Tuesday, August 19, 2008

Good Experience

Hari Selasa Tanggal 19 Agustus 2008
Hmm..Hari Ini Aku Bangun Jam 11.30 Siang, Yah..Hari Ini Sudah Hari Biasa Dan Semua Orang Yang Kerja Kembali Kerja, Yang Sekolah Yah Kembali Sekolah, Sedangkan Yang Nganggur, Yah Tetap Sama Dengan Hari Libur, Tidak Ada Kegiatan, Yah Itulah Aku, Tapi Aku Harus Tetap Sabar Dan Jalani Apa Adanya, KuYakin WaktuKu Pasti Akan Tiba, Yah Setelah Bangun Aku Pun Hanya Baca Koran, Lalu Paman Dan SepupuKu Datang Untuk Melihat NenekKu, yah..Sejak Kondisi NenekKu Yang Tidak Membaik Sama Sekali, Setiap Hari Pasti Ada Saja Yang Datang Untuk Menjenguk NenekKu, Yah Lalu Aku Pun Hanya Menonton TV, Lalu Saat Sedang Menonton, Tiba-tiba Ada TemanKu Yang Menelepon, Yah Aku DiMinta Bantu Jualan Minuman Di Gereja, Katanya Sedang Kekurangan Orang, Yah..Karena Sedang Butuh Bantuan Dan Aku Juga Tidak Ada Kegiatan, Maka Aku Pun Mandi, Lalu Setelah Itu Makan Dan Ke Gereja, Ternyata Memang Sepi Yang Jaga, Yah Aku Pun Akhirnya Jaga Dengan Orang Dari Wilayah Lain, Kenal Pun Baru 3 Minggu Yang Lalu, Yah Orang Itu Juga Jaganya Setengah-setengah, Sebab Orang Itu Lebih Sering Jalan-jalan Mencari Makanan, Gila Seharian Aku Jaga, KuLihat Orang Itu Makan Terus, Pantas saja Gendut, Tapi Orangnya Lucu Kok, Yah..Saat Jaga Stand Minuman Itu, Yang Paling Repot Adalah Saat Selesai Misa, Karena Umat Kan Sudah Banyak Tuh, Terus Sumber Dayanya Terbatas, Jadi Bisa Bingung Siapa Beli Apa Dan Siapa Saja Yang Sudah Bayar MauPun Belum, Bahkan Tadi Sampai Ada 3 Botol Minuman Yang Belum DiBayar Karena Lupa, Yah Lain Kali Mesti Hati-hati Saja, Dan Yang Paling Agak Membosankan Adalah Saat Masih Misa, Yah Otomatis Tempat Jualan Pasti Sepi Sekali, Tapi Untungnya Karena Jualan Di Gereja Dan GerejaKu Itu Kan Sebelahnya Panti Asuhan Khusus Laki-laki, Jadi Saat Sepi, Banyak Anak-anak Yang Datang Dan Bermain, Bahkan Tadi Saja Orang Yang Ikut Menjaga Stand DenganKu, Sedang Mengajarkan Menyanyi Pada Anak-anak, Sungguh Lucu, Yah Dengan Adanya Semua Itu, Maka Suasana Pun Jadi Tidak Begitu Membosankan, LagiPula Aku Sendiri Agak Mulai Senang Jaualan Minuman, Sebab Saat Jualan Aku Pun Bisa Mengobrol Dengan Banyak Orang, Yah Rata-rata Bapak-bapak Dan Ibu-ibu Sih, Mereka Itu Biasanya Bercerita Perjuangan Mereka Untuk Ikut Novena Di GerejaKu Dan Mereka Sudah Mengikuti Novena Dari Aku Belum Lahir Lagi, Selain Itu Mereka Yang Ikut Pun Aslinya Bukan Dari GerejaKu, Yah..Tidak KuSangka Mereka Itu Rajin Sekali Yah Ikut Novena Di GerejaKu, yah Sebab Banyak Orang Yang Bilang Novena Di GerejaKu Itu, Biasanya Keinginannya Terkabul, Yah Aku Tidak Tahu, Karena Selama Hampir 4 Tahun Aku Ikut Novena, Aku Itu Tidak Pernah Minta Apa-apa Sih, Sebab Aku Pun Tidak Tahu Apa Yang KuInginkan, Yah..Pokoknya Jualan Minuman Itu Tidak Buruk Juga, Karena Kadang Dapat Mendengarkan Orang Lain Curhat, Mungkin Jika Aku Sungguh Tidak Dapat Pekerjaan Sama Sekali, Boleh Tuh Jadi Penjual Minuman Sungguhan ^^', Lulus S1 Malah Jadi Penjual Minuman Coba, Tapi Banyak Kok Yang Begitu, Yah..Yah..Tahulah, Kan Itu Juga Kalau Sudha Tidak Ada Jalan BagiKu, Yah Untuk Saat Ini Tetap Untuk Bersabar Saja Dan Menunggu Jalan Yang Akan DiTunjukkan Tuhan PadaKu, Yah..Aku Yang Jaga Dari Jam 1 Siang Sampai 7 Malam, Akhirnya Berhnti Untuk Ikut Novena Dulu, Awalnya Aku Itu Minggu Ini Tidak Akan Ikut Novena Dan Akhirnya NovenaKu Putus Di Minggu Ke-5, Karena Saat Jam 7 Itu, Beberapa Orang Yang Jaga Stand Minuman Bilang Mau Ikut Novena, Bahkan Orang Yang Jaga DenganKu Juga Mau Ikut Novena Dan Bilang Tidak Mau Putus, Yah Aku Pun Akhirnya Menawarkan Diri Untuk Menjaga Sendiri, Yah..Orang Lain Mungkin Memiliki Keinginan Yang Ingin Sekali DiKabulkan Oleh Tuhan, Sehingga DiBandingkan DenganKu, Orang Lain Lebih Pentinglah, Aku Itu Kan Selama Ini Ikut Hanya Untuk Menghormati Dan Membuang WaktuKu Saja, Yah..Lalu Saat Aku Sedang Jaga Sendiri, Tiba-tiba TemanKu Datang Dan MemaksaKu Untuk Ikut Novena, Kata TemanKu, TemanKu Yang Akan Menggantikan Aku, TemanKu Kan Sudah Ikut Novena Yang Siang, Yah Aku Yang Awalnya Tidak Mau Karena Tidak Enak, Akhirnya Setelah DiPaksa Oleh TemanKu, Aku Pun Ikut Novena Juga, Setelah Novena Selesai, Aku Pun Kembali Menjaga Stand Minuman, Hingga Akhirnya Waktunya Tutup Yaitu Jam 10 Malam, Yah Aku Pun Bantu Beres-beres Dan Mengangkat Sisa-sisa Minuman Yang Ada, Lalu Setelah Itu Aku Pun Pulang, Sesungguhnya Sih Aku DiSuruh Jangan Pulang Dulu, Sebab Katanya Pastur Yang Baru DiAngkat Jumat Kemarin, Mau Traktir Makan MUDIKA, Yah Pastur Yang Baru DiAngkat Itu Sangat Dekat Dan Terkenal Sekali Di Kalangan MUDIKA Dan KuLihat Begitu Banyak Orang Yang Sangat Sayang Sekali Pada Pastur Baru Itu, Yah Aku Sih Kurang Begitu Kenal, Karena Aku Kan Baru Mulai Aktif Di MUDIKA Tahun Ini, Yah Alasan Aku Menolak Ajakan Makan-makan Itu Karena Aku Itu Masih Belum Begitu Dekat Dengan MUDIKA Yang Ada, Saat Ini Saja Baru Coba Mendekatkan Diri Dengan MUDIKA LingkunganKu Dan LagiPula, Awalnya Kan Aku Cuma Mau Membantu Saja Dan Setelah TugasKu Selesai Yah Aku Pulang, Setelah Sampai Di Rumah, Aku Pun Langsung Mandi, Lalu Berbaring Sebentar, Huh..Badan Cukup Lelah Juga, Sudah Seharian Lebih Banyak Berdiri, Karena Tidak Ada Tempat Duduk, Yah Setelah Berbaring Sebentar, aku Pun Makan, Wah..Sungguh Lapar Sekali Pokoknya Aku Ini, Setelah Makan Aku Pun Mengajak Jalan-jalan AnjingKu, Lalu Setelah Itu Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Mendengarkan Musik Sambil Memeriksa E-mail, Yah Setelah Ini Mestinya Aku Menyelesaikan Web Yang DiMinta, Tapi Badan Sudah Lelah, Lebih baik Besok Sajalah, Huh..Pegal-pegal Rasanya, O Yah..Tadi Saat Misa Juga Ada Kejadian Yang Cukup Menarik BuatKu, Tadi Saat Kotbah, Pastur Bertanya Siapa Saja Yang Sudah Bertunangan Atau Menikah, Harap Angkat Tangan, Lalu Setelah Itu Ada Sepasang Orang Yang Maju, Lalu Si Pastur Menyuruh Mereka Berdua Untuk Saling Berhadapan Lalu Saling Memperhatikan Satu Sama Lain, Yah Perhatikan Dari Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki Selama 1 Menit, Lalu Si Pastur Bertanya Pada Yang Laki-laki, Apa Yang Ingin Si Laki-laki Katakan Pada Si Perempuan, Yah Si Laki-laki Itu Malah Hanya Bilang Terima Kasih Karena Sudah Mau Menemaninya DiSaat Susah MauPun Senang, Lalu Si Pastur Bertanya Pada Si Laki-laki, Menurut Si Laki-laki Si Perempuan Itu Cantik Apa Tidak, Si Laki-laki Malah Menjawab Relatif Coba, Apa Coba Maksudnya, Yah Kalau Aku Yang Berada Pada Situasi Itu Dan Seandainya Dia Yang Ada Di HadapanKu, Mungkin Yang Pertama Kali Aku Katakan Pada Dia Adalah Betapa Cantiknya Dia, Baik Dari Luar MauPun Dalam, Yah Secara Fisik Dan Hatinya, Selain Itu Aku Juga Akan Mengatakan, Dari Dulu Hingga Selamanya Aku Akan Selalu MencintaiMu Apa Adanya, Yah..Yah..Ada-ada Saja Yah Aku, Jadi Membayangkan Yang Tidak-tidak ^^', Yup..Yup..Sudah Ah..Mau Tidur Saja Sekarang, Eh Tapi Masih Ada Ice Cream Yang Harus DiHabiskan Lagi ^^', Makan Dulu Lalu Tidur..

I learned the greatest philosophy from my Father.
A philosophy that is built upon other philosophical foundations.
You are the Master of your own destiny
The keys have been laid upon your hands, to open up to a world other than that that you have lived.
You are climbing a mountain with no top. Sailing a sea that never ports.
Through multiple scars throughout the school of life, you master the destiny that life has held for you.
You caress and hold it as to nurture a newborn baby, that shines the highest hues of brilliance.
You watch opportunity perform before your very presence.
Displaying hours upon hours of visions that fell like grains of sands through very old wrinkled and tough hands.
You face death in the face with life, as a brave soldier with a badge for bravery.
You place your hand in the Saviors, the only one you have searched for through painful strife's and gainful hurts.
You face eternity with boldness and honor as the crown of life you have won.
You never look again to become the scavour of salt.
You march on with Jesus realizing the whole time, that you were the Master of Your Own Destiny.
The crown of life you have won.

No comments: