Thursday, April 24, 2008

Face The Reality

Hari Rabu Tanggal 23 April 2008
Hari Ini Aku Bangun Jam 12 Siang, Saat Bangun Yang KuLakukan Adalah Berada Di DepanKu Mendengarkan Musik Sebentar Dan Biasa Posting Di Forum yang Saat Ini Aku Sedang Aktif, Lalu Hingga Akhirnya InternetKu Mati, Aku Pun Mematikan KomputerKu Dan Membaca Koran, Lalu Beberapa Lama Kemudian, AdikKu Pulang, Yah Hari Ini Adalah Hari Ujian Akhir Nasionalnya Yang Kedua, Entah Apa Semuanya Berjalan Lancar Apa Tidak, Lihat Sajalah Nanti Hasilnya Dan Tinggal 1 Hari Lagi Toh Ujiannya, Yah Aku Yang Setelah Membaca Koran, Lalu Bermain Dengan AnjingKu Sebentar Dan Saat Itu Kebetulan Ada IbuKu, Lalu IbuKu MelihatKu Dan Berkata PadaKu, Sepertinya KepalaKu Rambutnya Sudah Mulai Menipis, Yah Aku Juga Sudah Sadar Akan Hal Itu Sejak Lama, Yah Tidak Bisa DiSangkal Lagi, KepalaKu Pasti Akan Sama Dengan AyahKu, Padahal Dulu Saat Kecil, Saat Seluruh KeluargaKu Mengatakan Kalau KepalaKu Pasti Akan Sama Dengan AyahKu Yaitu Botak, Aku Selalu Tidak Suka Dan Bilang Hal Itu Tidak Akan Pernah Terjadi, Tapi Takdir Tidak Akan Bisa DiHindari Lagi Dan Ini Sudah Kenyataan, Buah Tidak Akan Jatuh Jauh Dari Pohonnya, Yah Jujur Dulu Saat Aku Selalu Merasa RambutKu Itu Rontok, Aku Takut Sekali, Aku Akan Menjadi Seperti Apa Nanti, Aku Takut Semua Orang Akan MenertawakanKu, Selain Itu Ada Rambut Saja Tidak Ada Yang Suka, Apalagi Nanti Tidak Ada Rambut, Yah Tapi Semakin Lama, Aku Belajar Untuk Menerima Kenyataan Yang Ada, Yah DiriKu Akan Jadi Seperti Apa Nanti, Aku Sudah Tidak Peduli Lagi, Aku Hanya Akan Menjalani Apa Adanya, Toh Orang-orang Selalu Berkata PadaKu, Hidup Ini Harusnya DiSyukuri, Karena Itu Aku Tidak Mau Lagi Takut Akan Apa Yang Terjadi PadaKu Suatu Saat Nanti, Yah Setelah Bermain Dengan AnjingKu, Aku Pun Makan, Lalu Setelah Itu Mandi Dan Bersiap-siap Ke Rumah TemanKu, Lalu Aku Pun Pergi Ke Rumah TemanKu, Saat Mau Ke Rumah TemanKu, Ternyata Jalan Yang KuLewati Sedang Ada Demonstrasi, Sehingga Jalanan Pun Menjadi Macet, Sungguh Ada-ada Saja, Yah Setelah Beberapa Lama Akhirnya Aku Pun Sampai Di Rumah TemanKu Dan Ternyata TemanKu Itu Baru Bangun, Yah Setelah Membukakan Pintu TemanKu Kembali Tidur Dan Aku Yah Meminjam Internet TemanKu Untuk Browsing, Padahal Di Rumah Juga Ada Internet, Tapi DariPada Aku Tidak Melakukan Apa-apa, Yah Aku Pun Sempat Chat Dengan Teman Semester 1Ku Si Kepala Suku Dan Aku DiBeritahu Kalau TemanKu Itu Ibunya Baru Saja Mengalami Kecelakaan Dan Jari Kaki Kanannya Harus DiAmputasi, Yah Aku Yang Mendengar Hal Itu Langsung Saja Terkejut Dan Bingung Mau Bilang Apa, Aku Hanya Bisa Bilang Tabah Dan Berharap Ibunya Bisa Cepat Sembuh, Sungguh Hal Yang Tidak Terduga, Yah Lalu Setelah Itu Kami Pun Membicarakan Soal TemanKu Yang Saat Ini Sedang Bingung Apakah Mau Kerja Di Luar Atau Di Indonesia Dan TemanKu Juga Cerita, Kalau TemanKu Itu Punya Impian Untuk Membangun Sekolah, Yah Sejak Dulu TemanKu Si Kepala Suku Memang Orang Yang Suka Mengajar Bahkan Juga Kadang Seperti Seorang Pendeta Dan Aku Ingat Dulu Saat Baru Pertama Kali Kuliah, TemanKu Itu Banyak Sekali MembantuKu Dan Mengajarkan Aku Hal-hal Yang KuTidak Bisa, Jadi Dunia Pendidikan Memang Sangat Cocok Dengannya, Yah Mendengar Impian TemanKu Yang Begitu Hebat, Aku Pun Merasa Kagum Dan Bertanya Pada Diri Sendiri, Apa Yah ImpianKu?? Yah Saat Ini Mungkin Aku Tidak Memiliki Impian ApaPun Lagi, Tapi Kelak Aku Pasti Akan Menemukan ImpianKu, Aku Percaya Akan Semua Itu, Yah Setelah Chat Beberapa Lama, Akhirnya TemnKu Harus Off, Sebab TemanKu Itu Sedang Berada Di Rumah Sakit Dan Besok Ibunya Sudah Akan Pulang Dari Rumah Sakit, Yah KuHanya Bisa Berdoa Ibunya Akan Selalu Sehat-sehat Saja Dan Tuhan Selalu Menunjukkan Jalan Untuk TemanKu Itu, Yah Selesai Chat Akhirnya TemanKu Yang Tadi Tidur Pun Akhirnya Bangun, Setelah TemanKu Bangun Kami Pun Hanya Mengobrol Sambil Mencari Informasi Mengenai Bunga Bank Dan Juga Bicara Jumat Ini Enaknya Kegiatannya Apa Saja Selain Makan-makan, Yah Kami Pun Mengobrol Hingga Akhirnya Menonton TV Dan Teman Kami Yang Lain Minta Untuk DiJemput, Lalu Akhirnya TemanKu Itu Pergi Jemput Seperti Biasa Lalu Aku Menjaga Rumah Dan Tidak Biasanya Aku Merasa sangat Lapar Dan Berharap Kalau TemanKu Kembali Akan Membawa Makanan, Lalu Setelah Menunggu Beberapa Lama Kedua TemanKu Pun Kembali Dan Kami Pun Makan, Setelah Itu Kami Ke Kamar TemanKu Dan Aku Merasa Sepertinya TemanKu Itu Akan Main Game Lagi, Tapi Ternyata Tidak, Ternyata TemanKu Itu Sedang Menunggu Kiriman E-mail, Yah Ternyata E-mail Yang DiTunggu Adalah Skripsi Kedua Teman Kami Yang Menggunakan Metode Yang Sama Dengan Kami, Yah Aku Pun Terkejut Dan Agak Merasa Kesal Pada TemanKu, Sebab Aku Sudah Bilang Jangan Minta Skripsi Kedua Teman Kami Itu, Tapi TemanKu Juga Tetap Minta, Yah Aku Itu Awalnya Sudah Merasa Tidak Enak Karena Menggunakan Metode Yang Sama Dan Saat Ini Malah Minta Skripsinya Untuk DiContoh Beberapa Bagian, Yah Entahlah Kenapa Aku Merasa Agak Kesal Dan Kecewa Saja, Karena Aku Tidak Ingin Bertengkar Dan Menunjukkan Rasa KesalKu Itu, Aku Pun Ke Ruang Tamu Dan Coba Menenangkan DiriKu, Yah Aku Itu Bukannya Sok Suci Atau Sok Jago, Hanya Saja, Aku Merasa Tidak Pantas Untuk Lulus, Sebab Saat Akhirnya Aku Itu Harus Semester 8, Aku Kira Akhirnya Aku Dan Teman-temanKu Dapat Membuktikan Kami Itu Dapat Lulus Dengan Metode Yang Kami Cari Sendiri, Tapi Akhirnya Kami Pun Tidak Mampu Dan Kembali Ke Metode Lama, Setelah Kembali Memutuskan Untuk Menggunakan Metode Lama, Aku Pun Ingin Menunjukkan Kalau Dulu Metode Itu Kami Lebih Dahulu Yang Menemukan, Maka Kami Dapat Lulus, Tapi Nyatanya, Saat Ini Saat Kami Ingin Mulai Menulis Bab 3, Ternyata TemanKu Malah Memilih Melihat skrispi Teman Kami Yang Semester Lalu, Yah Aku Merasa Kecewa Karena Sepertinya Untuk Lulus, segala Cara Itu DiHalalkan, Jujur Saja Harga DiriKu Itu Terasa Sangat Rendah Jadinya, Aku Pun Bingung Harus Bagaimana Hingga Akhirnya Tiba-tiba Aku SMS TemanKu Dan Akhirnya Aku Pun DiSadarkan Oleh TemanKu, Yah TemanKu Itu Bilang, "Orang Lain Ingin Lulus, Tapi Susah Dan Saat Ini KemungkinanKu Untuk Lulus Itu Lebih Besar Lagi Dengan Adanya Bantuan Dari Kedua TemanKu Yang Mau Membantu Dan Memberikan Skripsi Mereka Semester Lalu Untuk DiJadikan Contoh, Aku Harusnya Senang, LagiPula Aku Juga Tidak Mungkin Tidak Berbuat Apa-apa Kan", Yah Mungkin TemanKu Itu Benar, Aku Harusnya Senang Karena JalanKu Jadi DiMudahkan Dan Tidak Mestinya DiSaat Seperti Ini Aku Itu Bersikap Egois Dan Berusaha Untuk Jujur Tapi Kenyataannya Tidak Mampu Dan Hanya Mementingkan Harga DiriKu Dan LagiPula Kan Topik Juga Berbeda, Hanya Metode Yang Sama, Jadi Mau Bagaimana Juga, Skripsi Kami Itu Masih Termasuk Original Dan Kami Pun Harus Berusaha Sendiri Pada Akhirnya, Yah Setelah Aku Merasa Tenang, Aku Pun Kembali SMS TemanKu Dan Berterima Kasih Sekali Dan TemanKu Itu Juga Sempat Marah PadaKu, Sebab Mengira Aku Itu Sudah Lulus Tapi Tidak Memberitahu TemanKu Itu, Yah Aku Pun Bilang Saja, "Tidaklah Aku Pasti Memberitahu Kalau Sudah Lulus" Apalagi TemanKu Itu, Yah Setelah Aku Tenang, Aku Pun Kembali Ke Kamar TemanKu Dan Ternyata Kedua TemanKu Itu Sedang Sibuk Masing-masing, Yang Satu Main Game Komputer Seperti Biasa, Yang Lain Main HP, Yah..Biasalah..Lalu Aku Pun Hanya Melihat TemanKu Itu Main Game Dan Beberapa Lama Kemudian TemanKu Mengajak Pulang Dan Kami Pun Pulang Dah, Tapi Sebelum Aku Mengantar TemanKu Itu Pulang seperti Biasa, Tiba-tiba DadaKu Terasa Sesak Seperti Biasa, Maka Aku Pun Istirahat Sebentar Hingga Rasa Sakit Itu Hilang, Baru Aku Mengantar TemanKu, Huh..Ada Apa DenganKu, Payah Dah.., Yah Setelah Mengantar TemanKu, Aku Pun Pulang Dan Saat Sampai Di Rumah, Aku Pun Langsung Saja Mandi, Lalu Menyalakan KomputerKu Dan Aku Pun Mulai Menulis Dah, Tapi Sebelum Aku Menulis, Seperti Biasa Aku Membaca Beberapa Artikel, Yah Beberapa Lama Ini Aku Sering Membaca Artikel Dari Sebuah Website, Isinya Sungguh Bagus Dan Menjadi Berkat UntukKu Sendiri, Setiap KuBaca Artikel Itu, Aku Semakin Sadar Makna Akan HidupKu, Yah Setelah Baca Aku Pun Menulis Dan Setelah Ini Aku Mungkin Mau Tidur Saja, Yah..Tidak Terasa, Sebentar Lagi Sudah Mau Akhir Minggu Lagi, Yup..Sudah Ah..Tidur..Tidur..Zzz...


I listen to the wind,
as it drives the drifting snow.
I hear it as it howls,
and I wonder if it knows.

I listen to the wind,
blow through the branches bare,
and marvel at the powers,
that flow through on the air.

I listen to the wind,
as it rolls back warm again,
with strings of geese and songbirds
and soft life-giving rain.

I listen to the wind,
blow through the leaves of trees,
and thank it for its coolness,
and embrace the summer breeze.

I listen to the wind,
as it waves the grasses gold,
with Autumn leaves and splendor,
and nights, returning cold.

I listen to the wind,
as it drives the drifting snow.
I hear it as it howls,
and I wonder if it knows.

No comments: