Friday, November 14, 2008

In Life There Was Sacrifice

Hari Kamis Tanggal 13 November 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 11 Siang, Hmm..Setelah Bangun Aku Itu Hanya Baring Saja Sebentar Memikirkan Mau Melakukan Apa Yah Hari Ini, Yah Lalu Tiba-tiba Aku Malah Mendapat Telepon Panggilan Wawancara, Yah Ternyata Dari Tempat Aku Kemarin Tes Diskusi Kelompok, Yah Yang Di Bintaro, Hmm..Sesungguhnya Aku Bingung Yah, Saat DiTanya Apakah Aku Bisa Datang Senin Untuk Wawancara Jam 10 Pagi, Gimana Yah, Sejujurnya Sih Kalau Bisa Aku Tidak Ingin Ke Sana Lagi, Sebab Tempatnya Sungguh Jauh Sekali, Tapi Yah Sudahlah, Mau Bagaimana Lagi, Tinggal Ini PanggilanKu Satu-satunya Yah Pekerjaannya Pada Akhirnya Yang Berhubungan Dengan JurusanKu Sih Sepertinya, Mungkin Memang Benar Apa Kata IbuKu, Pada Akhirnya Mau Menghindar Bagaimana Pun Juga, Akhirnya Aku Pasti Kerjanya Sesuai BidangKu Juga, Mungkin Memang Sudah NasibKu, Yah Panggilan Senin Ini Adalah Tahap Terakhir Sih..Sesungguhnya Sih Aku Masih Mengharapkan Yang Kemarin, Tapi..Yah Sudahlah, PilihanKu Saat Ini Tinggal 1, Yah Lalu Setelah Menerima Telepon, Aku Pun Hanya Membaca Koran Lalu Menonton TV, Saat Sedang Menonton IbuKu Bertanya Apakah Aku Mau Ikut AdikKu Ke JCC, Yah Di JCC Sedang Ada Pameran Game Sih Dan Mau Lihat Juga Sih, Tapi Sepertinya Agak Malas Juga, Yah Akhirnya Aku Kembali Menonton TV Saja Dah, Yah Lalu Aku Juga Makan Dan Tidak Lama Kemudian Aku Dapat Telepon Lagi Dari Perusahaan Yang Aku Sungguh Tidak Minat, Yah Orang Itu Bertanya Apakah Aku Bisa Senin Ini Wawancara, Apa Senin Juga, Yang Benar Saja, Yah Kemarin Hari Selasa Dan Aku Tidak Bisa, Kali Ini Senin Dan Aku Juga Tidak Bisa, Yah Saat Aku Coba Minta Ganti Jadwal Lagi, Ternyata Tidak Bisa Katanya, Akhirnya Aku Memutuskan Untuk Tidak Lanjut Dah, Yah Padahal Di Perusahaan Ini Juga Sudah Tahap Terakhir Sih, Tapi Sudahlah, Aku Sadar Kalau Aku Itu Mau Tidak Mau Harus Mengorbankan Salah Satu Dan Lagipula Sejak Awal Kan Aku Sudah Tidak Tertarik Pada Perusahaan Itu, Yah Akhirnya 1 Panggilan Kerja Lagi Dah Aku Tolak, Hmm..Benar-benar Yah Aku Ini, Sengaja Menyusahkan Diri Sendiri Saja, Sudahlah Aku Kan Sudah Berkata Aku Percaya Pada Tuhan Dan Percaya WaktuKu Pasti Tiba Kok, Yah Lalu Setelah Menerima Telepon Aku Pun Hanya Bermain Dengan AnjingKu, Sambil Bertanya Pada Tuhan, Yah Tuhan Aku Selalu Berkata Aku Percaya Dan Pasrah PadaMu, Tapi Aku Tahu Di Dalam HatiKu Aku Juga Sering Sekali Mengeluh PadaMu, Aku Sering Bertanya, Apakah Aku Boleh Berharap?? Kenapa Setiap Hal Yang KuHarapkan Sekali, Tidak Pernah Terwujud, Apakah Salah Jika Aku Meminta Sekali Saja HarapanKu Dapat Terkabul, Apakah Pada Akhirnya Aku Memang Sungguh Tidak Bisa Menjadi Anak Yang Bisa Membuat Bangga Dan Bahagia Orang TuaKu?? Hmm..Ded..Ded..Sudahlah Bersabar Saja, Iya..Sabar Saja Dah, Yah Lalu Setelah Bermain Dengan AnjingKu Beberapa Lama, Aku Pun Kembali Menonton TV, Lalu Aku Pun Mandi Dan Kemudian Makan, Lalu Main Game, Setelah Bermain Sebentar Dan Kalah Terus, Aku Pun Menonton TV Dah, Lalu Tidak Lama Kemudian Aku Pun Kembali Main Game, Tapi Kali Ini Dengan AdikKu, Yah Kalau Berdua Gamenya Agak Lebih Mudah, Lalu Setelah Main Beberapa Lama, Aku Pun Chat Sebentar Dengan TemanKu Yang Dari Jurusan DKV Yang KuKenal Saat Kami Kerja Sama Membuat Web, Yah Kami Membicarakan Soal Wisuda Sampai Pekerjaan, yah Kebetulan Kami DiWisuda Di Jam Yang Sama Dan Ternyata TemanKu Itu Saat Ini DiMinta Buat Web Lagi Dan Aku Sih Menawarkan Bantuan Kalau Misalnya Ada Yang Bisa KuBantu, Lalu Ternyata TemanKu Itu Juga Sedang Cari Kerja Rupanya, Yah Sepertinya Kerjanya Yang Saat Ini Kemungkinan TemanKu Itu Tidak Bisa Berkembang, yah KuHarap TemanKu Itu Mendapatkan Pekerjaan Yang Sesuai Dengannya, TemanKu Itu Cukup Punya Kemampuan Kok Dalam Bidang Desain, yah Aku Bisa Mengetahui Itu Dari Desain-desainnya Yang KuLihat Selama Ini, Yah Setelah Chat Beberapa Lama, Aku Pun Makan Dah, Setelah Makan Aku Pun Kembali Berada Di Depan Komputer, Hmm..Awalnya Sih Mau Buat Power Point Buat Acara Gereja, Tapi Kok Agak Malas Yah, Huh..Sudah Besok Malam Sudah Gladi Resik Lagi, Apa Besok Siang Saja Yah Baru KuBuat Power Pointnya, Sudah Aku Juga Harus Membuat Susunan Acara Dari Awal Sampai Akhir Lagi, Hmm..Malas Dan Mengantuk Rasanya, Huh..Ah..Yah Aku Coba Buat Seadanya Saja Dululah, Kalau Belum Selesai Besok Baru Lanjut, Daripada Besok Malah Jadi Kejar-kejaran Waktu Lagi, Yup..

Why I Write

I write because if I scream,
someone will judge.

Because if I cry,
They'll make me go to counseling.

Because my complaints need to be heard,
And my paper and pencil listen and understand.

Because I want people to know the truth,
Without me having to see the disappointment in their eyes.

Because my voice is soft,
And my words are strong.

Because other people can't write,
And it's a privilege to be a scribe for them.

Because if I don't,
Who will?

No comments: