Hari Jumat Tanggal 12 September 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 10.30 Pagi, Yah Sesungguhnya Aku Harusnya Bangun Jam 8.30 Pagi, Tapi Malas Sekali Bangunnya Dan Akhirnya 2 Jam Kemudian Aku Baru Bangun Dan Aku Pun Ingat Kalau Aku Harus Ke Rumah Sakit, Maka Setelah Bangun Aku Pun Mandi Lalu Makan Dan Pergi Ke Rumah Sakit, Saat Sampai Di Rumah Sakit, Ternyata Sudah Ada Paman Dan BibiKu Dan Katanya NenekKu Hari Ini Mau DiTeropong, Yah Jam 3 Sore Katanya, Lalu Setelah Itu Aku Pun DiSuruh Mengantar Orang Yang Menjaga NenekKu Pulang Ke RumahKu Dulu Untuk Ambil Baju Dan Istirahat Sebentar, Sesungguhnya Aku Agak Malas Pulang Lagi, Tapi Yah Sudahlah, Baru Datang Malah DiSuruh Pulang Lagi Coba, Lalu Saat Sampai Di Rumah, Sambil Menunggu Orang Yang Menjaga NenekKu Istirahat, Aku Pun Hanya Menemani AnjingKu, Lalu Tidak Lama Kemudian Aku DiSuruh Mengantar Orang Yang Menjaga NenekKu Ke Supermarket, Padahal Supermarketnya Hanya Di Seberang Rumah Coba, Masa Aku Juga Harus Mengantar, Yah Alasan Aku DiSuruh Mengantar Karena Orang Yang Menjaga NenekKu Katanya Tidak Bisa Menyeberang Sendiri, Yah Aku Agak Terkejut, Padahal Jalanan Di Depan Rumah Kan Tidak Terlalu Besar, Tapi Tetap Tidak Bisa Menyeberang Sendiri, Yah Setelah Aku Ingat Kalau Orang Yang Menjaga NenekKu Itu Kan Dari Pontianak Dan Tinggal Di Daerah Pedalaman, Jadi Maklumlah, Kalau Melihat Kendaraan Lewat Yang Kita Anggap Sedikit, DiAnggapnya Banyak, Lalu Saat Di Supermarket, Aku Pun Sekalian Dah Beli Sedikit Makanan Kecil, Setelah Itu Kembali Ke Rumah Dan Aku Makan Makanan Yang Baru KuBeli Dan Aku Makan Bersama IbuKu Sambil Mengobrol, Lalu Setelah Beberapa Lama Dan Harusnya Aku Membawa Kembali Orang Yang Menjaga NenekKu Kembali Ke Rumah Sakit, Eh Ternyata Orangnya Malah Tidur, Yah KuBiarkan Sajalah, Pasti Orang Itu Lelah Karena Sudah Menjaga NenekKu Selama Beberapa Hari, Lalu Aku Pun Menonton TV Saja Dah, Saat Baru Nonton Sebentar, Ternyata Orangnya Sudah Bangun, Yah Aku Pun Langsung Saja Mengantar Orang Itu Ke Rumah Sakit Dah, Lalu Saat Sampai Di Rumah Sakit, Paman Dan BibiKu Bilang Kalau NenekKu Baru Saja Selesai DiTeropong, Loh..KuKira Jam 3 Sore, Ternyata Jam 12 Siang, Bagaimana, Yah Lalu PamanKu Pun Menceritakan Bagaimana NenekKu Itu DiTeropong, Yah NenekKu DiPegangi Oleh 7-8 Orang Dan DiMasukkan Selang Ke Mulutnya Dan Saat Itu NenekKu Dalam Keadaan Sadar, PamanKu Bilang, Saat Melihat NenekKu DiTeropong Seperti Itu, PamanKu Ingin Menangis Karena Tidak Tega, Yah Mendengar Cerita PamanKu Saja Aku Merasa Sangat Tidak Tega, Apalagi Lihat Langsung, Selain Itu NenekKu Kan Sangat Takut, Yah Tapi Dari Teropong Itu Akhirnya DiKetahui Kalau NenekKu Itu Lambungnya Luka, Maka Pantaslah Selama Ini Tidak Bisa Makan Apa-apa, Tapi Kata PamanKu, Sudah DiObati Sih, Yah Semoga Saja NenekKu Bisa Sembuh Dalam Beberapa Hari Ini, Lalu Setelah Mendengar Cerita PamanKu, Paman Dan BibiKu Pun Harus Pulang Dan Gantian Aku Yang Menjaga, Yah Selama Aku Menjaga, NenekKu Itu Terus Saja Minta Ke Kamar Mandi Untuk Mandi, Padahal PamanKu Sudah Mengingatkan Tidak NenekKu Itu Tidak Boleh Ke Kamar Mandi, Maka Aku Pun Terus Saja Mencoba Menahan NenekKu Hingga Akhirnya Aku Pun DiMarahi Oleh NenekKu, Tapi Aku Ini Kan Orangnya Keras Kepala, Sekali Aku Bilang Tidak, Pasti Tetap Tidak, Tidak Peduli NenekKu Mau MemarahiKu Seperi Apa, Pokoknya Aku Tetap Tidak Mengijinkan NenekKu Ke Kamar Mandi Untuk Mandi, Yah Berkali-kali Aku Menahan NenekKu Hingga Akhirnya NenekKu Tidur, Lalu Saat NenekKu Tidur, Aku Pun Hanya Mengobrol Dengan Orang Lain Yang Sakit Yang 1 Ruangan Dengan NenekKu, Yah Ibu-ibu Itu Menceritakan Mengenai Anak-anaknya, Kehidupan Gerejanya Dan Lain-lain, Setelah Mendengar Cerita Ibu Itu Beberapa Lama Aku Pun Kembali Menjaga NenekKu, Yah Aku Hanya Duduk Di Samping NenekKu Dan Melihat NenekKu Tidur Saja Sambil Mendengar Adanya Orang Di Ruangan Itu Yang Main Gitar Dan Menyanyikan Lagu-lagu Pujian, Yah Beginilah Kalau Suasana Rumah Sakit Protestan Yah, Tapi Senang Juga Mendengar Lagu-lagu Yang Sudah Lama Tidak Pernah KuDengar, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Orang Yang Menjaga NenekKu MengajakKu Mengobrol Dan Bilang Kalau Di Pontianak Jauh Lebih Baik Daripada Di Jakarta, Hal Itu Karena Di Pontianak, Setiap Anggota Keluarga Yang Pulang Ke Rumah, Pasti saling Berkomunikasi Dan Selalu Tertawa Bersama Setiap Hari, Berbeda Dengan Di Jakarta, Yah Sesungguhnya Tidak Setiap Keluarga Di Jakarta Itu Sama Dengan KeluargaKu Yang Di Rumah Semuanya Hanya Diam Saja Dan Melakukan Kegiatan Masing-masing, Yah Aku Pun Tidak Bisa Menceritakan Semuanya Pada Orang Yang Menjaga NenekKu Mengenai Apa Yang Terjadi Di Dalam RumahKu, Karena Itu Adalah Urusan KeluargaKu, Lalu Setelah Beberapa Lama Jaga, Tiba Waktunya Makan Untuk NenekKu, Yah Aku Berusaha Meminta NenekKu Untuk Coba Makan, Tapi NenekKu Tidak Mau Hingga Akhirnya KakakKu Datang Dan Meminta NenekKu Coba Makan, Yah Makan 1 Sendok Saja Langsung Muntah Lagi, Huh..Bingung Juga Mau Bagaimana Lagi, Lalu Rencananya Yah, Setelah KakakKu Datang, Aku Itu Ingin Pulang, Karena Aku Harus Menyelesaikan WebKu, Yah Webnya Itu Jadi Makin Kacau Saja Oleh Anak DKV Itu, Padahal Aku Cuma Suruh Mengubah Beberapa Hal Lalu Sisanya Aku Yang Urus, Eh Semuanya Malah DiUbah Jadi Gambar Dan Gambarnya Tidak Bisa Muncul Karena Anak DKV Itu Salah Saat Memasukkan Gambarnya, Huh..Payah Dah, Ini Sih Jadi Bukan Membantu Malah Menambah PekerjaanKu Coba, SalahKu Juga Sih Terlalu Memberikan Kebebasan Pada Anak DKV Itu Untuk Berkreasi, Sehingga Apa-apa Semuanya Menggunakan Gambar, Yah Sudahlah, Lalu Aku Yang Harusnya Pulang Malah Tidak Jadi Pulang Dan Keadaan Pun Jadi Makin Ramai, PamanKu Yang Kedua Dan Istrinya Pun Datang, TanteKu Juga Datang, Lalu Saat Di Rumah Sakit, Ada 1 Hal Yang Aku Kurang Suka Yah, Yah Awalnya Istri PamanKu Yang Kedua MenyuruhKu Menyerahkan Rincian Biaya Rumah Sakit Ke AyahKu, Yah Itu Aku Masih Tidak Apa-apa, Tapi Yang KuKurang Suka Adalah Saat Bilang Di Depan TanteKu Kalau AyahKu Itu Pelit Dan Hanya Bisa Memasukkan NenekKu Ke Rumah Sakit Dengan Kamar Kelas 3, Huh..Aku Pun Ingin Bilang, Masih Lebih Baik Orang Pelit, Tapi Masih Mau Memikirkan Orang Tuanya, DiBandingkan Orang Yang Pelit Tapi Tidak Memikirkan Orang Tuanya Sama Sekali, Yah PamanKu Yang Kedua Itu, Aku Kurang Suka Istri PamanKu Yang Kedua Itu Menilai AyahKu Seperti Itu Begitu Saja, Jika Merasa Hebat Kenapa Tidak PamanKu Yang Kedua Itu Yang Membiayai Rumah Sakit NenekKu, Padahal Dari Ekonomi Kan PamanKu Yang Kedua Itu Kan Lebih Baik, Selain Itu Punya Rumah Di Kelapa Gading Lagi, Sedangkan AyahKu Kerjanya Saja Hanya Service AC Dan Bayangkan Saja Orang Service AC Bisa Dapat Uang Berapa Sih, LagiPula Saat Ini AyahKu Sudah Tidak Ada Tabungan Karena Untuk Kuliah AdikKu, AdikKu Bisa Lanjut Kuliah Apa Tidak Nanti Itu Pun Masih Belum Tahu, Oleh Sebab Itu Kamar Kelas 3 Pun Sudah Batas Maksimal Bagi AyahKu, Jika Ada Uang Lebih, Jangankan Kamar Kelas 1, Rumah Sakit Yang Mahal Pun AyahKu Akan Membawa NenekKu Itu, Huh..Tapi Mendengar Istri Paman KeduaKu Itu Menjelekkan AyahKu Di Depan Orang Lain, Aku Pun Hanya Bisa Diam Dan Sabar Saja, toh Sejak Awal Aku Kan Sudah Bilang Aku Tidak Akan Benci Siapa-siapa Dan Tidak Mau Memulai Perang, Yah Beberapa Lama Kemudian, Aku Pun Pulang Bersama KakakKu, Saat Sampai Di Rumah KakakKu Menceritakan Semua Yang KakakKu Dengar Dan Mulai Dah IbuKu Emosi Dan Mulailah Di Ruang Tamu Itu Debat Dan Aku Pun Hampir Saja Lupa Kalau Aku Harus Selalu Netral, Yah Karena AyahKu DiHina Orang Lain, Aku Pun Sempat Jadi Ikut Emosi, AyahKu Saja Juga Mau Ikut Emosi Dan Bilang Minggu Sudah Mau Membawa NenekKu Keluar Rumah Sakit, Saat Dengar Itu Aku Pun Berusaha Membuat AyahKu Untuk Tidak Memiliki Pikiran Seperti Itu, KuTidak Ingin AyahKu Menjadi Seperti PamanKu Yang Kedua, Aku Pun Mengingatkan Kalau Orang Tua Adalah Contoh Bagi Anak-anaknya, yah Hal Itu Bukan Artinya Aku Mengancam Kalau Aku Akan Memperlakukan Orang TuaKu Seperti Orang TuaKu Memperlakukan NenekKu Saat Ini, Aku Hanya Mengingatkan Saja, Llau Setelah Berdebat Cukup Lama, Aku Pun Mandi, Setelah Itu Makan Dan Kemudian Menyalakan KomputerKu, Ternyata InternetKu Mati Lagi Toh, Huh..Lalu Aku Yang Rencananya Mau Tidur, Malah Mengerjakan Web Sebentar Setelah Itu Tidur, Karena Aku Tidak Konsentrasi Saat Itu Karena Perdebatan Tadi Dan Kejadian Di Rumah Sakit, KepalaKu Pun Jadi Penuh Sekali, Huh..Lebih Baik Tidur..
Hari Sabtu Tanggal 13 September 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 11 Siang, Setelah Bangun KepalaKu Rasanya Agak Lega Hari Ini, Hmm..Hari Ini Aku Sepertinya Berencana Tidak Mau Ke Rumah Sakit Menjenguk NenekKu Dah.., Yah Kalau Menjenguk NenekKu Sih Sesungguhnya Mau, Tapi Ke Rumah Sakitnya Yang Malas, Sebab Saat Ke Sana, Pasti Dah Aku Mendengarkan Hal-hal Yang Tidak Enak, Selain Itu Sesungguhnya Perang Sudah DiMulai Antara Keluarga AyahKu Dan PamanKu Yang Kedua, Jadi Aku Tidak Mau Ikut-ikutan, Lebih Baik Aku Menjauh, LagiPula Aku Pun Harus Menyelesaikan WebKu Yang Sudah DiBuat Kacau, Yah Maka Setelah Bangun Aku Pun Hanya Baca Koran, Lalu Makan Dan Mulai Kerja Dah, Yah Sambil Memperbaiki WebKu, Aku Pun Mencoba Menyalakan InternetKu, Tapi Ternyata Masih Tidak Menyala, Yah Entah Sampai Kapan Yah..Lalu Setelah Kerja Selama Beberapa Jam, Aku Pun Berhetni Sebentar Dan Menemani AnjingKu, Yah Hari Ini Yang Pergi Menjenguk NenekKu Dari Siang Itu Kakak Dan AdikKu, Akhirnya AdikKu Itu Pergi Menjenguk NenekKu Juga, Setelah Perdebatan Kemarin Malam, Aku Sempat Menyebut AdikKu Yang Sama Sekali Belum Pernah Menjenguk NenekKu Sejak NenekKu Masuk Rumah Sakit Lagi, Padahal NenekKu Sering Menanyakan AdikKu Dan AdikKu Bukannya Tidak Punya Waktu, WalauPun Alasannya Kuliah Terus, Padahal Kuliah Kan Tidak 1 Hari Penuh, Sesungguhnya AdikKu Itu Tidak Sadar Kalau Selama Ini AdikKu Termasuk Salah Satu Cucu Yang NenekKu Sayangi, Sehingga Melihat Salah Satu Cucu Yang NenekKu Sayangi, Tapi Tidak Mau Melihat Neneknya Sendiri, Aku Pun Agak Kesal, Aku Dan KakakKu Saja Yang Bukan Termasuk Cucu Yang DiSayangi Oleh NenekKu, Setiap Hari Masih Mau Pergi Melihat NenekKu, Yah Tapi Akhirnya Hari Ini AdikKu Pergi, KuYakin Hal Itu Pun Karena Kemarin AdikKu Sempat Mendengar PerkataanKu Itu, Karena Aku Bicara Cukup Keras Karena Agak Emosi Sih Kemarin, Yah Setelah Aku Menemani AnjingKu Dan Beristirahat Sebentar, Aku Pun Melanjutkan PekerjaanKu, Yah Setelah Harus Mengubah Semuanya Lagi Satu Persatu, Aku Pun Akhirnya Selesai Dan Hari Pun Ternyata Sudah Sore Sekali, Yah Sesungguhnya Belum Selesai Semua Sih, Sebab Ada Beberapa Hal Yang Kurang Karena Lupa DiKirimkan PadaKu Dan Selain Itu Aku Harus Meminjam Mouse Komputer AdikKu Karena PunyaKu Kan Bermasalah, Yah Malam Baru KuLanjutkan Dah, Lalu Setelah Itu Aku Pun Hanya Makan Sedikit Dan Ayah Dan IbuKu Ternyata Mau Ke Rumah Sakit, yah Baguslah, Karena AyahKu Itu Jarang Sekali Ke Rumah Sakit Menjenguk NenekKu, Lalu Ayah Dan IbuKu Pergi, Hanya Tinggal KakaKKu Yang Sedang Tidur, AdikKu Yang Main Game Dengan Teman-temannya Yang Datang Ke Rumah, Lalu Aku Pun Mandi, Kemudian Menemani AnjingKu Dan Kemudian Menonton TV, Saat Menonton Ayah Dan IbuKu Pun Telah Pulang Dan Aku Bertanya Mengenai Kondisi NenekKu, Ternyata Hingga Hari Ini NenekKu Belum Bisa Makan Dan Masih Muntah Kalau Makan, Aku Pun Bertanya Apakah NenekKu Tidak DiBerikan Obat Apa-apa, Lalu Katanya Baru Saja Obat NenekKu Diganti, Setelah Itu AyahKu Pun Menceritakan Mengenai NenekKu Yang Cemas Mengenai Biaya Rumah Sakit, NenekKu Ternyata Sudah Tahu Kalau Anaknya Yang Paling Bungsu Alias PamanKu Yang Kedua Itu Tidak Mau Mengeluarkan Uang Membantu, Selain Itu NenekKu Juga Tahu Kalau SepupuKu Berniat Menjual Motornya Demi Membiayai Pengobatan NenekKu, yah SepupuKu Mau Sampai Begitu Karena SepupuKu Itu Adalah Cucu Yang Paling DiSayang NenekKu Sejak Dulu, Yah Mengetahui Itu Semua Jelas Saja NenekKu Cemas Dan Jadi Pusing, Yah Tapi Untungnya AyahKu Sudah Bilang Pada NenekKu Kalau Soal Biaya AyahKu Yang Akan Menanggung Semuanya, yah Untung AyahKu Bilang Itu Semua, Sebab Aku Tidak Ingin NenekKu Jadi Terus Memikirkan Semuanya, Karena Jika Memikirkan Hal Itu, NenekKu Malah Semakin Sulit Sembuh, Yah NenekKu Pun Juga Minta DiBawa Pulang Saja Sih, Tapi AyahKu Sudah Bilang Agar Jangan Memikirkan Semuanya Itu, Entahlah Berhasil Apa Tidak, Aku Sendiri Agak Takut Yah Kalau NenekKu Merasa Dirinya Menjadi Beban Untuk Orang Lain, Malah Nanti Akan Melakukan Hal Yang Tidak-tidak, Apalagi Selama Masuk Rumah Sakit, Bicaranya Saja Sudah Sembarangan Dan Seperti Orang Yang Tidak Mau Menghargai Hidupnya Lagi, Yah KuHarap NenekKu Mau Tenang-tenang Saja, Lalu Setelah Mendengar Kondisi NenekKu, Aku Pun Hanya Menonton TV, Lalu Menyalakan KomputerKu, Kali Ini InternetKu Sudah Kembali Menyala Toh, Yah Baguslah, Tapi Kadang Masih Suka Putus Sih, Yah Aku Pun Hanya Memeriksa E-mailKu Dan Ternyata Ada Tambahan Dari Anak DKV Itu Toh, Huh..Kerjaan Lagi Dah, Lalu Aku Pun Mencoba Membereskan Yang Perlu DiTambahkan, Kemudian Aku Pun Makan Dan Menonton TV, Setelah Itu Kembali Ke Depan Komputer Mendengarkan Musik, O Yah Ternyata Hari Ini Teman-teman AdikKu Menginap Toh, Yup..Sudahlah.., Yah Sekarang Aku Mau Menonton Anime Naruto Yang Baru Saja Ah..Setelah Itu Harus Cepat-cepat Tidur, Karena Besok Aku DiMinta Jualan Di Kantin Gereja, yah Katanya Sih Besok Itu Adalah Tugas Wilayah Dan Aku Yang DiMinta Jualan Coba, Pagi-pagi Lagi, Yah Sudahlah, Selesai Nonton Harus Cepat Tidur Pokoknya, Bisa Kurang Tidur Nih Besok, Huh..
I have a wall you cannot see
Because it's deep inside of me
It blocks my heart on every side
And lets my emotions hide
You can’t reach in
You can’t reach out
And you wonder what its all about
This wall I have that you can’t see
Results from what was done to me
Each time my heart was hurt
The scars within grew worse and worse
So brick by brick I built this wall
I made it so thick it will not fall
I know this process will be slow
For its never easy to let things go
For just by brick by brick I laid
With every hurt and every pain
It's really hard to let you In
Thinking I might get hurt again
So brick by brick this wall will break
As love replaces every ache
This wall has fallen and I am free
But some of the debris is still
Deep inside of me
Hari Ini Aku Bangun Jam 10.30 Pagi, Yah Sesungguhnya Aku Harusnya Bangun Jam 8.30 Pagi, Tapi Malas Sekali Bangunnya Dan Akhirnya 2 Jam Kemudian Aku Baru Bangun Dan Aku Pun Ingat Kalau Aku Harus Ke Rumah Sakit, Maka Setelah Bangun Aku Pun Mandi Lalu Makan Dan Pergi Ke Rumah Sakit, Saat Sampai Di Rumah Sakit, Ternyata Sudah Ada Paman Dan BibiKu Dan Katanya NenekKu Hari Ini Mau DiTeropong, Yah Jam 3 Sore Katanya, Lalu Setelah Itu Aku Pun DiSuruh Mengantar Orang Yang Menjaga NenekKu Pulang Ke RumahKu Dulu Untuk Ambil Baju Dan Istirahat Sebentar, Sesungguhnya Aku Agak Malas Pulang Lagi, Tapi Yah Sudahlah, Baru Datang Malah DiSuruh Pulang Lagi Coba, Lalu Saat Sampai Di Rumah, Sambil Menunggu Orang Yang Menjaga NenekKu Istirahat, Aku Pun Hanya Menemani AnjingKu, Lalu Tidak Lama Kemudian Aku DiSuruh Mengantar Orang Yang Menjaga NenekKu Ke Supermarket, Padahal Supermarketnya Hanya Di Seberang Rumah Coba, Masa Aku Juga Harus Mengantar, Yah Alasan Aku DiSuruh Mengantar Karena Orang Yang Menjaga NenekKu Katanya Tidak Bisa Menyeberang Sendiri, Yah Aku Agak Terkejut, Padahal Jalanan Di Depan Rumah Kan Tidak Terlalu Besar, Tapi Tetap Tidak Bisa Menyeberang Sendiri, Yah Setelah Aku Ingat Kalau Orang Yang Menjaga NenekKu Itu Kan Dari Pontianak Dan Tinggal Di Daerah Pedalaman, Jadi Maklumlah, Kalau Melihat Kendaraan Lewat Yang Kita Anggap Sedikit, DiAnggapnya Banyak, Lalu Saat Di Supermarket, Aku Pun Sekalian Dah Beli Sedikit Makanan Kecil, Setelah Itu Kembali Ke Rumah Dan Aku Makan Makanan Yang Baru KuBeli Dan Aku Makan Bersama IbuKu Sambil Mengobrol, Lalu Setelah Beberapa Lama Dan Harusnya Aku Membawa Kembali Orang Yang Menjaga NenekKu Kembali Ke Rumah Sakit, Eh Ternyata Orangnya Malah Tidur, Yah KuBiarkan Sajalah, Pasti Orang Itu Lelah Karena Sudah Menjaga NenekKu Selama Beberapa Hari, Lalu Aku Pun Menonton TV Saja Dah, Saat Baru Nonton Sebentar, Ternyata Orangnya Sudah Bangun, Yah Aku Pun Langsung Saja Mengantar Orang Itu Ke Rumah Sakit Dah, Lalu Saat Sampai Di Rumah Sakit, Paman Dan BibiKu Bilang Kalau NenekKu Baru Saja Selesai DiTeropong, Loh..KuKira Jam 3 Sore, Ternyata Jam 12 Siang, Bagaimana, Yah Lalu PamanKu Pun Menceritakan Bagaimana NenekKu Itu DiTeropong, Yah NenekKu DiPegangi Oleh 7-8 Orang Dan DiMasukkan Selang Ke Mulutnya Dan Saat Itu NenekKu Dalam Keadaan Sadar, PamanKu Bilang, Saat Melihat NenekKu DiTeropong Seperti Itu, PamanKu Ingin Menangis Karena Tidak Tega, Yah Mendengar Cerita PamanKu Saja Aku Merasa Sangat Tidak Tega, Apalagi Lihat Langsung, Selain Itu NenekKu Kan Sangat Takut, Yah Tapi Dari Teropong Itu Akhirnya DiKetahui Kalau NenekKu Itu Lambungnya Luka, Maka Pantaslah Selama Ini Tidak Bisa Makan Apa-apa, Tapi Kata PamanKu, Sudah DiObati Sih, Yah Semoga Saja NenekKu Bisa Sembuh Dalam Beberapa Hari Ini, Lalu Setelah Mendengar Cerita PamanKu, Paman Dan BibiKu Pun Harus Pulang Dan Gantian Aku Yang Menjaga, Yah Selama Aku Menjaga, NenekKu Itu Terus Saja Minta Ke Kamar Mandi Untuk Mandi, Padahal PamanKu Sudah Mengingatkan Tidak NenekKu Itu Tidak Boleh Ke Kamar Mandi, Maka Aku Pun Terus Saja Mencoba Menahan NenekKu Hingga Akhirnya Aku Pun DiMarahi Oleh NenekKu, Tapi Aku Ini Kan Orangnya Keras Kepala, Sekali Aku Bilang Tidak, Pasti Tetap Tidak, Tidak Peduli NenekKu Mau MemarahiKu Seperi Apa, Pokoknya Aku Tetap Tidak Mengijinkan NenekKu Ke Kamar Mandi Untuk Mandi, Yah Berkali-kali Aku Menahan NenekKu Hingga Akhirnya NenekKu Tidur, Lalu Saat NenekKu Tidur, Aku Pun Hanya Mengobrol Dengan Orang Lain Yang Sakit Yang 1 Ruangan Dengan NenekKu, Yah Ibu-ibu Itu Menceritakan Mengenai Anak-anaknya, Kehidupan Gerejanya Dan Lain-lain, Setelah Mendengar Cerita Ibu Itu Beberapa Lama Aku Pun Kembali Menjaga NenekKu, Yah Aku Hanya Duduk Di Samping NenekKu Dan Melihat NenekKu Tidur Saja Sambil Mendengar Adanya Orang Di Ruangan Itu Yang Main Gitar Dan Menyanyikan Lagu-lagu Pujian, Yah Beginilah Kalau Suasana Rumah Sakit Protestan Yah, Tapi Senang Juga Mendengar Lagu-lagu Yang Sudah Lama Tidak Pernah KuDengar, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Orang Yang Menjaga NenekKu MengajakKu Mengobrol Dan Bilang Kalau Di Pontianak Jauh Lebih Baik Daripada Di Jakarta, Hal Itu Karena Di Pontianak, Setiap Anggota Keluarga Yang Pulang Ke Rumah, Pasti saling Berkomunikasi Dan Selalu Tertawa Bersama Setiap Hari, Berbeda Dengan Di Jakarta, Yah Sesungguhnya Tidak Setiap Keluarga Di Jakarta Itu Sama Dengan KeluargaKu Yang Di Rumah Semuanya Hanya Diam Saja Dan Melakukan Kegiatan Masing-masing, Yah Aku Pun Tidak Bisa Menceritakan Semuanya Pada Orang Yang Menjaga NenekKu Mengenai Apa Yang Terjadi Di Dalam RumahKu, Karena Itu Adalah Urusan KeluargaKu, Lalu Setelah Beberapa Lama Jaga, Tiba Waktunya Makan Untuk NenekKu, Yah Aku Berusaha Meminta NenekKu Untuk Coba Makan, Tapi NenekKu Tidak Mau Hingga Akhirnya KakakKu Datang Dan Meminta NenekKu Coba Makan, Yah Makan 1 Sendok Saja Langsung Muntah Lagi, Huh..Bingung Juga Mau Bagaimana Lagi, Lalu Rencananya Yah, Setelah KakakKu Datang, Aku Itu Ingin Pulang, Karena Aku Harus Menyelesaikan WebKu, Yah Webnya Itu Jadi Makin Kacau Saja Oleh Anak DKV Itu, Padahal Aku Cuma Suruh Mengubah Beberapa Hal Lalu Sisanya Aku Yang Urus, Eh Semuanya Malah DiUbah Jadi Gambar Dan Gambarnya Tidak Bisa Muncul Karena Anak DKV Itu Salah Saat Memasukkan Gambarnya, Huh..Payah Dah, Ini Sih Jadi Bukan Membantu Malah Menambah PekerjaanKu Coba, SalahKu Juga Sih Terlalu Memberikan Kebebasan Pada Anak DKV Itu Untuk Berkreasi, Sehingga Apa-apa Semuanya Menggunakan Gambar, Yah Sudahlah, Lalu Aku Yang Harusnya Pulang Malah Tidak Jadi Pulang Dan Keadaan Pun Jadi Makin Ramai, PamanKu Yang Kedua Dan Istrinya Pun Datang, TanteKu Juga Datang, Lalu Saat Di Rumah Sakit, Ada 1 Hal Yang Aku Kurang Suka Yah, Yah Awalnya Istri PamanKu Yang Kedua MenyuruhKu Menyerahkan Rincian Biaya Rumah Sakit Ke AyahKu, Yah Itu Aku Masih Tidak Apa-apa, Tapi Yang KuKurang Suka Adalah Saat Bilang Di Depan TanteKu Kalau AyahKu Itu Pelit Dan Hanya Bisa Memasukkan NenekKu Ke Rumah Sakit Dengan Kamar Kelas 3, Huh..Aku Pun Ingin Bilang, Masih Lebih Baik Orang Pelit, Tapi Masih Mau Memikirkan Orang Tuanya, DiBandingkan Orang Yang Pelit Tapi Tidak Memikirkan Orang Tuanya Sama Sekali, Yah PamanKu Yang Kedua Itu, Aku Kurang Suka Istri PamanKu Yang Kedua Itu Menilai AyahKu Seperti Itu Begitu Saja, Jika Merasa Hebat Kenapa Tidak PamanKu Yang Kedua Itu Yang Membiayai Rumah Sakit NenekKu, Padahal Dari Ekonomi Kan PamanKu Yang Kedua Itu Kan Lebih Baik, Selain Itu Punya Rumah Di Kelapa Gading Lagi, Sedangkan AyahKu Kerjanya Saja Hanya Service AC Dan Bayangkan Saja Orang Service AC Bisa Dapat Uang Berapa Sih, LagiPula Saat Ini AyahKu Sudah Tidak Ada Tabungan Karena Untuk Kuliah AdikKu, AdikKu Bisa Lanjut Kuliah Apa Tidak Nanti Itu Pun Masih Belum Tahu, Oleh Sebab Itu Kamar Kelas 3 Pun Sudah Batas Maksimal Bagi AyahKu, Jika Ada Uang Lebih, Jangankan Kamar Kelas 1, Rumah Sakit Yang Mahal Pun AyahKu Akan Membawa NenekKu Itu, Huh..Tapi Mendengar Istri Paman KeduaKu Itu Menjelekkan AyahKu Di Depan Orang Lain, Aku Pun Hanya Bisa Diam Dan Sabar Saja, toh Sejak Awal Aku Kan Sudah Bilang Aku Tidak Akan Benci Siapa-siapa Dan Tidak Mau Memulai Perang, Yah Beberapa Lama Kemudian, Aku Pun Pulang Bersama KakakKu, Saat Sampai Di Rumah KakakKu Menceritakan Semua Yang KakakKu Dengar Dan Mulai Dah IbuKu Emosi Dan Mulailah Di Ruang Tamu Itu Debat Dan Aku Pun Hampir Saja Lupa Kalau Aku Harus Selalu Netral, Yah Karena AyahKu DiHina Orang Lain, Aku Pun Sempat Jadi Ikut Emosi, AyahKu Saja Juga Mau Ikut Emosi Dan Bilang Minggu Sudah Mau Membawa NenekKu Keluar Rumah Sakit, Saat Dengar Itu Aku Pun Berusaha Membuat AyahKu Untuk Tidak Memiliki Pikiran Seperti Itu, KuTidak Ingin AyahKu Menjadi Seperti PamanKu Yang Kedua, Aku Pun Mengingatkan Kalau Orang Tua Adalah Contoh Bagi Anak-anaknya, yah Hal Itu Bukan Artinya Aku Mengancam Kalau Aku Akan Memperlakukan Orang TuaKu Seperti Orang TuaKu Memperlakukan NenekKu Saat Ini, Aku Hanya Mengingatkan Saja, Llau Setelah Berdebat Cukup Lama, Aku Pun Mandi, Setelah Itu Makan Dan Kemudian Menyalakan KomputerKu, Ternyata InternetKu Mati Lagi Toh, Huh..Lalu Aku Yang Rencananya Mau Tidur, Malah Mengerjakan Web Sebentar Setelah Itu Tidur, Karena Aku Tidak Konsentrasi Saat Itu Karena Perdebatan Tadi Dan Kejadian Di Rumah Sakit, KepalaKu Pun Jadi Penuh Sekali, Huh..Lebih Baik Tidur..
Hari Sabtu Tanggal 13 September 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 11 Siang, Setelah Bangun KepalaKu Rasanya Agak Lega Hari Ini, Hmm..Hari Ini Aku Sepertinya Berencana Tidak Mau Ke Rumah Sakit Menjenguk NenekKu Dah.., Yah Kalau Menjenguk NenekKu Sih Sesungguhnya Mau, Tapi Ke Rumah Sakitnya Yang Malas, Sebab Saat Ke Sana, Pasti Dah Aku Mendengarkan Hal-hal Yang Tidak Enak, Selain Itu Sesungguhnya Perang Sudah DiMulai Antara Keluarga AyahKu Dan PamanKu Yang Kedua, Jadi Aku Tidak Mau Ikut-ikutan, Lebih Baik Aku Menjauh, LagiPula Aku Pun Harus Menyelesaikan WebKu Yang Sudah DiBuat Kacau, Yah Maka Setelah Bangun Aku Pun Hanya Baca Koran, Lalu Makan Dan Mulai Kerja Dah, Yah Sambil Memperbaiki WebKu, Aku Pun Mencoba Menyalakan InternetKu, Tapi Ternyata Masih Tidak Menyala, Yah Entah Sampai Kapan Yah..Lalu Setelah Kerja Selama Beberapa Jam, Aku Pun Berhetni Sebentar Dan Menemani AnjingKu, Yah Hari Ini Yang Pergi Menjenguk NenekKu Dari Siang Itu Kakak Dan AdikKu, Akhirnya AdikKu Itu Pergi Menjenguk NenekKu Juga, Setelah Perdebatan Kemarin Malam, Aku Sempat Menyebut AdikKu Yang Sama Sekali Belum Pernah Menjenguk NenekKu Sejak NenekKu Masuk Rumah Sakit Lagi, Padahal NenekKu Sering Menanyakan AdikKu Dan AdikKu Bukannya Tidak Punya Waktu, WalauPun Alasannya Kuliah Terus, Padahal Kuliah Kan Tidak 1 Hari Penuh, Sesungguhnya AdikKu Itu Tidak Sadar Kalau Selama Ini AdikKu Termasuk Salah Satu Cucu Yang NenekKu Sayangi, Sehingga Melihat Salah Satu Cucu Yang NenekKu Sayangi, Tapi Tidak Mau Melihat Neneknya Sendiri, Aku Pun Agak Kesal, Aku Dan KakakKu Saja Yang Bukan Termasuk Cucu Yang DiSayangi Oleh NenekKu, Setiap Hari Masih Mau Pergi Melihat NenekKu, Yah Tapi Akhirnya Hari Ini AdikKu Pergi, KuYakin Hal Itu Pun Karena Kemarin AdikKu Sempat Mendengar PerkataanKu Itu, Karena Aku Bicara Cukup Keras Karena Agak Emosi Sih Kemarin, Yah Setelah Aku Menemani AnjingKu Dan Beristirahat Sebentar, Aku Pun Melanjutkan PekerjaanKu, Yah Setelah Harus Mengubah Semuanya Lagi Satu Persatu, Aku Pun Akhirnya Selesai Dan Hari Pun Ternyata Sudah Sore Sekali, Yah Sesungguhnya Belum Selesai Semua Sih, Sebab Ada Beberapa Hal Yang Kurang Karena Lupa DiKirimkan PadaKu Dan Selain Itu Aku Harus Meminjam Mouse Komputer AdikKu Karena PunyaKu Kan Bermasalah, Yah Malam Baru KuLanjutkan Dah, Lalu Setelah Itu Aku Pun Hanya Makan Sedikit Dan Ayah Dan IbuKu Ternyata Mau Ke Rumah Sakit, yah Baguslah, Karena AyahKu Itu Jarang Sekali Ke Rumah Sakit Menjenguk NenekKu, Lalu Ayah Dan IbuKu Pergi, Hanya Tinggal KakaKKu Yang Sedang Tidur, AdikKu Yang Main Game Dengan Teman-temannya Yang Datang Ke Rumah, Lalu Aku Pun Mandi, Kemudian Menemani AnjingKu Dan Kemudian Menonton TV, Saat Menonton Ayah Dan IbuKu Pun Telah Pulang Dan Aku Bertanya Mengenai Kondisi NenekKu, Ternyata Hingga Hari Ini NenekKu Belum Bisa Makan Dan Masih Muntah Kalau Makan, Aku Pun Bertanya Apakah NenekKu Tidak DiBerikan Obat Apa-apa, Lalu Katanya Baru Saja Obat NenekKu Diganti, Setelah Itu AyahKu Pun Menceritakan Mengenai NenekKu Yang Cemas Mengenai Biaya Rumah Sakit, NenekKu Ternyata Sudah Tahu Kalau Anaknya Yang Paling Bungsu Alias PamanKu Yang Kedua Itu Tidak Mau Mengeluarkan Uang Membantu, Selain Itu NenekKu Juga Tahu Kalau SepupuKu Berniat Menjual Motornya Demi Membiayai Pengobatan NenekKu, yah SepupuKu Mau Sampai Begitu Karena SepupuKu Itu Adalah Cucu Yang Paling DiSayang NenekKu Sejak Dulu, Yah Mengetahui Itu Semua Jelas Saja NenekKu Cemas Dan Jadi Pusing, Yah Tapi Untungnya AyahKu Sudah Bilang Pada NenekKu Kalau Soal Biaya AyahKu Yang Akan Menanggung Semuanya, yah Untung AyahKu Bilang Itu Semua, Sebab Aku Tidak Ingin NenekKu Jadi Terus Memikirkan Semuanya, Karena Jika Memikirkan Hal Itu, NenekKu Malah Semakin Sulit Sembuh, Yah NenekKu Pun Juga Minta DiBawa Pulang Saja Sih, Tapi AyahKu Sudah Bilang Agar Jangan Memikirkan Semuanya Itu, Entahlah Berhasil Apa Tidak, Aku Sendiri Agak Takut Yah Kalau NenekKu Merasa Dirinya Menjadi Beban Untuk Orang Lain, Malah Nanti Akan Melakukan Hal Yang Tidak-tidak, Apalagi Selama Masuk Rumah Sakit, Bicaranya Saja Sudah Sembarangan Dan Seperti Orang Yang Tidak Mau Menghargai Hidupnya Lagi, Yah KuHarap NenekKu Mau Tenang-tenang Saja, Lalu Setelah Mendengar Kondisi NenekKu, Aku Pun Hanya Menonton TV, Lalu Menyalakan KomputerKu, Kali Ini InternetKu Sudah Kembali Menyala Toh, Yah Baguslah, Tapi Kadang Masih Suka Putus Sih, Yah Aku Pun Hanya Memeriksa E-mailKu Dan Ternyata Ada Tambahan Dari Anak DKV Itu Toh, Huh..Kerjaan Lagi Dah, Lalu Aku Pun Mencoba Membereskan Yang Perlu DiTambahkan, Kemudian Aku Pun Makan Dan Menonton TV, Setelah Itu Kembali Ke Depan Komputer Mendengarkan Musik, O Yah Ternyata Hari Ini Teman-teman AdikKu Menginap Toh, Yup..Sudahlah.., Yah Sekarang Aku Mau Menonton Anime Naruto Yang Baru Saja Ah..Setelah Itu Harus Cepat-cepat Tidur, Karena Besok Aku DiMinta Jualan Di Kantin Gereja, yah Katanya Sih Besok Itu Adalah Tugas Wilayah Dan Aku Yang DiMinta Jualan Coba, Pagi-pagi Lagi, Yah Sudahlah, Selesai Nonton Harus Cepat Tidur Pokoknya, Bisa Kurang Tidur Nih Besok, Huh..
I have a wall you cannot see
Because it's deep inside of me
It blocks my heart on every side
And lets my emotions hide
You can’t reach in
You can’t reach out
And you wonder what its all about
This wall I have that you can’t see
Results from what was done to me
Each time my heart was hurt
The scars within grew worse and worse
So brick by brick I built this wall
I made it so thick it will not fall
I know this process will be slow
For its never easy to let things go
For just by brick by brick I laid
With every hurt and every pain
It's really hard to let you In
Thinking I might get hurt again
So brick by brick this wall will break
As love replaces every ache
This wall has fallen and I am free
But some of the debris is still
Deep inside of me
No comments:
Post a Comment