, Kemudian Aku Pun Menyempatkan Diri Untuk Berdoa Dulu Di Dalam Gereja, Lalu Setelah TemanKu Datang, Aku Pun Pergi Dah Dengan TemanKu, Yah Kami Mau Menjenguk Teman Kami Yang Masuk Rumah Sakit Kemarin, Yah Sebelum Kami Menjenguk Teman Kami Itu, Kami Pun Mampir Dulu Ke Toko Roti Dan Membeli Beberapa Roti, Yah Habis Aku Juga Bingung Sih Mau Membawakan TemnKu Itu Apa, Yah Aku Belikan Roti Saja, Lalu Setelah Beli Roti, Kami Pun Langsung Ke Rumah Sakit, Yah Saat Sampai Di Rumah Sakit, Ternyata Kami Tidak Boleh Masuk Karena Belum Jam Jenguk, Yah Jam Jenguknya Itu Jam 6 Malam Sih, Tapi SetahuKu, Kadang Kan Boleh Diam-diam Masuk, Tapi Ternyata Ada Penjaga Dan Pintunya DiTutup, Yah Akhirnya Aku Dan TemanKu Harus Menunggu 1 Setengah Jam Dah, Yah Sambil Menunggu Kami Pun Mengobrol Mengenai Kondisi Teman Kami, Yah TemanKu Itu Awalnya Hanya Sakit Maag, Tapi Setelah Minum Antibiotik, Tiba-tiba Jadi Darah Tinggi, Yah Awalnya Sih Aku Tidak Percaya Yah, Masa Usia Masih 22 Tahun Sudah Darah Tinggi, Tapi Sesungguhnya Yang Menyebabkan TemanKu Sakit Juga Adalah Stress, Yah Dokter Pun Katanya Juga Bilang Seperti Itu, Yah Aku Tahu Kalau TemanKu Itu Sesungguhnya Sudah Stress Sejak Dulu, Stress Melihat Teman-temannya Yang Sudah Pada Lulus, Stress Karena Cinta, Dan Stress Karena Yang Lain-lain, Huh..Aku Pun Tidak Tahu Yah Mau Bagaimana, Karena TemanKu Itu Sudah Tenggelam Cukup Dalam Dan Semua Hanya Bergantung Pada Dirinya Sendiri, Selain Itu Aku Pun Sudah Bilang Tidak Ingin Menceramahi TemanKu Itu, Selain Itu TemanKu Juga Tidak Suka DiCeramahi, Jadi Percuma Saja, Lagipula MenurutKu, Banyak Orang Yang Menceramahi TemanKu Itu Juga Tidak Baik, Sebab Yang Ada Hanya Membuat TemanKu Itu Makin Stress, Sebab Sebentar-sebentar Ada Orang Bilang Ini, Ada Orang Bilang Itu, Yang Ada Kepala TemanKu Nanti Malah Jadi Penuh Dan Makin Stress Saja Memikirkan Semua Perkataan Yang Ada, Yah Maksud Orang Untuk Ceramah Mungkin Baik Yah, Karena Itu Menasehati Agar Tidak Ke Jalan Yang Salah, Tapi Kalau Mau Menceramahi Orang Juga Harus Lihat Situasi, Kondisi, Dan Tipe Orangnya, Huh..Kadang Aku Suka Bertanya Sendiri, Orang-orang Yang Menceramahi TemanKu Itu Pernah Berpikir Apa Tidak Sih Kalau Orang DiKasih Masukan Dan Nasehat Begitu Banyak, Bukannya Orang Itu Jadi Baik Dan Sadar, Yang Ada Jadi Stress Dan Makin Buruk, Yah Mungkin Untuk Beberapa Orang Ada Yang Jika Menerima Masukan Dan Ceramah Yang Banyak, Orang Itu Akan Sadar Dan Menjadi Lebih Baik, Tapi Ada Juga Sebagian Orang Yang Tidak, Huh..Tahulah, Yah Lalu Setelah Mengobrol Beberapa Lama, Kami Pun Ke Kantin Dan Cari Makan Sedikit, Yah Kebetulan Aku Lapar Juga Sih, Lalu Setelah Makan Waktunya Menjenguk Tiba, Kami Pun Langsung Menjenguk Teman Kami, Yah Saat Sampai Di Kamarnya, Ternyata Teman Kami Itu Sedang Ke Kamar Mandi, Yah Sambil Menunggu, Aku Malah Tiduran Di Tempat Tidur TemanKu, Ini Yang Sakit Siapa Coba ^^', Lalu Setelah Teman Kami Keluar Dari Kamar Mandi Dan Kembali Ke Tempat Tidur, TemanKu Yang Sakit Bertanya Apakah Kami Hanya Datang Berdua, Yah Iya, Hmm..Sepertinya TemanKu Itu Mengharapkan Orang Yang TemanKu Suka Itu Mau Datang Menjenguk TemanKu, Yah Orang Yang TemanKu Suka Itu Sudah Tahu TemanKu Itu Masuk Rumah Sakit, Tapi TemanKu Merasa Orang Itu Sepertinya Tidak Peduli, Yah..TemanKu Itu, Jelas Saja Makin Stress, Hanya Karena Orang Yang TemanKu Suka Itu Tidak Datang, TemanKu Sudah Berpikiran Yang Macam-macam Mengenai Orang Itu, Hmm..Aku Jadi Malah Mengira, Jangan-jangan TemanKu Itu Sengaja Lagi Sakit Hanya Untuk Menguji Orang Itu, Tetapi Tidaklah, Memang Stress Juga Kok TemanKu Itu, Yah Lalu Kami Pun Hanya Mengobrol Dan Saat Mengobrol, Aku Pun Juga Memberikan TemanKu Sebuh Buku, Yah Buku Yang Sesungguhnya Aku Sendiri Belum Baca Sampai Habis, Tapi Aku Merasa Untuk Saat Ini Sepertinya TemanKu Lebih Butuh Buku Itu, Yah Aku Sih Bilang Pada TemanKu, Terserah TemanKu Itu Mau Baca Atau Tidak Buku Itu, Itu Pilihan TemanKu, Aku Hanya Meletakkan Buku Itu Di Samping Tempat Tidur TemanKu, Lalu Tidak Lama Kemudian Orang Tua TemanKu Yang Sakit Pun Datang, Lalu Ibunya Pun Mengobrol Dengan Kami, Yah Kata Ibu TemanKu Yang Sakit Itu, TemanKu Itu Setiap Hari Hanya Makan, Tidur Sepanjang Siang, Lalu Tengah Malam Keluar Rumah, Yah Ibu TemanKu Juga Tidak Tahu TemanKu Itu Ke Mana, yah Kalau Ibunya Tahu, Pasti Kagetlah, TemanKu Itu Kan Sering Pergi Ke Hiburan Malam, yah Begitulah Caranya TemanKu Menenggelamkan Semua Stressnya, Lalu Ibu TemanKu Pun Bertanya Apakah TemanKu Yang Sakit Itu Punya Masalah Apa, Sebab TemanKu Itu Tidak Mau Cerita Apa-apa, Yah Jelaslah, Orang Seperti TemanKu Itu Mana Mungkin Mau Cerita Mengenai Masalahnya Sih, KalauPun Mau Cerita Paling Hanya Pada Teman-temannya, Tidak Mungkin Pada Keluarga Sendiri, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian Teman-teman Dari TemanKu Yang Sakit Itu Pun Datang, Yah Teman-teman Dari Universitasnya, Lalu Mereka Pun Mengobrol Dan TemanKu Yang Sakit Pun Menceritakan Mengenai Orang Yang TemanKu Suka Itu Tidak Juga Datang Menjenguk Dan Sudah Bilang Hal-hal Yang Buruk Saja Mengenai Orang Itu, Hmm..Lalu Setelah Teman-temannya Pulang, Aku Pun Hanya Mengingatkan TemanKu, Jangan Berpikiran Yang Negatif Dulu Mengenai Orang Itu, KuYakin Orang Itu Pasti Punya Alasan Kok Kenapa Tidak Juga Menjenguk Atau Tidak Mau Jenguk, Tapi Apa Pun Alasan Itu, TemanKu Itu Tidak Bisa Langsung Berpikiran Negatif, Yah Lagipula Orang Yang TemanKu Suka Itu Kan TemanKu Juga, Jadi Aku Juga Cukup Kenal Orang Itu, Yah Lalu Setelah Beberapa Lama Dan Hari Pun Sudah Malam, Aku Dan TemanKu Yang Tadi Datang Pun Pamit Pulang, Yah TemanKu Yang Sakit Sih Bilang Untuk Menemaninya Beberapa Lama Lagi, Yah Dari Situ Dapat Terlihat TemanKu Itu Sungguh Merasa Kesepian, Yah Tapi Mau Bagaimana Lagi, Kami Sudah DiUsir Oleh Satpam Penjaga, Yah Aku Sih Hanya Memberikan 2 Pesan Kalimat Pada TemanKu Yang Sakit Itu, Yaitu Jika Merasa Sedih Menangislah Sampai Puas, Jika Merasa Kesepian Maka Carilah Tuhan, Yah Aku Cuma Bisa Bilang Itu Saja, KuHarap TemanKu Itu Bisa Menemukan Jalannya Sendiri Untuk Bangkit, Lalu Saat Mau Pulang, Ternyata TemanKu Yang Pergi Menjenguk DenganKu, Mau Main Ke RumahKu, Yah Sudah, Lalu Saat Sampai Di RumahKu, Kami Pun Hanya Main Game Dah Dan Tidak Membahas Lagi Teman Kami Yang Sakit Itu, KuRasa Sudah Cukup Yah, Lagipula Tidak Baik Membicarakan Orang Lain Terus-terusan, Yah Setelah Bermain Hingga Tengah Malam, TemanKu Pun Pulang, Lalu Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Hanya Menonton Anime, Lalu Karena Lapar Aku Pun Masak Mie Instan Lagi Dah, Sama Seperti Kemarin Dah, Lalu Setelah Makan Aku Pun Kembali Ke Depan Komputer Dan Hanya Mendengrkan Musik, Huah..Sudah Mengantuknya, Lebih Baik Aku Tidur Ah.., Tapi Sebelum Tidur Aku Juga Tidak Boleh Lupa Mematikan InternetKu, Sebab Kemarin Ternyata Aku Lupa Matikan Dan Terbuang Dah Beberapa Jam Percuma, Huh..Sungguh KesalahanKu, Yup..Harus Tidur, Besok Masih Ada Yang Harus DiLakukan, Huah...
You'd think life would be easy. With nothing but
Life to live, work to do, school to go to,
But people make everything so difficult.
Maybe if Hercules was here to save
The world from pain and loss it wouldn't be
So bad. Why must people live on other's pain?
Take their souls and hurt them beyond redemption?
Why must we take our lives for granted and
Forget to live? Maybe life is too hard.
Maybe our reason for living is not to
Live. Who knows. We all end face up in the
Ground to look up at heaven and see the stars.
So maybe they only wait for death to take
Them. Why do people forget to dance the dance?
Afraid to miss a step and fall into the
Shadows of the abyss? Afraid to live a life
And then lose it all to one misstep and
Fall to nothing and disappear. Tell me why
Life is so hard, so full of pain, so full
Of hurt. Tell me why we forget to live.
Hari Ini Aku Bangun Jam 12.30 Siang, Yah..Puas Dah Tidurnya, Yup..Setelah Bangun Seperti Biasa Aku Hanya Membaca Koran Lalu Makan Dan Menonton TV, Yah Aku Menonton TV Saja Seharian Hingga Akhirnya Aku Mandi Dan Pergi Ke Gereja, yah Aku Ke Gereja Untuk Membagikan Flyer Dan Saat Aku Sampai Di Gereja, Kebetulan Tukang Parkir Di Gereja Sudah MengenalKu Dan MelihatKu Membawa Flyer, Lalu MenawariKu Bantuan Untuk Membagi Flyernya, Wah..Sungguh Terima Kasih Sekali, Yah Lalu Setelah Aku Membagi Sedikit Flyernya Ke Tukang Parkir Gereja, Aku Pun Ke Gereja Dan Mulai Membagi Flyer Yang Ada, Kemudian Aku Pun Menyempatkan Diri Untuk Berdoa Dulu Di Dalam Gereja, Lalu Setelah TemanKu Datang, Aku Pun Pergi Dah Dengan TemanKu, Yah Kami Mau Menjenguk Teman Kami Yang Masuk Rumah Sakit Kemarin, Yah Sebelum Kami Menjenguk Teman Kami Itu, Kami Pun Mampir Dulu Ke Toko Roti Dan Membeli Beberapa Roti, Yah Habis Aku Juga Bingung Sih Mau Membawakan TemnKu Itu Apa, Yah Aku Belikan Roti Saja, Lalu Setelah Beli Roti, Kami Pun Langsung Ke Rumah Sakit, Yah Saat Sampai Di Rumah Sakit, Ternyata Kami Tidak Boleh Masuk Karena Belum Jam Jenguk, Yah Jam Jenguknya Itu Jam 6 Malam Sih, Tapi SetahuKu, Kadang Kan Boleh Diam-diam Masuk, Tapi Ternyata Ada Penjaga Dan Pintunya DiTutup, Yah Akhirnya Aku Dan TemanKu Harus Menunggu 1 Setengah Jam Dah, Yah Sambil Menunggu Kami Pun Mengobrol Mengenai Kondisi Teman Kami, Yah TemanKu Itu Awalnya Hanya Sakit Maag, Tapi Setelah Minum Antibiotik, Tiba-tiba Jadi Darah Tinggi, Yah Awalnya Sih Aku Tidak Percaya Yah, Masa Usia Masih 22 Tahun Sudah Darah Tinggi, Tapi Sesungguhnya Yang Menyebabkan TemanKu Sakit Juga Adalah Stress, Yah Dokter Pun Katanya Juga Bilang Seperti Itu, Yah Aku Tahu Kalau TemanKu Itu Sesungguhnya Sudah Stress Sejak Dulu, Stress Melihat Teman-temannya Yang Sudah Pada Lulus, Stress Karena Cinta, Dan Stress Karena Yang Lain-lain, Huh..Aku Pun Tidak Tahu Yah Mau Bagaimana, Karena TemanKu Itu Sudah Tenggelam Cukup Dalam Dan Semua Hanya Bergantung Pada Dirinya Sendiri, Selain Itu Aku Pun Sudah Bilang Tidak Ingin Menceramahi TemanKu Itu, Selain Itu TemanKu Juga Tidak Suka DiCeramahi, Jadi Percuma Saja, Lagipula MenurutKu, Banyak Orang Yang Menceramahi TemanKu Itu Juga Tidak Baik, Sebab Yang Ada Hanya Membuat TemanKu Itu Makin Stress, Sebab Sebentar-sebentar Ada Orang Bilang Ini, Ada Orang Bilang Itu, Yang Ada Kepala TemanKu Nanti Malah Jadi Penuh Dan Makin Stress Saja Memikirkan Semua Perkataan Yang Ada, Yah Maksud Orang Untuk Ceramah Mungkin Baik Yah, Karena Itu Menasehati Agar Tidak Ke Jalan Yang Salah, Tapi Kalau Mau Menceramahi Orang Juga Harus Lihat Situasi, Kondisi, Dan Tipe Orangnya, Huh..Kadang Aku Suka Bertanya Sendiri, Orang-orang Yang Menceramahi TemanKu Itu Pernah Berpikir Apa Tidak Sih Kalau Orang DiKasih Masukan Dan Nasehat Begitu Banyak, Bukannya Orang Itu Jadi Baik Dan Sadar, Yang Ada Jadi Stress Dan Makin Buruk, Yah Mungkin Untuk Beberapa Orang Ada Yang Jika Menerima Masukan Dan Ceramah Yang Banyak, Orang Itu Akan Sadar Dan Menjadi Lebih Baik, Tapi Ada Juga Sebagian Orang Yang Tidak, Huh..Tahulah, Yah Lalu Setelah Mengobrol Beberapa Lama, Kami Pun Ke Kantin Dan Cari Makan Sedikit, Yah Kebetulan Aku Lapar Juga Sih, Lalu Setelah Makan Waktunya Menjenguk Tiba, Kami Pun Langsung Menjenguk Teman Kami, Yah Saat Sampai Di Kamarnya, Ternyata Teman Kami Itu Sedang Ke Kamar Mandi, Yah Sambil Menunggu, Aku Malah Tiduran Di Tempat Tidur TemanKu, Ini Yang Sakit Siapa Coba ^^', Lalu Setelah Teman Kami Keluar Dari Kamar Mandi Dan Kembali Ke Tempat Tidur, TemanKu Yang Sakit Bertanya Apakah Kami Hanya Datang Berdua, Yah Iya, Hmm..Sepertinya TemanKu Itu Mengharapkan Orang Yang TemanKu Suka Itu Mau Datang Menjenguk TemanKu, Yah Orang Yang TemanKu Suka Itu Sudah Tahu TemanKu Itu Masuk Rumah Sakit, Tapi TemanKu Merasa Orang Itu Sepertinya Tidak Peduli, Yah..TemanKu Itu, Jelas Saja Makin Stress, Hanya Karena Orang Yang TemanKu Suka Itu Tidak Datang, TemanKu Sudah Berpikiran Yang Macam-macam Mengenai Orang Itu, Hmm..Aku Jadi Malah Mengira, Jangan-jangan TemanKu Itu Sengaja Lagi Sakit Hanya Untuk Menguji Orang Itu, Tetapi Tidaklah, Memang Stress Juga Kok TemanKu Itu, Yah Lalu Kami Pun Hanya Mengobrol Dan Saat Mengobrol, Aku Pun Juga Memberikan TemanKu Sebuh Buku, Yah Buku Yang Sesungguhnya Aku Sendiri Belum Baca Sampai Habis, Tapi Aku Merasa Untuk Saat Ini Sepertinya TemanKu Lebih Butuh Buku Itu, Yah Aku Sih Bilang Pada TemanKu, Terserah TemanKu Itu Mau Baca Atau Tidak Buku Itu, Itu Pilihan TemanKu, Aku Hanya Meletakkan Buku Itu Di Samping Tempat Tidur TemanKu, Lalu Tidak Lama Kemudian Orang Tua TemanKu Yang Sakit Pun Datang, Lalu Ibunya Pun Mengobrol Dengan Kami, Yah Kata Ibu TemanKu Yang Sakit Itu, TemanKu Itu Setiap Hari Hanya Makan, Tidur Sepanjang Siang, Lalu Tengah Malam Keluar Rumah, Yah Ibu TemanKu Juga Tidak Tahu TemanKu Itu Ke Mana, yah Kalau Ibunya Tahu, Pasti Kagetlah, TemanKu Itu Kan Sering Pergi Ke Hiburan Malam, yah Begitulah Caranya TemanKu Menenggelamkan Semua Stressnya, Lalu Ibu TemanKu Pun Bertanya Apakah TemanKu Yang Sakit Itu Punya Masalah Apa, Sebab TemanKu Itu Tidak Mau Cerita Apa-apa, Yah Jelaslah, Orang Seperti TemanKu Itu Mana Mungkin Mau Cerita Mengenai Masalahnya Sih, KalauPun Mau Cerita Paling Hanya Pada Teman-temannya, Tidak Mungkin Pada Keluarga Sendiri, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian Teman-teman Dari TemanKu Yang Sakit Itu Pun Datang, Yah Teman-teman Dari Universitasnya, Lalu Mereka Pun Mengobrol Dan TemanKu Yang Sakit Pun Menceritakan Mengenai Orang Yang TemanKu Suka Itu Tidak Juga Datang Menjenguk Dan Sudah Bilang Hal-hal Yang Buruk Saja Mengenai Orang Itu, Hmm..Lalu Setelah Teman-temannya Pulang, Aku Pun Hanya Mengingatkan TemanKu, Jangan Berpikiran Yang Negatif Dulu Mengenai Orang Itu, KuYakin Orang Itu Pasti Punya Alasan Kok Kenapa Tidak Juga Menjenguk Atau Tidak Mau Jenguk, Tapi Apa Pun Alasan Itu, TemanKu Itu Tidak Bisa Langsung Berpikiran Negatif, Yah Lagipula Orang Yang TemanKu Suka Itu Kan TemanKu Juga, Jadi Aku Juga Cukup Kenal Orang Itu, Yah Lalu Setelah Beberapa Lama Dan Hari Pun Sudah Malam, Aku Dan TemanKu Yang Tadi Datang Pun Pamit Pulang, Yah TemanKu Yang Sakit Sih Bilang Untuk Menemaninya Beberapa Lama Lagi, Yah Dari Situ Dapat Terlihat TemanKu Itu Sungguh Merasa Kesepian, Yah Tapi Mau Bagaimana Lagi, Kami Sudah DiUsir Oleh Satpam Penjaga, Yah Aku Sih Hanya Memberikan 2 Pesan Kalimat Pada TemanKu Yang Sakit Itu, Yaitu Jika Merasa Sedih Menangislah Sampai Puas, Jika Merasa Kesepian Maka Carilah Tuhan, Yah Aku Cuma Bisa Bilang Itu Saja, KuHarap TemanKu Itu Bisa Menemukan Jalannya Sendiri Untuk Bangkit, Lalu Saat Mau Pulang, Ternyata TemanKu Yang Pergi Menjenguk DenganKu, Mau Main Ke RumahKu, Yah Sudah, Lalu Saat Sampai Di RumahKu, Kami Pun Hanya Main Game Dah Dan Tidak Membahas Lagi Teman Kami Yang Sakit Itu, KuRasa Sudah Cukup Yah, Lagipula Tidak Baik Membicarakan Orang Lain Terus-terusan, Yah Setelah Bermain Hingga Tengah Malam, TemanKu Pun Pulang, Lalu Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Hanya Menonton Anime, Lalu Karena Lapar Aku Pun Masak Mie Instan Lagi Dah, Sama Seperti Kemarin Dah, Lalu Setelah Makan Aku Pun Kembali Ke Depan Komputer Dan Hanya Mendengrkan Musik, Huah..Sudah Mengantuknya, Lebih Baik Aku Tidur Ah.., Tapi Sebelum Tidur Aku Juga Tidak Boleh Lupa Mematikan InternetKu, Sebab Kemarin Ternyata Aku Lupa Matikan Dan Terbuang Dah Beberapa Jam Percuma, Huh..Sungguh KesalahanKu, Yup..Harus Tidur, Besok Masih Ada Yang Harus DiLakukan, Huah...
You'd think life would be easy. With nothing but
Life to live, work to do, school to go to,
But people make everything so difficult.
Maybe if Hercules was here to save
The world from pain and loss it wouldn't be
So bad. Why must people live on other's pain?
Take their souls and hurt them beyond redemption?
Why must we take our lives for granted and
Forget to live? Maybe life is too hard.
Maybe our reason for living is not to
Live. Who knows. We all end face up in the
Ground to look up at heaven and see the stars.
So maybe they only wait for death to take
Them. Why do people forget to dance the dance?
Afraid to miss a step and fall into the
Shadows of the abyss? Afraid to live a life
And then lose it all to one misstep and
Fall to nothing and disappear. Tell me why
Life is so hard, so full of pain, so full
Of hurt. Tell me why we forget to live.
No comments:
Post a Comment