Hari Kamis Tanggal 11 September 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 9 Pagi, Yah Bangun Hanya Untuk Telepon Perusahaan Yang Kemarin MeneleponKu Untuk Memberitahukan KeputusanKu, Tapi Saat KuTelepon, Tidak Nyambung Terus, Yah Sudah Tandanya Dah, Lalu Karena Tidak Nyambung Yah Aku Kembali Tidur Dah Dan Akhirnya Baru Bangun Jam 12 Siang, Setelah Bangun Aku Pun Hanya Baca Koran, Menonton TV, Makan Lalu Tidur Dan Setelah Tidur Beberapa Lama, Aku Pun Bangun Dan Hanya Menyalakan KomputerKu, Ternyata Kali Ini Internet Nyala Toh, Yah Aku Pun Hanya Memeriksa E-mail Dan Mulai Coba Cari Pekerjaan Lain Lagi Dah, Yah Kembali Mulai Dari Nol Dah, Lalu Saat Sedang Berada Di Depan Komputer, Tiba-tiba Ada Telepon UntukKu, Ternyata Dari Perusahaan Yang Seharusnya Tadi Pagi Aku Telepon, Yah Aku DiTanya Akan KeputusanKu, Aku Pun Bertanya Beberapa Hal Dulu Dan Soal GajiKu, Sungguhkah Hanya Sebatas Itu, Lalu Ternyata Memang Tidak Bisa Berubah, Kemudian Saat DiMinta Jawaban Iya Atau Tidak, Aku Pun Tahu Aku Harus Menjawabnya Juga, Yah Aku Pun Mengambil Nafas Sebentar Dan Kemudian Aku Pun Akhirnya Bilang Maaf Mungkin Aku Tidak Bisa, Yah Akhirnya Aku Pun Menolak Pekerjaan Untuk Menjadi Seorang Supervisor Dan Ini Adalah Pekerjaan PertamaKu Yang KuTolak, Padahal Setelah Menunggu Begitu Lama Dan Wawancara Sampai 3 Kali Hingga Akhirnya Aku DiTerima, Tapi Aku Tolak Juga, Lalu Setelah Menerima Telepon Aku Pun Kembali Ke Depan Komputer Sebentar Dan Tiba-tiba Ada Pesan Dari TemanKu Yang Mengajak Hari Ini Ke Mal Kelapa Gading, Yah TemanKu Kemarin Kan Ulang Tahun Dan Katanya Sih Mau Traktir Makan-makan, Tapi Aku Hanya Bisa Bilang Maaf Dan Terima Kasih Atas Undangannya, Aku Tidak Bisa Pergi Karena Harus Ke Rumah Sakit Menjaga NenekKu, Untuk Saat Ini Mungkin Aku Sedang Tidak Bisa Bersenang-senang Karena Ada NenekKu Yang Harus KuPikirkan, Lalu Setelah Sebentar Di Depan Komputer, Aku Pun Menemani AnjingKu Sambil Memikirkan Pekerjaan Yang Baru Saja KuTolak, Apakah Aku Menyesal, Yah Sesungguhnya Yang KuSesalkan Itu Adalah Posisinya, Aku Sadar Belum Tentu Aku Bisa Dapat Posisi Pekerjaan Seperti Itu Lagi, Jarang Ada Perusahaan Yang Membuka Posisi Seperti Itu, yah Sejujurnya Aku Kan Orang Yang Agak Malas Mulai Segala Sesuatunya Dari Bawah, Apalagi Aku Ini Kan Sudah S1, Masa Yang Lulusan S1 Sama SMA Harus Mulai Dari Tingkatan Yang Sama, Kalau Begitu Sih Untuk Apa Aku Kuliah, Yah Tapi Sudahlah Aku Sudah Mengambil Keputusan Dan Aku Sudah Memilih, Seperti Biasa Ini Adalah Keputusan Yang Kuambil Sendiri, Karena KuBingung Kepada Siapa Aku Harus Diskusi, Yah..Setelah Menemani AnjingKu Dan Merenung Sebentar, Aku Pun Mandi Dan Aku Pun Langsung Pergi Ke Rumah Sakit, Yah Saat Sampai Di Rumah Sakit, Aku DiBeritahu Kalau NenekKu Sejak Pagi Tidak Bisa Makan Dan Terus Saja Muntah Dan Perutnya Sakit, Selain Itu Ternyata Kemarin Malam Infusnya Lepas Lagi, Huh..Ini Sudah Yang Ketiga Kalinya Coba, Tapi Yang Paling Memusingkan Adalah NenekKu Yang Tidak Bisa Makan Apa-apa, Setiap Makan Pasti Muntah Terus, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian PamanKu Yang Kedua Dan Istrinya Pun Datang, Lalu Aku DiAjak Pergi Menemui Suster Untuk Bertanya Hasil Ekografi Kemarin, Yah Kata Susternya Harus Menunggu Dokter Besok Untuk Menjelaskan Pastinya, Lalu PamanKu Yang Kedua Pun MenyuruhKu Menemui Dokter Yang Menangani NenekKu Dan Aku Harus Ada Di Rumah Sakit Dari Pagi Menunggu Dokternya Datang, Yah Kebetulan Besok Tidak Ada Kegiatanlah, Lalu Setelah Itu Aku Pun Hanya Menemani NenekKu Sambil Memijat Kakinya, Saat Menemani NenekKu, NenekKu Terus Saja Bilang Dirinya Sudah Tidak Kuat Lagi Dan Ingin Mati Saja, Aku, BibiKu, Dan KakakKu Pun Bilang Untuk Jangan Seperti Itu, Yah NenekKu Itu Sesungguhnya Masih Kuat, Hanya Yang Jadi Masalah Adalah Selama 1 Bulan Ini Susah Makan Dan Tiap Kali Makan Pasti Muntah Terus, Penyebabnya Pun Tidak Jelas, Yah Mendengar NenekKu Berbicara Seperti Itu, Sesungguhnya Aku Agak Kurang Suka Yah, Apalagi Aku Tahu NenekKu Masih Memiliki Beberapa Impian, Yah Lalu Setelah Beberapa Lama Di Rumah Sakit, Akhirnya Aku Dan KakakKu Harus Pulang Karena Sudah DiUsir Oleh Penjaga Rumah Sakit, yah Akhirnya Ayah Dan IbuKu Tidak Datang Hari Ini, Hanya Aku Dan KakakKu Yang Dari Tempat Kerja Langsung Ke Rumah Sakit, Lalu Setelah Kami Pulang, KakakKu Pun Bilang Soal Aku Yang Tadi Ikut PamanKu Yang Kedua Menemui Suster, IbuKu Pun Langsung Marah PadaKu, Kenapa Aku Mau Saja Ikut PamanKu Itu, Huh..Aku Pun Hanya Bisa Bilang Pada IbuKu, Mau Sampai Kapan Sih.., Yah Karena Tidak Mau Bertengkar, Aku Pun Hanya Menonton TV, Lalu Makan Dan Kemudian Aku Pun Menyalakan KomputerKu, Yah Aku Harus Membereskan Web Yang Baru Saja DiKirimkan PadaKu Lagi, Yah Setelah Selesai Aku Harus Langsung Tidur, Karena Besok Pagi-pagi Harus Ke Rumah Sakit Lagi Untuk Menemui Dokter NenekKu Dan Bertanya Kondisi Sebenarnya Dari NenekKu, Huh..
Dreams are more
Than invisible vapor,
prepared to disappear.
Dreams are your soul, your spirit,
Your hopes on the winds of time.
Dreams are potential wonders,
The life of miracles.
Dreams are more
Than thoughts willing to be forgotten.
Dreams are futures based on imagination.
They create unexpected times of truth,
And alternate but never the less true realities.
Dreams are more
Than tired wishes that will never come true.
They are the sparks of life that live inside us all
And someday they will kindle and light
To create an everlasting fire.
Dreams are more
Than whispers in oceans of time and space.
They live, breathe, leap, and take flight.
Dreams are more.
Hari Ini Aku Bangun Jam 9 Pagi, Yah Bangun Hanya Untuk Telepon Perusahaan Yang Kemarin MeneleponKu Untuk Memberitahukan KeputusanKu, Tapi Saat KuTelepon, Tidak Nyambung Terus, Yah Sudah Tandanya Dah, Lalu Karena Tidak Nyambung Yah Aku Kembali Tidur Dah Dan Akhirnya Baru Bangun Jam 12 Siang, Setelah Bangun Aku Pun Hanya Baca Koran, Menonton TV, Makan Lalu Tidur Dan Setelah Tidur Beberapa Lama, Aku Pun Bangun Dan Hanya Menyalakan KomputerKu, Ternyata Kali Ini Internet Nyala Toh, Yah Aku Pun Hanya Memeriksa E-mail Dan Mulai Coba Cari Pekerjaan Lain Lagi Dah, Yah Kembali Mulai Dari Nol Dah, Lalu Saat Sedang Berada Di Depan Komputer, Tiba-tiba Ada Telepon UntukKu, Ternyata Dari Perusahaan Yang Seharusnya Tadi Pagi Aku Telepon, Yah Aku DiTanya Akan KeputusanKu, Aku Pun Bertanya Beberapa Hal Dulu Dan Soal GajiKu, Sungguhkah Hanya Sebatas Itu, Lalu Ternyata Memang Tidak Bisa Berubah, Kemudian Saat DiMinta Jawaban Iya Atau Tidak, Aku Pun Tahu Aku Harus Menjawabnya Juga, Yah Aku Pun Mengambil Nafas Sebentar Dan Kemudian Aku Pun Akhirnya Bilang Maaf Mungkin Aku Tidak Bisa, Yah Akhirnya Aku Pun Menolak Pekerjaan Untuk Menjadi Seorang Supervisor Dan Ini Adalah Pekerjaan PertamaKu Yang KuTolak, Padahal Setelah Menunggu Begitu Lama Dan Wawancara Sampai 3 Kali Hingga Akhirnya Aku DiTerima, Tapi Aku Tolak Juga, Lalu Setelah Menerima Telepon Aku Pun Kembali Ke Depan Komputer Sebentar Dan Tiba-tiba Ada Pesan Dari TemanKu Yang Mengajak Hari Ini Ke Mal Kelapa Gading, Yah TemanKu Kemarin Kan Ulang Tahun Dan Katanya Sih Mau Traktir Makan-makan, Tapi Aku Hanya Bisa Bilang Maaf Dan Terima Kasih Atas Undangannya, Aku Tidak Bisa Pergi Karena Harus Ke Rumah Sakit Menjaga NenekKu, Untuk Saat Ini Mungkin Aku Sedang Tidak Bisa Bersenang-senang Karena Ada NenekKu Yang Harus KuPikirkan, Lalu Setelah Sebentar Di Depan Komputer, Aku Pun Menemani AnjingKu Sambil Memikirkan Pekerjaan Yang Baru Saja KuTolak, Apakah Aku Menyesal, Yah Sesungguhnya Yang KuSesalkan Itu Adalah Posisinya, Aku Sadar Belum Tentu Aku Bisa Dapat Posisi Pekerjaan Seperti Itu Lagi, Jarang Ada Perusahaan Yang Membuka Posisi Seperti Itu, yah Sejujurnya Aku Kan Orang Yang Agak Malas Mulai Segala Sesuatunya Dari Bawah, Apalagi Aku Ini Kan Sudah S1, Masa Yang Lulusan S1 Sama SMA Harus Mulai Dari Tingkatan Yang Sama, Kalau Begitu Sih Untuk Apa Aku Kuliah, Yah Tapi Sudahlah Aku Sudah Mengambil Keputusan Dan Aku Sudah Memilih, Seperti Biasa Ini Adalah Keputusan Yang Kuambil Sendiri, Karena KuBingung Kepada Siapa Aku Harus Diskusi, Yah..Setelah Menemani AnjingKu Dan Merenung Sebentar, Aku Pun Mandi Dan Aku Pun Langsung Pergi Ke Rumah Sakit, Yah Saat Sampai Di Rumah Sakit, Aku DiBeritahu Kalau NenekKu Sejak Pagi Tidak Bisa Makan Dan Terus Saja Muntah Dan Perutnya Sakit, Selain Itu Ternyata Kemarin Malam Infusnya Lepas Lagi, Huh..Ini Sudah Yang Ketiga Kalinya Coba, Tapi Yang Paling Memusingkan Adalah NenekKu Yang Tidak Bisa Makan Apa-apa, Setiap Makan Pasti Muntah Terus, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian PamanKu Yang Kedua Dan Istrinya Pun Datang, Lalu Aku DiAjak Pergi Menemui Suster Untuk Bertanya Hasil Ekografi Kemarin, Yah Kata Susternya Harus Menunggu Dokter Besok Untuk Menjelaskan Pastinya, Lalu PamanKu Yang Kedua Pun MenyuruhKu Menemui Dokter Yang Menangani NenekKu Dan Aku Harus Ada Di Rumah Sakit Dari Pagi Menunggu Dokternya Datang, Yah Kebetulan Besok Tidak Ada Kegiatanlah, Lalu Setelah Itu Aku Pun Hanya Menemani NenekKu Sambil Memijat Kakinya, Saat Menemani NenekKu, NenekKu Terus Saja Bilang Dirinya Sudah Tidak Kuat Lagi Dan Ingin Mati Saja, Aku, BibiKu, Dan KakakKu Pun Bilang Untuk Jangan Seperti Itu, Yah NenekKu Itu Sesungguhnya Masih Kuat, Hanya Yang Jadi Masalah Adalah Selama 1 Bulan Ini Susah Makan Dan Tiap Kali Makan Pasti Muntah Terus, Penyebabnya Pun Tidak Jelas, Yah Mendengar NenekKu Berbicara Seperti Itu, Sesungguhnya Aku Agak Kurang Suka Yah, Apalagi Aku Tahu NenekKu Masih Memiliki Beberapa Impian, Yah Lalu Setelah Beberapa Lama Di Rumah Sakit, Akhirnya Aku Dan KakakKu Harus Pulang Karena Sudah DiUsir Oleh Penjaga Rumah Sakit, yah Akhirnya Ayah Dan IbuKu Tidak Datang Hari Ini, Hanya Aku Dan KakakKu Yang Dari Tempat Kerja Langsung Ke Rumah Sakit, Lalu Setelah Kami Pulang, KakakKu Pun Bilang Soal Aku Yang Tadi Ikut PamanKu Yang Kedua Menemui Suster, IbuKu Pun Langsung Marah PadaKu, Kenapa Aku Mau Saja Ikut PamanKu Itu, Huh..Aku Pun Hanya Bisa Bilang Pada IbuKu, Mau Sampai Kapan Sih.., Yah Karena Tidak Mau Bertengkar, Aku Pun Hanya Menonton TV, Lalu Makan Dan Kemudian Aku Pun Menyalakan KomputerKu, Yah Aku Harus Membereskan Web Yang Baru Saja DiKirimkan PadaKu Lagi, Yah Setelah Selesai Aku Harus Langsung Tidur, Karena Besok Pagi-pagi Harus Ke Rumah Sakit Lagi Untuk Menemui Dokter NenekKu Dan Bertanya Kondisi Sebenarnya Dari NenekKu, Huh..
Dreams are more
Than invisible vapor,
prepared to disappear.
Dreams are your soul, your spirit,
Your hopes on the winds of time.
Dreams are potential wonders,
The life of miracles.
Dreams are more
Than thoughts willing to be forgotten.
Dreams are futures based on imagination.
They create unexpected times of truth,
And alternate but never the less true realities.
Dreams are more
Than tired wishes that will never come true.
They are the sparks of life that live inside us all
And someday they will kindle and light
To create an everlasting fire.
Dreams are more
Than whispers in oceans of time and space.
They live, breathe, leap, and take flight.
Dreams are more.
No comments:
Post a Comment