Saturday, May 17, 2008

Heart Beat

Hari Jumat Tanggal 16 Mei 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 11.30 Siang, Yah Bangun Pun Karena Alarm, Saat Bangun Aku Baca Koran Dan Tidak Tahu Kenapa, Bangun-bangun Bawaannya Mau Emosi Saja Huh..Aneh.., Yah Setelah Baca Koran Aku Pun Makan Es, Lalu Mandi Dan Setelah Itu Pergi Ke Kampus, Yah Aku Tidak Makan Dulu, Karena Tiba-tiba Selera MakanKu Hilang, Entah Kenapa, Yah Saat Sampai Di Kampus, Aku Pun Harus Menunggu Teman-temanKu Yang Lain Dan Sudah DiTunggu 30 Menit, Aku Pun Jadi Curiga, Kemarin SMS Jam 2 Siang Ketemu Dosen, Tetapi Malamnya YM Ketemunya Jam 1 Siang Dan Aku Tidak Salah Baca Kok, Kemungkinan TemanKu Lagi Yang Salah SMS, Yah Sambil Menunggu Aku Pun SMS Teman-temanKu Yang Lain Untuk Bertanya Tempat Perpisahan Di Mana, Sebab Aku Tidak Tahu Jalan Dan Tidak Info Lebih Lanjut, Yah Tapi Ternyata SMSKu Itu Tidak DiBalas-balas, Aku Pun Jadi Malas Dah Untuk Pergi Ke Acara Perpisahan, Huh..Lalu Beberapa Teman SkripsiKu Datang, Yah Kami Langsung Saja Menemui Dosen Kami, Lalu Mulai Dah Dosen Kami Memberitahukan Apa Saja Yang Harus DiPerbaiki Dan Aku Mencatat Bagian Mana Saja Yang Harus DiPerbaiki, Wah..Banyak Sekali Yang Harus DiPerbaiki Dan DiTambah, Aku Jadi Mulai Pesimis Apakah Waktunya Cukup Lagi, Tapi Perbaikan Mestinya Tidak Makan Waktu Lama, Kalau Mau Serius, Yah..Aku tidak Boleh Pesimis Dulu, Harus DiCoba Dulu, Lalu Dosen Kami Pun Bilang Kamis Depan Ketemu Lagi Untuk Melihat Hasil Perbaikan Kami, Yah Masih Ada Waktu 1 Minggu Untuk Perbaikan, Lalu Setelah Menemui Dosen Kami, Yah Kebetulan Aku Dapat SMS Blasan Yang Bilang Untuk Kumpul Di Kampus Dulu Jam 5.30 Sore, Yah Berhubung Masih Ada Waktu, Maka Aku Pun Pulang Dulu Dan Teman-teman SkripsiKu Juga Pulang Ke Tempat Masing-masing, Yah Saat Sampai Di Rumah, Aku Pun Beristirahat Dulu Dan IbuKu Bertanya, Apakah Aku Mau Pakai Mobil, Aku Bilang Saja Tidak Usah, Toh Hanya Sendirian, Yah Padahal AyahKu Itu Sudah Memperbaiki Mobilnya, Bahkan Bensin Sudah DiIsi Penuh Dan Sudah DiCuci Lagi Mobilnya, Yah tapi Aku Tetap Bilang Tidak Usahlah, Yah Maka Setelah Beristirahat Beberapa Lama, Aku Pun Mandi, Lalu Siap-siap Pergi, Sebelum Pergi Kembali Ayah Dan IbuKu Bertanya Apakah Aku Sungguh Tidak Mau Pakai Mobil, Yah Aku Bilang Saja Tidak Usah, Yah Maaf Untuk AyahKu, Padahal Sudah Sengaja Pulang Kerja Lebih Cepat Dan Mempersiapkan Mobil Dengan Baik, Tetapi Aku Menolak Untuk Pakai Mobil, Yah Itu Sudah PlihanKu Dan Aku Hargai Maksud Baik AyahKu Dan Kepercayaan Yang DiBerikan PadaKu, Yah Lalu Aku Pun Pamitan Pergi Dan Sebelum Pergi, Aku Pun Menghela Nafas Dulu, Entah Kenapa Dan Saat Di Jalan, Aku Pun Bertanya Pada DiriKu Sendiri, Nanti Aku Harus Bersikap Bagaimana Yah?? Mau DiBilang Bersenang-senang, Aku Pasti Tidak Senang, Yah Paling-paling Diam Saja, Yah..Lalu Akhirnya Aku Pun Sampai Di Kampus Dan Ternyata Parkiran Motornya Berubah Sedikit, Yah Lalu Aku Pun Akhirnya Bertemu Teman-temanKu Yang Lain dan Hanya Ada 4 Orang, Wah..Pasti Yang Lain Telat Semua Dah, Biasa Dah.., Yah Sambil Menunggu Yang Lain Datang, Aku Pun Tiba-tiba Jadi Ingin Makan Bakso Kampus, Yah Sudah Lama Tidak Makan Baksonya Dan Ternyata Harganya Sudah Naik, Yah Kebetulan Aku Juga Belum Makan Dari Pagi Lagi, Yah Selesai Makan Aku Pun Mengobrol Dengan Adik Kelas Yang Bertanya Mengenai Skripsi, Yah Semester Dpan Sudah Gantian Adik Kelas Yang Skripsi, Yah Maka Aku Pun Menjelaskan Dan Saat Aku Menjelaskan, Tiba-tiba Aku Terkejut, Yah Dia Datang, Aku Betul-betul Kaget Dan Tidak Menyangka Kalau Dia Juga Ikut Acara Perpisahan, Sungguh Di Luar DugaanKu Betul-betul, Yah Saat Melihat Dia JantungKu Berdebar Dengan Cepat, Entah Kenapa, Aku Sungguh Tidak Menyangka Akan Bisa Melihat Dia Lagi, Selain Jantung Berdebar Ceat, Aku Pun Jadi Salah Tingkah Dan Sebentar-sebentar Terus Melihat Dia Sambil Menjelaskan Skripsi Pada Adik KelasKu, Huh..Aku Bahkan Sambil Tidak Konsentrasi Mengobrol Dengan Adik KelasKu, Yah Setelah Waktunya Berangkat Ke Tempat Acara, Aku Pun Sempat Melambaikan Tangan Dan Senyum Padanya, Ingin Sih Mengobrol, Tapi Tidak Berani, Jantung Terus Saja Berdebar Dengan Cepat, Huh..Payah Dah.., Lalu Karena Dia Ikut Mobil TemanKu Dan Aku Naik Motor Sendiri, Akhirnya Kami Pun Pergi Terpisah, Yah Saat Menuju Tempat Acara, JantungKu Masih Saja Berdebar Dengan Cepat, Sampai-sampai Mau Lepas Rasanya, Padahal Aku Sudah Bilang Pada Diri Sendiri, Tenang Ded..Tenang.., Yah Selama Di Perjalanan Aku Pun Mencoba Menenangkan DiriKu, Tapi Setiap Tahu Dia Itu Ikut, JantungKu Terus Berdebar Dan Bingung, SikapKu Nanti Harus Bagaimana Yah Padanya Nanti?? Apa Bisa Biasa Yah?? Apa Nanti Aku Berani Mengajak Dia Mengobrol Yah?? Huh..Aku Sungguh Tidak Tahu, Lalu Akhirnya Aku Pun Sampai Dan Saat Itu Dia Belum Sampai, Karena Naik Mobil, Pasti Agak Macet Sedikit, Yah Selama Menunggu Acara DiMulai, Aku Pun Terus Memandang Ke Arah Pintu Masuk, Melihat Kapan Dia Akan Sampai, Yah Lalu Saat Acara DiMulai, Ternyata Dia Belum Datang Juga Dan Makan-makan Pun Sudah DiMulai, Yah Aku Pun Makan Dah..Sambil Bercanda Dengan Teman-temanKu Yang DiSebelahKu Dan Adik Kelas Yang Di DepanKu, Yah Makanan Buat Bercanda Coba ^^', Lalu Beberapa Lama Kemudian, Dia Pun Akhirnya Datang Dan Tempat Duduk Kami Sangat Jauh Sekali, Yah Sayang Sekali, Lalu Aku Yang Makan Pun Tiba-tiba Hilang Nafsu Makan Dan Kembali JantungKu Berdebar Dengan Cepat Dan Sebentar-sebentar Aku Mencuri Pandang Ke Arah Dia, Duh..Tuhan Apa Yang Harus KuLakukan?? Yah Aku Berpikiran Untuk SMS Dia Untuk Bertanya Apa Kabarnya, Tapi Melihat Dia Sedang Sibuk Mengobrol Dan Makan, Aku Pun Tidak Berani SMS, Yah Akhirnya Aku Pun Hanya Diam Saja Sampai-sampai Beberapa TemanKu MenegurKu Dan Bertanya Kok Diam Saja?? Yah Aku Malah Menjawab Apa Kabar?? Sungguh Tidak Nyambung Yah..Huh..Mau Bagaimana, PikiranKu Tiba-tiba Kosong Dan JantungKu Berdebar Dengan Cepat, Apakah Sungguh PerasaanKu Padanya Itu Belum Hilang Yah, Ternyata Aku Sungguh Mencintai Dia, Yah Lalu Acara Pun Berakhir Dengan DiBerikannya Beberapa Gelar Pada Beberapa Orang Angkatan 2004 Dan Dia Terpilih Sebagai Yang Tercantik Di HIMTI Angkatan 2004, Wah..Sungguh Tidak DiDuga Dan Saat Aku Tahu, Aku Pun Bilang Pada Diri Sendiri, Ded..Ded..Lihatlah Bagaimana Perbedaan Level Antara Aku Dan Dia, Dia Itu DiAnggap Sebagai Yang Tercantik Loh.., Jadi Janganlah Bermimpi Kalau Dia Mau MenyukaiMu Ded..Tidak Mudah, Yah Sepertinya Kembali Aku Itu Menyukai Seorang Princess, Yah Aku Sadar Diri Kok, Oleh Karena Itu Aku Tidak Berani Terlalu Berharap Terlalu Tinggi, Mungkin Saat Ini HarapanKu Yang Tertinggi Yah Bisa Menjadi Teman Dia Lagi, Yah Mungkin Aku Hanya Bisa Sebatas Itu Saja, Karena Perbedaan Kami Terlalu Jauh, Yah..Lalu Acara Terakhir Pun DiTutup Dengan Foto-foto Angkatan 2004 HIMTI Dan Saat Semua Angkatan 2004 Maju Dan Berkumpul Untuk Foto-foto Bersama, Hanya Aku Saja Yang Tidak Maju, Yah Tidak Ada Yang Tahu Sih Aku Itu Tidak Maju, AlasanKu Tidak Maju, Karena Aku Merasa Bukan Bagian Dari Angkatan 2004 Lagi, Yah Kalau Bagian Dari HIMTI Masih, Tapi Bagian Dari Angkatan 2004 Mungkin Sudha Tidak, Melihat Semua Teman-temanKu Yang Penampilannya Sudah Sangat Hebat Sekali, Aku Pun Merasa Sudah Kalah Jauh, Yah Tidak Apa-apalah, Aku Sudah Bilang Tidak Ingin Mengejar Teman-temanKu Lagi, Aku Sudah Bangga Kok Bisa Mengenal Mereka, Yah Sesungguhnya Aku Itu Merasa Bukan Bagian Angkatan 2004 Lagi Itu Sudah Sejak Beberapa Semester Yang Lalu, Sesungguhnya Aku Lebih Suka Saat HILETKu, Yah Saat Itu Aku Merasa Senasib Dan Sepenanggungan Dengan Mereka Dan Aku Bangga Menjadi Bagian Dari Mereka, HIMTI Angkatan 2004, Tapi Seiring Berjalannya Waktu, Aku Pun Mulai Merasa Beda Dengan Semuanya, Yah Dulu Yang Sepertinya Satu Kesatuan, Tapi Makin Lama Sepertinya Menjadi Perkelompok Yang Individu Dan Aku Pun Selalu Berusaha Untuk Netral Tidak Terlalu Ikut Kelompok ManaPun, Tapi Pada Akhirnya Aku Malah Merasa Sendirian Dan Akhirnya Mulai Merasa Tidak Betah, Huh..Payah Dah.., Yah Tapi Semua Telah Berlalu, Yah Setelah Selesai Acara, Kami Pun Berkumpul Di Depan Restoran Dan Kembali Berfoto-foto, Tapi Aku Tidak MAu Ikutan, Sejak Dulu Kan Aku Tidak Suka DiFoto, Yah Mungkin Karena Aku Melihat DiriKu Tampak Buruk Kalau DiFoto, Sehingga Aku Pun Tidak Suka DiFoto, Yah Saat Yang Lain Sedang Sibuk Foto-foto, Salah Satu TemanKu Bilang Ingin Menunpang Pulang DenganKu, Yah Rumah TemanKu Di Kelapa Gading, Jadi Tidak Begitu Jauh, Dulu Aku Juga Pernah Mengantar Sekali TemanKu Itu Pulang, Yah Tapi Aku Pun Bilang Aku Tidak Bawa Helm, Yah PikirKu Kan Aku Pergi Sendiri, Maka Pulang Pun Sendiri, Ternyata Aku Salah, Yah Akhirnya TemanKu Itu Meminjam Helm Pada TemanKu Yang Mantan Ketua HIMTI Tahun Lalu, Helm Yang DiPinjam Itu Helm Lambang Perpisahan Lagi Dan Baru Saja DiDapat, Tapi Malah DiPakai TemanKu Dulu, Yah..Yah..Nasib..Yah Lalu Setelah Berpamitan Dengan Semuanya, Maka Aku Dan TemanKu Pun Pulang Dan Aku Pun Melihat Dia Untuk Terakhir Kalinya, Yah Aku Pun Hanya Bisa Melihat Dari Jauh Saja Dan DiSaat-saat Terakhir Pun Aku Tidak Berbicara Sepatah Kata Pun Padanya, Sungguh Sayang Sekali, Tapi Aku Harus Bagaimana Lagi, JantungKu Itu Berdebar Terus Sampai-sampai Bicara Saja Susah, Ingin Aku Melihat Dia Untuk Waktu Yang Lebih Lama Lagi, Tapi Sayangnya Aku Sudah Harus Pulang, Sebab Aku Tidak Tahu Jalan Pulang, Jadi Harus Ikut Yang Mau Pulang Dah, Yah..Saat Di Parkiran, Melihat TemanKu Tidak Bawa Jaket, Aku Pun Memberkan JaketKu Dah, Yah Kebetulan Aku Pakai Baju 2 Ini, Jadi Tidak Apa-apalah, Lalu Kami Pun Pulang Dan Selama Di Jalan, JantungKu Masih Tetap Berdebar Cepat Dan Aku Pun Terus Bertanya Pada DiriKu Sendiri, Apakah Aku Masih Ada Kesempatan Bertemu Dia, Bisakah..?? Atau Ini Sungguh Yang Terakhir Kalinya, Yah Aku Pun Terus Saja Bertanya-tanya Pada DiriKu Dan Terus Memikirkan Dia, Padahal TemanKu Yang Menumpang DenganKu Itu MengajakKu Mengobrol Dengan Berpendapat Soal Acara Hari Ini, Yah Aku Pun Agak Tidak Konsentrasi Karena Terus Memikirkan Dia Dan Akhirnya Aku Dan TemanKu Itu Hanya Mengobrol Saat Lampu Merah Saja, Yah Selama Perjalanan Mengantar TemanKu, TemanKu Sedikit Menyinggung Tentang Angkatan HIMTI 2004, Yah Katanya Tidak DiSangka Yah, Dari HILET Bisa Sampai Saat Ini, Yah Aku Hanya Bisa Bilang Iya, Lalu Akhirnya Aku Pun Sampai Di Tempat TemanKu Dan Setelah Itu Aku Pun Pulang, Huh..Badan Sudah Pegal Rasanya, Kelamaan DiMotor, Lalu Saat Aku Sampai Di Rumah Aku Pun DiBilang Komputer Rusak, Huh..Baru Saja Pulang Sudah Ada Masalah Coba, Saat Tahu KomputerKu Sungguh Rusak, Tidak Tahu Aku Itu Ingin Kesal Atau Apa, Sebab JantungKu Itu Masih Berdebar Sangat Cepat Dan Aku Masih Memikirkan Dia Dalam DiriKu Ada Perasaan Yang Ingin Keluar, Tapi Tidak Tahu Apa, Aku Pun Bingung Kenapa Yah JantungKu Terus Berdebar, Padahal Acara Sudah Selesai Dan Aku Sudah Diu Rumah, Yah Aku Pun Tiba-tiba Saja Memberanikan DiriKu SMS Dia Untuk Bertanya Apa Kabar?? Tapi Ternyata SMSKu Tidak Sampai, Yah Sudahlah Memang Sudah Takdir Kali, Yah Dengan Perasaan Yang Agak Kacau Dan Kepala Yang Agak Sakit Lagi, Aku Pun Berada Di KamarKu dan Berbaring Sambil Coba SMS TemanKu Yang Lain Untuk Minta Pendapat Mengenai JantungKu Yang Terus Saja Berdebar Dengan Cepat(Kan Tidak Mungkin Aku Punya Penyakit Jantung Coba ^^'), Yah Akhirnya Tidak Ada Yang Membalas, Yah Maklumlah, Sudah Tengah Malam Juga Dan Tiba-tiba SMSKu Ke Dia Sampai Dan Dia Balas SMSKu, Aku Terkejut Sekali, Lalu Kami Pun SMSan Untuk Beberapa Saat Dan Setiap Aku Membaca SMS Dari Dia, Aku Pun Terus Saja Tersenyum Sendiri, Yah SMS Dia Yang Selalu Dapat MembuatKu Tersenyum Dan Merasa Hidup, Bahkan Rasa Sakit KepalaKu Pun Hilang Saat SMSan Dengan Dia, Yah Aneh Yah.., Lalu SMS Kami Pun Harus Berhenti, Sebab Dia Besok Ada Tes Untuk Kerja, Semoga Saja Dia Bisa Lolos Tes, Yah Setelah SMSan Dengan dia, Aku Pun Jadi Tidak Bisa Tidur, Entah Kenapa DenganKu, Sudah Coba-coba Ganti Posisi Tidur, Tetap Saja Tidak Bisa Tidur, Sampai-sampai Hari Pun Sudah Menjelang Pagi Huh..Bingung Aku, Lalu Aku Pun Terus Saja Memejamkan MatKu Dan Coba Menenangkan DiriKu Dan Akhirnya Aku Pun Tertidur, Tidak Tahu Sudah Jam Berapa, Tapi Sepertinya Sudah Pagi, Karena Mulai Ada Cahaya DiJendelaKu Huh..

Hari Sabtu Tanggal 17 Mei 2008
Setelah Kesulitan Tidur, Akhirnya Aku Pun Bangun Jam 11 Siang, Padahal Dalam Diri Rasanya Masih Mengantuk, Tapi Tidak Bisa Tidur Lagi, Entah Kenapa Dan Yang Aenhnya, Aku Masih Merasakan JantungKu Berdebar Dengan Cepat Dan Saat KuLihat HPKu Ada SMS, Aku Berharap Saja Itu Dari Dia, Tapi Ternyat Bukan, Dari TemanKu, Aku Pun Bilang Pada Dii Sendiri, Ingat Ded..Jangan Terlalu Berharap, Kalau Mau Berharap Pun Hanyalah Sebatas Teman, Ingat Selalu Ded.., Yah Benar, Bukan Karena Kemarin Kami Sempat SMSan Lagi Sebentar, Itu Artinya Harapan Itu Muncul Lagi, Aku Harus Bisa Terus Menyadarkan DiriKu Kalu Aku Harus Coba Untuk Menganggap Dia Itu Sebagai Teman, Yah Sebagai Teman Saja, WalauPun Jauh Di Dalam HatiKu, Aku Itu Terus Menganggap Dia Spesial Dan Berkali-kali Ingin Mengatakan Kalau Aku Mencintai Dia, Tapi Aku Harus Sadar, Yah Maka Aku Pun Bangun-bangun Dengan Pikiran Kosong Rasanya Dan Jantung Terus Saja Berdebar, Huh..Akhirny Aku Pun Bolak-balik Rumah Dan Sebentar Berbaring, Sebentar Duduk, Tidak Jelas Dah Melakukan Apa, Mau Coba Tidur Lagi, Tapi Tidak Bisa, Huh..Payah Dah..Sudah Nafsu Makan Juga Tidak Ada, Lalu KakakKu Juga Mengeluh Komputer Yang Rusak, Sebab Mau DiPakai Katanya, Tapi CD WindowsKu DiPinjam Oleh TemanKu, Jadi Paling-paling Menunggu Hari Senin Aku Meminjam Pada TemanKu Yang Lain, Yah Rusak Saja Mengeluh, Makannya Bukannya Ikut Merawat, Tahunya Pakai Saja Sih.., Yah Akhirnya Kakak Dan AdikKu Malah Main Game, Yah Sudahlah, Lalu Akhirnya Yang KuLakukan Hanyalah Menonton TV Dan Sebentar-sebentar Menemani AnjingKu Karena Ribut Terus Tidak Jelas Dan Kembali Menonton TV Dah, Lalu Setelah KuLihat Jam, Aku Pun Mandi Dan Berencana Ke Gereja, Siapa Tahu Saja Saat Di Gereja, Aku Bisa Merasa Lebih Tenang, Yah Maka Setelah Mandi, Aku Pun Ke Gereja Dan Saat Di Gereja, Aku Pun Terus Saja Menghela Nafas Dan Tanpa Konsentrasi Mengikuti Misa, Aku Pun Bertanya Dalam HatiKu, "Tuhan, Apakah Tuhan Tahu Apa Yang Terjadi Kemarin, Apakah Tuhan Tahu Siapa Yang KuLihat Kemarin, Apakah Tuhan Tahu Bagaimana PerasaanKu Saat Ini, JantungKu Terus Saja Merasa Berdebar-debar, Entah Kenapa, Padahal Kemarin Saat Aku Tidur, Aku Sempat Bermimpi TemanKu Bilang PadaKu Kalau Dia Sudah Menikah, Yah Mimpi Yang Aneh, Yah Tuhan Ada Apa Dengan DiriKu Saat Ini, Sungguh Begitu Dalamkah PerasaanKu Padanya, Yah Tpi Tuhan, Melihat Dia Baik-baik Saja, Aku Pun Senang, Apalagi Bisa Melihat Senyumnya, Rasanya Jika Engkau Mengambil NyawaKu Saat Ini, Aku Pun Tidak Akan Pernah Menyesal, Karena Aku Bisa Melihat Senyumnya Dan Bisa SMSan Dengannya Walau Hanya Sesaat, Sungguh Tidak Ada Penyesalan BagiKu Tuhan, KuHarap Engkau Mau Selalu Menjaganya Dan Bantulah Dia Meraih Keberhasilan Dan Kebahagiaan, Tetap Jagalah Senyum Di Wajahnya, KuMohon PadaMu, Yah Selain Itu KuHarap Kau Juga Mau Memberikan Keberhasilan Pada Teman-temanKu Yang Saat Ini Sudah Bekerja, Mereka Pasti Menjadi Orang Hebat, Aku Dapat Melihatnya Kemarin, Yah Pada Akhirnya Aku Hanya Bisa Berkata Terima Kasih PadaMu Tuhan, Terima Kasih Banyak Atas Segalanya..", Yah Setelah Dari Gereja Aku Pun Pulang Dan Setelah 1 Hari Tidak Makan, PerutKu Akhirnya Menjadi Lapar Dan JantungKu Sudah Mulai Agak Tenang, Syukurlah.., Yah Akhirnya Aku Pun Langsung Saja Makan Roti Yang Ada Dan Setelah Itu Menonton TV, Setelah Menonton TV, Yang KuLakukan Adalah Membeli Makanan, Lalu Coba KuNyalakan KomputerKu Dan Ternyata Bisa Menyala Lagi, Syukurlah Aku Tidak Harus Format Ternyata, Lalu Aku Pun Mulai Melakukan Hal Yang Biasa Dan Setelah Ini Aku Harus Makan Dulu, Sudah Beli Makanan Dari Tadi, Malah Belum DiMakan Coba, Yah Sudah Makanlah, O Iya Besok Aku Akhirnya Akan Ke Rumah SepupuKu Karin Dah ^^', Yah Untuk Merayakan Kelahiran Adiknya Karin, Wah..Aku Mau Bawa Apa Yah Besok, Hmm..Bingung, Yah Lihat Sajalah..Akhirnya Ketemu Lagi, Setelah Sekian Lama Tidak Bertemu, Yup..Yup..Sudah Makan..makan..

I love you.
Those are the words that open my thoughts, my heart, and my soul.
Those are the words that fill my head, this book, and the hole
That continued to grow with every mistake I made, every person that I lost
Left me with a debt that my mind could not pay, so my heart had to pay the cost.
Those are the words that are my gift, my nepenthe, and my pain.
Those are the words that make me happy, make me crazy, and make me sane.
I love you.
Those are the words that open my thoughts to happiness and sorrow.
The joy of being with you today and fear of losing you tomorrow.
Those are the words that open my heart up to you
To show you how I feel about everything you do.
Those are the words that open my soul and everything inside.
All the feelings that I have and all the pain that I hide.
I love you.
Those are the words that is my gift to you from me.
To bring you lots of joy and make you very happy.
Those are the words that are my nepenthe for past memories
They bring my mind to rest and it slowly starts to ease.
Those are the words that are my pain that slowly eats away
At my mind and soul and makes them start to rot and decay.
I love you.
Those are the words that fill my head with happy thoughts of us.
All the romantic memories and times of love struck lust.
Those are the words that fill this book from the start until the end.
It shows in every page, how much I tried to tend.
And those are the words that fill the hole.
I love you.
Those are the words that make me happy deep within my heart.
When you say them to me, my body starts to warm, each and every part.
Those are the words that make me crazy when I know not what to think.
All my thoughts start to spin and my sound mind starts to sink.
Those are the words that make me sane when my thoughts are crystal clear.
Now I know what to say as I whisper in your ear,
I love you.

No comments: