Wednesday, November 5, 2008

Failed Again

Hari Selasa Tanggal 4 November 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 6 Pagi, Yah Tapi Setelah Bangun Aku Yang Harusnya Mandi Lalu Pergi Tes, Ternyata Malah Tidak Langsung Bangun, Yah Aku Pun Berpikir, Apakah Aku Mau Pergi Apa Tidak Dan Setelah KuPikirkan, Lulus Atau Tidak Tesnya, Aku Tetap Sepertinya Tidak Akan Mengambil Pekerjaan Itu, Yah..Maka Aku Pun Hanya Berbaring Melihat Jam Semenit Demi Semenit Berlalu Hingga Akhirnya Tidak Mungkin Lagi BagiKu Untuk Pergi, Yah Sesungguhnya Aku Juga Sudah Tidak Berniat Sama Sekali Untuk Tes, Lalu Setelah KuLihat Waktu Tidak Memungkinkan Lagi UntukKu Pergi, Aku Pun Menunggu Waktunya Untuk Menelepon Perusahaan Yang Kemarin MeneleponKu, Tapi Tidak Sempat KuAngkat, Yah Bagaimana Pun Juga, Aku Masih Berharap Dan Mau Mencoba Lagi, Siapa Tahu Aku Mendapatkan Kesempatan Lagi, Yah KuAkui Kemarin Memang Seutuhnya KesalahanKu, Tapi KuSangat Berharap Adanya Kesempatan Lagi, Yah Maka Aku Coba Menelpon Dah Dan Ternyata Tidak DiAngkat-angkat, Yah Aku Pun Merasa Semuanya Sudah Berakhir, Maka Aku Pun Kembali Coba Tidur Dah, Yah Pada Akhirnya Aku Harus Ikhlas Atas Apa Yang Terjadi, Yah Aku Harus Bisa Menerima Kenyataan Yang Ada, Yah Setidaknya Aku Boleh Berbangga Sedikitlah, Karena Aku Sudah Bisa Lolos Hingga Tahap Demikian, Memang Bukan NasibKu Untuk Bekerja Di Situ, Yah Dengan Gagalnya Aku Kali Ini, Maka Habislah Sudah Semua Perusahaan Yang Ingin Aku Masuki, Ternyata Semuanya Bukan JodohKu, Lalu Aku Pun Hanya Berbaring Saja Menenangkan DiriKu Dan Terus Berkata Pada Diri Sendiri, Yah Relakan Semuanya, Terimalah Kenyataan, Dan Yang Berlalu Biarlah Berlalu, Semua Yang Terjadi Adalah Pelajaran Untuk HidupKu, Aku Pun Tidak Boleh Menyesal Atas Apa Yang Terjadi, Yah Tidak Boleh Menyesal, Lalu Setelah Berbaring Sebentar, Aku Pun Membaca Koran Lalu Berbaring Menonton TV Saja, Hingga Akhirnya Aku Tidur, Setelah Tidur Beberapa Lama, Aku Pun DiBangunkan Oleh Telepon, Aku Pikir Dari Perusahaan Yang Kemarin, Tapi Ternyata Tidak, Ternyata Dari Perusahaan Lain Yang MemintaKu Untuk Datang Tes Besok, Ternyata Masih Ada Panggilan Yang Lain Toh, Tapi Sejujurnya Aku Sendiri Sudah Mulai Malas Untuk Tes Apa-apa Lagi, Aku Sudah Lelah Sekali, Sungguh Aku Sudah Lelah..Lelah..Dan Lelah..Sekali, Tes Sana Sini, Tapi Pada Akhirnya Apa, Tidak Ada 1 Pun Juga Yang KuTerima Atau DiTerima, Yah Awalnya SalahKu Juga Sih Karena Kerja Terlalu Pemilih, Tetapi Itu Sudah PilihanKu Sendiri Dan Aku Saat Ini Pun Sudah Lelah Sekali, Rasanya Ingin Menyerah Saja, Tapi Aku Pun Tidak Bisa Menyerah Begitu Saja, Karena Itu Artinya Aku Telah Mengecewakan AyahKu Yang Selalu Mau Senantiasa MenemaniKu Survey Tempat, IbuKu Yang Tiap Hari Berdoa, Teman-temanKu Yang Terus MendukungKu, Aku Sungguh Tidak Ingin Mengecewakan Mereka Semua, Tapi Aku Sendiri Sudah Lelah Sekali, Saat Ini BagiKu, Aku Itu Bagaikan Berada Di Ruangan Di Mana Terdapat Pintu Yang Terbuka Awalnya, Tapi Satu Persatu Pintu Itu Pun Mulai Menutup Hingga Aku Pun Bingung Pintu Mana Lagi Yang Bisa KuPilih, Yah Beginilah Nasib Orang Yang Sejak Awal Tidak Memiliki Cita-cita Dalam Hidupnya, Sesungguhnya Sejak Aku Masih Kecil, Aku Pun Mulia Mempertanyakan NasibKu, Akan Jadi Apakah Aku Nanti, Aku Sama Sekali Tidak Ada Cita-cita Dan Tujuan, Aku Tidak Tahu KemampuanKu Dimana Dan Apa Yang KuBisa, Yah Sejak Kecil Aku Sudah Bingung Dan Takut Sekali Untuk Menjadi Dewasa, Tapi Waktu Terus Berjalan Dan Akhirnya Sampai Saat Ini Aku Tetap Bingung Mau Jadi Apa, Selain Itu Aku Juga Keras Kepala Dan Tetap Tidak Mau Kerja Sesuai Dengan JurusanKu, Yah Sama Seperti Hal Lain Dalam HidupKu, Dalam Memilih Pekerjaan Aku Pun Menggunakan PerasaanKu, Sungguh Payah Yah Aku Ini, Huh..yah Tuhan Aku Sungguh Sudah Lelah Sekali.., Lelah Untuk Mencoba, Lelah Untuk Berharap, Dan Lelah Untuk Semuanya, Yah Lalu Setelah Menerima Telepon, Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Hanya Melihat E-mailKu Dan FriendsterKu, Ternyata Ada Bulletin Dia Dan Saat KuBaca, Syukurlah Pada Tuhan, Sepertinya Dia Sudah Kembali Seperti Dulu Dan Sudah Kembali Menemukan Kebahagiaan Dia, Yah Terima Kasih Sekali Pada Tuhan Karena Sudah Mengembalikan Kebahagiaan Dia, Aku Pun Merasa Tenang Dan KuHarap Dia Bisa Seperti Itu, Yah WalauPun Hal Itu Mungkin Agak Susah Yah, Sebab Yang Namanya Manusia, Dalam Hidupnya Tidak Mungkin Akan Selalu Gembira, Yah Tapi Aku Berharap, Jika Pun Dia Harus Sedih Lagi, Aku Harap Tidak Sedih Yang Parah Dan Tidak Lama, Karena Dia Tidak Pantas Untuk Sedih Dan Aku Pun Tidak Pernah Mau Dia Sedih, Aku Sangat Sayang Padanya, Sehingga Aku Pun Hanya Ingin Dia Bahagia, Hanya Bahagia, Yah Lalu Setelah Membaca Bulletin Dia, Aku Pun Hanya Duduk Di Ruang Tamu Dan sekali Mengucapkan Syukur Dan Terima Kasih Yang Sebesar-besarnya Pada Tuhan, Sungguh Terima Kasih Sekali Tuhan >.<, Terima Kasih Banyak, Pokoknya Jagalah Dia Selalu Dan Aku Sendiri Akan Tetap Memperhatikan Dia Melalui Dunia Maya, WalauPun Aku Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Dan Hanya Memperhatikan, Tapi Itu Sudah Cukup Kok BagiKu, Yah Setelah Mengucap SyukurKu, Aku Pun Hanya Melamun Saja, Lalu Tidak Lama Kemudian Aku Hanya Menonton TV, Sambil Masih Berharap Sedikit, Adanya Telepon Dari Perusahaan Kemarin, Yah Sepanjang Hari Pun Aku Tidak Melepaskan HP Dari TanganKu Untuk Sekian Lamanya, Padahal Sesungguhnya Aku Agak Malas Sekali Bawa HP Ke Mana-mana, Sungguh Menganggu, Tapi Mau Bagaimana Lagi, Terpaksa, Lalu Sampai Akhirnya Jam 6.30 Malam Dan Tidak Ada Telepon Sama Sekali, Ternyata Memang Gagal Yah, Sudahlah, Yah Lalu Aku Pun Mandi Dan Kemudian Siap-siap Ke Gereja Untuk Rapat, Yah Lebih Baik Rapat Daripada Di Rumah Untuk Hari Ini, Sebab Sudah Seharian Ini Aku DiMarahi Terus Oleh IbuKu, Karena Masalah Yang Kemarinlah Aku Tidak Angkat Telepon Panggilan Kerja, Lalu Soal Kelakukan AnjingKu, Dan Lain-lain, Huh..Sungguh Seharian Ini Kena Marah Terus..Tapi Kali Ini Aku Tidak Mau Kesal Pada IbuKu Atau Apa, Aku Pun Menerima Semuanya, Yah IbuKu Pantas Marah Kok PadaKu, Tidak Apa-apa Aku Terima Kok Dan Pasrah Saja, Hmm..Lalu Setelah Aku Siap, Aku Pun Pergi Dah, Yah Saat Pergi Pun Cuaca Ternyata Sedang Gerimis, Yah Tidak Masalahlah, Lalu Saat Sampai Di Gereja Aku Pun Menunggu Dah, Biasa Tidak Ada Yang Tepat waktu, Lalu Setelah Beberapa Lama, Akhirnya Ada Yang Datang Juga Dah Dan Rapat Pun DiMulai, yah Aku Rapat Kali Ini Untuk Acara Outbound, Saat Sedang Rapat, aku Pun DiMinta TemanKu Pergi Foto Copy, Lalu Setelah Itu Aku Pun Kembali Ikut Rapat Dan Hanya Mendengarkan Saja, Lalu Setelah Rapat Cukup Lama, Akhirnya Pulang Dah, Yah Saat Aku Sampai Di Rumah, Ternyata Sudah Jam 10.30 Malam Dan Ternyata AyahKu Masih Mau Mengantarkan Aku Survey Tempat, Padahal Aku Tidak Mau Merepotkan AyahKu Lagi Karena Sudah Malam Sekali, Tapi Yah Akhirnya Kami Pergi Juga, Tapi Saat Di Mobil, AyahKu Terus Saja Menerangkan Jalan-jalan Yang Ada, Akunya Dalam Hati Sedang Bertanya-tanya, Bagaimana Yah Mau Bilang Pada AyahKu Apa Tidak Yah Kalau Aku Itu Sudah Lelah Mencari Pekerjaan Dan Mau Coba Meneruskan Usaha AyahKu Saja Untuk Service AC, Tapi Jika Aku Berkata Begitu, Pasti AyahKu Kecewa, Sudah Aku DiSekolahkan Tinggi-tinggi Masa Pada Akhirnya Hanya Meneruskan Usaha AyahKu, Hmm..Aku Pun Jadi Bingung Selama Di Mobil, Apakah Aku Mau Menyampaikan Isi HatiKu Apa Tidak, Sudah Aku Sendiri Dengan AyahKu Kan Kurang Dekat, Tapi Aku Yakin AyahKu Dapat Menerima Semuanya sih, Karena AyahKu Kan Orangnya Baik, Huh..Aku Sungguh Bingung Hingga Akhirnya Saat Tempat Aku Tes Besok Sudah DiTemukan Dan AyahKu Mengajak Putar Sekali Lagi Takut Aku Lupa, Tapi Aku Langsung Saja Bilang Tidak Usah, Yah Aku Sungguh Tidak Ingin Merepotkan Lagi, Saat Ini Saja Sudah Mau Tengah Malam Dan AyahKu Kan Harus Kerja Besok, Yah Sisanya Biarlah UrusanKu Saja, Lalu Setelah Itu Kami Pun Pulang Dah Dan Akhirnya Sampai Di Rumah Aku Pun Tidak Dapat Mengatakan Isi HatiKu Yang Sesungguhnya Paad AyahKu, Berkali-kali Coba Bicara Tapi Kata-kata Tidak Bisa Keluar Dari MulutKu Sama Sekali, Huh..Lalu Saat Sampai Di Rumah Aku Pun Hanya Masak Mie Instan, Yah Daripada DiMarahi Oleh IbuKu Lagi Karena Aku Kan Belum Makan Seharian, Padahal Aku Sama Sekali Tidak Ada Nafsu Makan Lagi, Huh..Lalu Setelah Makan Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Hanya Menulis BlogKu, Yah Setelah Ini Aku Harus Tidur, Besok Masih Ada Tes, yah Untuk Tes Besok, Aku Akan Tetap Melakukan SemaksimalKu Dan Tetap Menjadi DiriKu Sendiri, WalauPun Sesungguhnya Aku Sudha Lelah Sekali Dengan Yang Namanya Tes, Setidaknya Hanya Ini Yang Bisa KuLakukan Untuk Menghargai Usaha AyahKu UntukKu Hari Ini, Yah..Huh..Sudahlah Aku Tidur Saja Sekarang..

An alternate universe
No person to be found
I am in a corner, a time, all alone
I linger in the sea of worldly gain
Trapped between confusion and pain
I am clueless of the reason for my existence
I seek a special key
A key that can open my body and my heart
Unleash my soul
And pour out the ingredients to my being
End my long voyage
But there is no such key
So I swim, unaware of my destination
Yet still I swim in the dark waters of stupidity
Not knowing if I will ever find myself
And escape this place of neither peace nor sorrow
The journey never ends

No comments: