Hari Selasa Tanggal 17 Juni 2008
Huh..Payah Dah, Hari Ini Akhirnya Aku DiBangunkan Oleh IbuKu Jam 9 Pagi, Saat Bangun Aku Pun Langsung Saja Kaget, Yah Bagaimana Tidak Kaget Coba, Aku Kan Seharusnya Jam 8 Pagi Itu Ada Tes Psikotest Dari Panggilan Kerja Kemarin, Eh Sekarang Aku Malah Bangun Jam 9 Pagi, Padahal Aku Itu Sudah Pasang Alarm Agar Bisa Bangun Jam 5.30 Pagi, Tapi Ternyata Alarmnya Malah Tidak Bunyi, Huh..Bangun-bangun Aku Sungguh Kesal Pada DiriKu Sendiri, Kenapa Aku Tidak Bisa Bangun Sendiri, Kenapa AlarmKu Juga Tidak Bunyi, Huh..Padahal Ini Kan KesempatanKu Untuk Ikut Tes Kerja, Huh..Aku Pun Jadi Berpikir, Seandainya Hari Ini Aku Sidang Jam 8 Pagi Dan Baru Bangun Jam 9 Pagi, Bisa Tidak Ikut Sidang Aku, Huh..Sepertinya Masalah Susah Bangun PagiKu Ini Harus Segera KuAtasi, Sebab Jika Begini Terus Bisa Bahaya Juga, Hmm..Tapi Aku Bingung Harus Bagaimana, Jika Aku Bangun Pagi Juga Tidak Ada Guna, Nantinya Aku Pasti Tidur Lagi, Seandainya Ada Kegiatan Yang Harus KuLakukan Setiap Pagi, Aku Pasti Bisa Membiasakan Diri Selalu Bangun Pagi, Tapi Apa Yang Bisa KuLakukan, Huh..KuSungguh Tidak Tahu, Sudah Dalam Pikiran Ini Terus Saja Kepikiran Aku Tidak Ikut Tes Kerja, Yah Aku Sih Sudah Bilang, Mau DiTerima Atau Tidak, Tidak Pengaruh BuatKu, Hanya Aku Itu Ingin Coba Mengikuti Tes Saja, Untuk Menambah PengalamanKu, Tapi Sekarang Mau Bagaimana Lagi, Untuk Yang Kesekian Kalinya, Aku Dapat Panggilan Kerja, Tetapi Aku Tidak Pernah Datang, Yah Rasa Putus Asa Juga Mulai Muncul, Tetapi Dalam HatiKu Aku Mau Yakin, Kalau Semua Ini Pasti Ada Maknanya Dalam HidupKu Dan Tuhan Pasti Akan Selalu Menunjukkan Jalannya, Yah Mungkin Benar Belum Saatnya Aku Itu Kerja, Mungkin Untuk Saat Ini Aku Itu Belum DiIjinkan Untuk Kerja, WaktuKu Belum Tiba, Yah Aku Harus Tetap Bersabar Dan Menunggu, Aku Harus Percaya, Aku Kan Sudah Menyerahkan Seluruh HidupKu Pada Tuhan, Yah Saat Ini Tidak Ada Gunanya Lagi Aku Menyesal, Lebih Baik Aku Tetap Menjalani HidupKu, Anggap Saja Pekerjaan Itu Bukan JodohKu, Yah Lalu Aku Pun Kembali Tidur Dah, Setelah Tidur Beberapa Jam, Aku Pun Bangun, Gila Bangun-bangun Rumah Penuh Dengan Asap, Yah Asapnya Berasal Dari Semprotan Nyamuk, Pantas AnjingKu Berteriak Terus, Huh..Gara-gara Semprotan Kecoa-kecoa Pun Mulai Bermunculan Dah, Yah Aku Pun Hanya Baca Koran, Lalu Beli Makanan Di Depan Rumah, Saat Hendak Makan, IbuKu Pun Bilang PadaKu, Kenapa Aku Tidak Bilang Pada IbuKu Kalau Aku Itu Mau Tes Jam 8 Pagi, Sehingga IbuKu Bisa MembangunkanKu Agak Pagian, Bagaimana Mau Bilang Coba, Kemarin Saat Aku Pulang Saja IbuKu Sudah Tidur, Yah Aku Pun Bilang Pada IbuKu, Sudahlah, Memang Sudah NasibKu Kok, Yah Terlihat IbuKu Kecewa Sekali Dan Sungguh Berharap Aku Itu cepat Kerja, Tapi Mau Bagaimana, Inilah Kenyataan, Yah Lalu Setelah Makan Aku Pun Menonton TV Sambil Menunggu Kabar Dari TemanKu, Apakah TemanKu Sudah Kembali Ke Rumah Apa Belum, Yah Saat Menonton Ternyata Aku Tertidur Lagi, Setelah Tidur Sebentar, Aku Pun Bangun Dan Ternyata TemanKu Sudah SMS Dan Bilang Sudah Di Rumahnya, yah Aku Pun Langsung Saja Mandi, Lalu Makan, Kemudian Pergi Dah Ke Rumah TemanKu, Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Aku Bilang Saja Aku Hari Ini Gagal Ikut Tes Gara-gara Bangun Kesiangan, Yah Lalu Kami Pun Mengobrol Sebentar Sambil Menonton TV, Kemudian Mulai Dah Kembali Ke Urusan Skripsi Kami, Yah Setelah Memperbaiki Yang Perlu DiRevisi, Kami Pun Mengirim Hasilnya Ke Dosen Kami, Setelah Selesai Mengirim, Kami Pun Menonton TV Sambil Menunggu Waktunya TemanKu Pergi Menjemput TemanKu Yang Satu Lagi, Yah Lalu Teman Kami Itu SMS Katanya Tidak Jadi Datang, Sebab Sudah Malam, Sepertinya Sih Teman Kami Itu Marah, Sebab Tadi Teman Kami Itu Minta DiJemput Di Kantorya, Sebab Teman Kami Itu Ternyata Lupa Bawa Dompet, Tapi Kami Tidak Tahu Kantornya Dan TemanKu Menyuruh Teman Kami Itu Untuk Pinjam Uang Saja, Tapi Sepertinya Teman Kami Itu Tidak Mau, Yah Sudahlah, Mau Bagaimana Lagi, Salah TemanKu Juga Sih Yang Sembarangan Menjawab, Yah Karena TemanKu Yang Satu Lagi Tidak Datang Dan Tugas Sudah Selesai, Maka Aku Pun Pulang, Saat Sampai Di Rumah, Ternyata RumahKu Ramai, Yah Ada Teman-teman AdikKu Dan Katanya Mau Menginap Lagi, Gila Kembali Menginap, Yang Benar Saja, Yah Tahulah, Yah Saat Di Rumah Aku Pun Langsung Mandi, Lalu Setelah Itu Menyalakan KomputerKu Dan Menonton Film Drama, Setelah Selesai Menonton, Yah Biasa Aku Melakukan Hal Yang Ingin KuLakukan, Yah..Sampai Jam Segini Teman-teman AdikKu Itu Belum Tidur Sama Sekali Dan Gila Masih Berisik Saja, Sepertinya Teman-teman AdikKu Itu Menunggu Pertandingan Euro, Huh..Nonton Pertandingannya Sambil Menyalakan Radio Coba, Sehingga Berisik Sekali, Apa Tidak Sadar Kalau Mereka Itu Di Rumah Orang Apa, Sudah Jam 2 Pagi Lagi Saat Ini Dan Kalau Aku Lihat, Sepertinya AdikKu Sendiri Sudah Mengantuk Dan Entah Sudah Tidur Di Kamarnya Atau Sedang Apa, Huh..Tahulah, Yah Biarlah, Tapi Semoga Saja Jangan Sering-sering, Sebab Kalau Keseringan IbuKu Pasti Akan Marah Dah, Yah Dulu Ada TemanKu Yang Sering Menginap Hingga Akhirnya IbuKu Merasa Tidak Nyaman, Yah Sudahlah, Urusan AdikKu Saat Ini, Aku Tidak Mau Ikut-ikutan, Yah Setelah Ini Lebih Baik Aku Tidur Saja, Toh Tidak Melakukan apa-apa Lagi, Sleep Time..
Travelled road ~ rough and worn
I've walked with ease on many morn
Down your path of known delights
I've trodden through on many nights
To sleep a dreamless sleep
My footsteps echo not within
Within the paths where I have been
Oh, how I crave my soul's respite
To dream of life within this night
To sleep a sleep of dreams
Oh, travelled road ~ you're all I've known
But fever deep inside has grown
To walk the walk that others might
And realize a dream tonight
To sleep a sleep of dreams
This trodden path is worn and long
Each day does bring a seasoned song
That's sung till light has turned to night
And dulls the life with no delight
To sleep a dreamless sleep
I see a field of emerald green
No foot has passed ~ nor ever been
Down unseen path toward dawning light
I'll stay until the sweetest night
To sleep my sleep of dreams....
Huh..Payah Dah, Hari Ini Akhirnya Aku DiBangunkan Oleh IbuKu Jam 9 Pagi, Saat Bangun Aku Pun Langsung Saja Kaget, Yah Bagaimana Tidak Kaget Coba, Aku Kan Seharusnya Jam 8 Pagi Itu Ada Tes Psikotest Dari Panggilan Kerja Kemarin, Eh Sekarang Aku Malah Bangun Jam 9 Pagi, Padahal Aku Itu Sudah Pasang Alarm Agar Bisa Bangun Jam 5.30 Pagi, Tapi Ternyata Alarmnya Malah Tidak Bunyi, Huh..Bangun-bangun Aku Sungguh Kesal Pada DiriKu Sendiri, Kenapa Aku Tidak Bisa Bangun Sendiri, Kenapa AlarmKu Juga Tidak Bunyi, Huh..Padahal Ini Kan KesempatanKu Untuk Ikut Tes Kerja, Huh..Aku Pun Jadi Berpikir, Seandainya Hari Ini Aku Sidang Jam 8 Pagi Dan Baru Bangun Jam 9 Pagi, Bisa Tidak Ikut Sidang Aku, Huh..Sepertinya Masalah Susah Bangun PagiKu Ini Harus Segera KuAtasi, Sebab Jika Begini Terus Bisa Bahaya Juga, Hmm..Tapi Aku Bingung Harus Bagaimana, Jika Aku Bangun Pagi Juga Tidak Ada Guna, Nantinya Aku Pasti Tidur Lagi, Seandainya Ada Kegiatan Yang Harus KuLakukan Setiap Pagi, Aku Pasti Bisa Membiasakan Diri Selalu Bangun Pagi, Tapi Apa Yang Bisa KuLakukan, Huh..KuSungguh Tidak Tahu, Sudah Dalam Pikiran Ini Terus Saja Kepikiran Aku Tidak Ikut Tes Kerja, Yah Aku Sih Sudah Bilang, Mau DiTerima Atau Tidak, Tidak Pengaruh BuatKu, Hanya Aku Itu Ingin Coba Mengikuti Tes Saja, Untuk Menambah PengalamanKu, Tapi Sekarang Mau Bagaimana Lagi, Untuk Yang Kesekian Kalinya, Aku Dapat Panggilan Kerja, Tetapi Aku Tidak Pernah Datang, Yah Rasa Putus Asa Juga Mulai Muncul, Tetapi Dalam HatiKu Aku Mau Yakin, Kalau Semua Ini Pasti Ada Maknanya Dalam HidupKu Dan Tuhan Pasti Akan Selalu Menunjukkan Jalannya, Yah Mungkin Benar Belum Saatnya Aku Itu Kerja, Mungkin Untuk Saat Ini Aku Itu Belum DiIjinkan Untuk Kerja, WaktuKu Belum Tiba, Yah Aku Harus Tetap Bersabar Dan Menunggu, Aku Harus Percaya, Aku Kan Sudah Menyerahkan Seluruh HidupKu Pada Tuhan, Yah Saat Ini Tidak Ada Gunanya Lagi Aku Menyesal, Lebih Baik Aku Tetap Menjalani HidupKu, Anggap Saja Pekerjaan Itu Bukan JodohKu, Yah Lalu Aku Pun Kembali Tidur Dah, Setelah Tidur Beberapa Jam, Aku Pun Bangun, Gila Bangun-bangun Rumah Penuh Dengan Asap, Yah Asapnya Berasal Dari Semprotan Nyamuk, Pantas AnjingKu Berteriak Terus, Huh..Gara-gara Semprotan Kecoa-kecoa Pun Mulai Bermunculan Dah, Yah Aku Pun Hanya Baca Koran, Lalu Beli Makanan Di Depan Rumah, Saat Hendak Makan, IbuKu Pun Bilang PadaKu, Kenapa Aku Tidak Bilang Pada IbuKu Kalau Aku Itu Mau Tes Jam 8 Pagi, Sehingga IbuKu Bisa MembangunkanKu Agak Pagian, Bagaimana Mau Bilang Coba, Kemarin Saat Aku Pulang Saja IbuKu Sudah Tidur, Yah Aku Pun Bilang Pada IbuKu, Sudahlah, Memang Sudah NasibKu Kok, Yah Terlihat IbuKu Kecewa Sekali Dan Sungguh Berharap Aku Itu cepat Kerja, Tapi Mau Bagaimana, Inilah Kenyataan, Yah Lalu Setelah Makan Aku Pun Menonton TV Sambil Menunggu Kabar Dari TemanKu, Apakah TemanKu Sudah Kembali Ke Rumah Apa Belum, Yah Saat Menonton Ternyata Aku Tertidur Lagi, Setelah Tidur Sebentar, Aku Pun Bangun Dan Ternyata TemanKu Sudah SMS Dan Bilang Sudah Di Rumahnya, yah Aku Pun Langsung Saja Mandi, Lalu Makan, Kemudian Pergi Dah Ke Rumah TemanKu, Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Aku Bilang Saja Aku Hari Ini Gagal Ikut Tes Gara-gara Bangun Kesiangan, Yah Lalu Kami Pun Mengobrol Sebentar Sambil Menonton TV, Kemudian Mulai Dah Kembali Ke Urusan Skripsi Kami, Yah Setelah Memperbaiki Yang Perlu DiRevisi, Kami Pun Mengirim Hasilnya Ke Dosen Kami, Setelah Selesai Mengirim, Kami Pun Menonton TV Sambil Menunggu Waktunya TemanKu Pergi Menjemput TemanKu Yang Satu Lagi, Yah Lalu Teman Kami Itu SMS Katanya Tidak Jadi Datang, Sebab Sudah Malam, Sepertinya Sih Teman Kami Itu Marah, Sebab Tadi Teman Kami Itu Minta DiJemput Di Kantorya, Sebab Teman Kami Itu Ternyata Lupa Bawa Dompet, Tapi Kami Tidak Tahu Kantornya Dan TemanKu Menyuruh Teman Kami Itu Untuk Pinjam Uang Saja, Tapi Sepertinya Teman Kami Itu Tidak Mau, Yah Sudahlah, Mau Bagaimana Lagi, Salah TemanKu Juga Sih Yang Sembarangan Menjawab, Yah Karena TemanKu Yang Satu Lagi Tidak Datang Dan Tugas Sudah Selesai, Maka Aku Pun Pulang, Saat Sampai Di Rumah, Ternyata RumahKu Ramai, Yah Ada Teman-teman AdikKu Dan Katanya Mau Menginap Lagi, Gila Kembali Menginap, Yang Benar Saja, Yah Tahulah, Yah Saat Di Rumah Aku Pun Langsung Mandi, Lalu Setelah Itu Menyalakan KomputerKu Dan Menonton Film Drama, Setelah Selesai Menonton, Yah Biasa Aku Melakukan Hal Yang Ingin KuLakukan, Yah..Sampai Jam Segini Teman-teman AdikKu Itu Belum Tidur Sama Sekali Dan Gila Masih Berisik Saja, Sepertinya Teman-teman AdikKu Itu Menunggu Pertandingan Euro, Huh..Nonton Pertandingannya Sambil Menyalakan Radio Coba, Sehingga Berisik Sekali, Apa Tidak Sadar Kalau Mereka Itu Di Rumah Orang Apa, Sudah Jam 2 Pagi Lagi Saat Ini Dan Kalau Aku Lihat, Sepertinya AdikKu Sendiri Sudah Mengantuk Dan Entah Sudah Tidur Di Kamarnya Atau Sedang Apa, Huh..Tahulah, Yah Biarlah, Tapi Semoga Saja Jangan Sering-sering, Sebab Kalau Keseringan IbuKu Pasti Akan Marah Dah, Yah Dulu Ada TemanKu Yang Sering Menginap Hingga Akhirnya IbuKu Merasa Tidak Nyaman, Yah Sudahlah, Urusan AdikKu Saat Ini, Aku Tidak Mau Ikut-ikutan, Yah Setelah Ini Lebih Baik Aku Tidur Saja, Toh Tidak Melakukan apa-apa Lagi, Sleep Time..
Travelled road ~ rough and worn
I've walked with ease on many morn
Down your path of known delights
I've trodden through on many nights
To sleep a dreamless sleep
My footsteps echo not within
Within the paths where I have been
Oh, how I crave my soul's respite
To dream of life within this night
To sleep a sleep of dreams
Oh, travelled road ~ you're all I've known
But fever deep inside has grown
To walk the walk that others might
And realize a dream tonight
To sleep a sleep of dreams
This trodden path is worn and long
Each day does bring a seasoned song
That's sung till light has turned to night
And dulls the life with no delight
To sleep a dreamless sleep
I see a field of emerald green
No foot has passed ~ nor ever been
Down unseen path toward dawning light
I'll stay until the sweetest night
To sleep my sleep of dreams....
No comments:
Post a Comment