Wah...Boleh DiBilang 1 Minggu Sudah Aku Tidak Menulis, Yah Hal Itu Dapat DiMaklumkanlah, Karena Selama 1 Minggu Ini MonitorKu Rusak Dan Ini Baru Ganti Yang Baru, Yah Mau Bagaimana Lagi, MonitorKu Yang Lama Itu Sudah 5 Tahun Dan Sudah Pernah DiPerbaiki 1 Kali Dan Kembali Rusak Lagi, Yah Sebenarnya Sangat Sayang Sekali Sih Harus Ganti Montor, Karena Mau Tidak Mau Kan Harus Keluar Uag Lagi, Huh..Aku Ini Benar-benar Selalu Saja Menghabiskan Biaya Keluarga Paling Besar, Sudah Bayar Uang Untuk Semester 8, Harus Ganti Monitor, Di Rumah Sekarang Yang Sudah Tidak Kuliah Lagi Malah Hanya Tidur-tiduran, Huh..KuSungguh Tidak Berguna Dah...Yah..Sudahlah, Lebih Baik Aku Menceritakan Apa Saja Yang KuAlami Dan PerasaanKu Selama 1 Minggu Ini.
Yah DiMulai Dari Hari Sabtu Tanggal 2 Februari 2008, Yah 1 Hari Setelah Hujan Besar Yang Membuat RumahKu Sempat Kemasukkan Air Setelah Beberapa Tahun Tidak Pernah Kemasukkan Air, Yah Aku Pun Bangun Pagi Seperti Biasa, Saat Bangun Aku Pun Bersiap-siap Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Hari Ini Kan Rencananya Mau Bertemu Dosen Pembimbing Kami, Yah Aku Pun Mandi, Lalu Makan, Setelah Itu Aku Pun Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Sebelum Pergi TemanKu Sudah SMS Apakah HAri Ini Mau Bertemu Dosen Kami, Karena Jika Mau Bertemu, Maka Apa Yang Mau Kami Tanyakan Dan Kami Lakukan, Yah Aku Pun Tidak Membalas SMS TemanKu Itu Dan Langsung Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Saat Aku Mau Pergi, Cuaca Sudah Mendung, Wah..KuTidak Tahu Apakah Akan Hujan Lagi Apa Tidak Hari Ini, Yah MAsa Bodohlah, Aku Pun Tetap Saja Nekat Pergi Dan Ternyata Sepanjang Jalan Sempat Gerimis Sesaat, Yah Nasib Dah..Lalu Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Wah..Rumahnya Sepi, Aku Mengira TemanKu Itu Tidak Ada Di Rumah, Karena Aku Miss Call Tetapi Tetap Saja Tidak DiBukakan Pintu, Wah..Tidak Lucu Kan Jika Aku Datang Jauh-jauh Lalu Pulang Lagi, Lalu Setelah Menunggu Beberapa Lama, Aku Pun SMS TemanKu Itu, Yah Sebenarnya Aku Malas Sih SMS, Tapi Daripada Tidak Jelas Menunggu Di Depan Pagar Rumah Orang, Kan Tidak Enak Jika DiLihat Orang Lain, Yah Setelah Beberapa Lama Akhirnya TemanKu Itu Keluar Juga, Yah TemanKu Itu Tahu Aku Miss Call Dan Tidak Menyangka Kalau Miss Call Itu Maksudnya Sudah Di Depan Rumah TemanKu Itu, Yah Payah Dah, Padahal Aku Kalau Biasa Ke Rumah TemanKu Itu Kalau Aku Miss Call Kan Artinya Aku Sudah Di Depan Rumah, Yah Tapi Tidak Apa-apalah, Yah Lalu Setelah Itu Aku Pun Mulai Berdiskusi Dengan TemanKu Soal Mau Bertemu Dosen Kami Apa Tidak Dan Mau Bertanya Apa, Yah Akhirnya Kami Pun Memutuskan Untuk YM Dosen Kami Dan Bilang Kalau Kami Akan Bertemu Dan Akan Menjelaskan Pada Dosen Kami, Bahan-bahan Yang Telah Kami Mengerti Sampai Saat Ini, Lalu Bertanya Sejujurnya Yang Kami Tidak Bisa, Yah Paling-paling DiMarahi Dah..Lalu Beberapa Lama Kemudian Dosen Kami Pun Membalas YM Kami Dan Ternyata Kata Dosen Kami, Dosen Kami Itu Sudah Ada Janji, Katanya Salah Kami Karena Tidak Membalas E-mail Dosen Kami Itu, Wah..KuSungguh Tidak Paham Dah, Padahal SetahuKu Yah..E-mail Dari Dosen Kami Itu Kan Cuma Bilang, Kalau Hari Ini Mau Berrtemu, Dosen Kami Itu Bisanya Jam 1.30 Siang, Yah MEmangnya Yang Seperti Itu Perlu DiBalas Yah?? Wah..Sungguh Sudah Salah Pengertian Antara Kami Dan Dosen Kami, Yah Sudah Nasib Dah.., Lalu Setelah Itu Temannya TemanKu Pun Datang Untuk Main, Yah Aku Pun DiTinggal Sendirian Di Kamar TemanKu, Yah Sudah Aku Pun Tidak Melakukan Apa-apa Dan Hanya Memanfaatkan Internet TemanKu Untuk Mencari Kerja, Yah Aku Tidak Langsung Pulang Karena Aku Berencana SePulang Dari Rumah TemanKu, Aku Mau Langsung Ke Gereja, Yah AkuPun Menunggu Hingga Waktu Yang Tepat Untuk Pulang, Yah Selama Mencari, Aku Menemukan Ada 2 Pekerjan Yang Menarik BuatKu, Yah Yang Pertama Adalah Menjadi Penginput Data Di Toko Buku Jepang, Yah Itu Aku Tertarik Sekali, Karena Sejak Dulu Aku Kan Suka Hal-hal Yang Bernuansa Jepang, Yah Bisa Kerja Di Toko Buku Jepang, Bisa SEkalian ISeng-iseng Baca ^^', Yah Tapi Sayang Sih, Salah Satu Persyaratannya Itu Harus Bisa Mengetik Dengan 10 Jari, Yah Itu KekuranganKu, Tapi Aku Rasa Aku Akan MencobaLah, Lalu Yang KeDua Adalah Menjadi Guru TK(Taman Kanak-kanak) Di Sebuah Sekolah Dekat Jakarta Pusat, Wah..Yang Kali Ini Betul-betul Sangat Menarik MinatKu Dan Aku Ingin Sekali, Karena Dapat Menjaga Dan Mengajar Anak-anak Yang MAsih Kecil Itu Sangat Menarik, Yah BagiKu Anak-anak TK Itu Seperti Pelangi, Karena Anak-anak TK Itu Masih Berwarna-warni, Sebentar Bisa Senang, Sedih, Musuhan, Baikan Dan Banyak Lagi, Yah Itu Juga Kalau Menjadi Guru TK, Paling-paling Kerjanya Kan Cuma Setengah Hari, Sehingga Sisanya Aku Bisa Membuat SkripsiKu, Yah Tapi Yang Paling Menarik MinatKu Itu Adalah Aku Dapat Belajar Banyak Dari Menjaga Anak Kecil Dan Dapat Mengenali Berbagai Macam Sifat, Yah Selain Itu Aku Pun Ingin Mengajarkan Pada Anak-anak Itu Banyak Sekali Hal, Mulai Dari Arti Persahabatan, Sampai Arti Menolong Sesama Dan Jika Bisa Aku Pun Ingin Berbagi Banyak Cerita Untuk Mereka Dan Membantu Mereka Yang Mungkin Ada Yang Seperti Aku Dulunya, Agar Tidak Menjadi Seperti Aku Saat Ini, Yah Aku Akhirnya Anak-anak Itu Memiliki Warnanya MAsing-masing Dan Warnanya Itu Adalah Warna Yang Menyenangkan, Lalu Setelah Mengingat Alamat Web Itu, aku Pun Memutuskan, Nanti Saat Aku Pulang, Aku Akan Mengirim CV Secepatnya, Yah HatiKu Betul-betul Menginginkan Pekerjaan Sebagai Guru TK Itu, Aku Pun Tidak Sabar Untuk Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Aku Pun Melihat Jam Dan Akhirnya Aku Pun Pulang Dan Sebelum Pulang TemanKu Berkata Kalau Hari Senin Itu TemanKu Sudah Pulang Kampung, Yah Sudah, Berarti Mulai Senin Aku Belajar Di Rumah Sendiri Dah, Lalu Aku Pun Pulang, Saat Di Jalan, HatiKu Masih Saja Tidak Sabar Untuk Mengirim Lamaran Ke Sekolah Tersebut, Yah Ku Sungguh Menginginkan Pekerjaan Itu, Aku Tidak Peduli WalauPun Gajinya KEcil Sekali, Aku Hanya Ingin Pekerjaan Itu, Lalu Aku Pun Teringat Pada Masa-masa Aku TK Dulu, Yah Dulu Yah Guru TKKu, Kalau MenurutKu Sih Bukan Guru Yang Baik, Karena Cukup Menakutkan Juga BagiKu Dan Kurang Perhatian, Yang DiPerhatikan Hanya Beberapa Saja Dan Itu Pun Hanya Mereka Yang Sejak Kecilnya Sudah Memperlihatkan Memiliki Bakat Tertentu Dan Pintar, Yah Aku Sih Kecewa Dengan TKKu, Tapi Yang Sudahlah, Sudah Lewat Juga, Dan Itu Hanya Bagian Dari Masa LaluKu, Yah Untungnya TKKu Cuma 1 Tahun, Lalu Tanpa Terasa Aku Pun Sampai Di Gereja, Yah Saat Sampai, Aku Pun Memeriksa Jam, Ternyata Aku Sampai 1 Jam Lebih Cepat, Tidak KuSangka, Yah Itu Pasti Karena Jalanan Yang Sepi Dan Aku Yang Ingin Cepat-cepat, Yah Aku Pun Berpikir, Kalau Menunggu 1 Jam, Wah Tidak Lucu, Yah Aku Pun Memutuskan Untuk Pulang Dulu Lalu Mandi Dan Ganti Baju, Yah Agar Lebih Santailah, Lalu Aku Pun Pulang Dan Langsung Mandi, Yah Sebenarnya Saat Sampai Rumah Dan Sudah Mandi Sih Sudah Jadi Malas Ke Gereja Dan Mau Buat CV Saja, Tapi Kalau Aku Tidak Pergi Hari Ini, Maka Besoknya PAsti Tidak Akan Pergi, Yah Sudahlah, Lebih Baik Sabar Saja, Yah Lalu Aku Pun Sempat Bercerita Pada IbuKu Soal Lowongan Pekerjaan Yang KuTemukan, Lalu IbuKu Pun Bertanya Apakah Aku Yakin Dan Aku Pun Bilang Iya, Aku Yakin Dan Aku Sungguh Menginginkan Pekerjaan Itu, Yah IbuKu Pun Hanya Bisa MendukungKu, Lalu Beberapa Lama Kemudian Aku Pun Pergi Ke Gereja, Saat Sampai Di Gereja Aku Pun Berdoa Pada Tuhan Untuk Bertanya Pada Tuhan, Apakah Ini Adalah JalanKu?? Jika Iya Maka Tolong Berikanlah Aku Pekerjaan Yang KuInginkan Itu, Yah Pekerjaan Itu Pun Dapat Membantu Menghibur HatiKu Yang Selama Ini Sedang Berusaha Untuk Bangkit Kembali, Yah KuBerharap Dengan KeCeriaan Dari Anak-anak Kecil Itu, Dapat MembuatKu Kembali Ceria Juga, Yah KuHarap Tuhan Mau Menunjukkan Jalannya, Lalu Setelah Dari Gereja, Aku Pun Pulang Dan Langsung Tanpa MAkan Dan Apa-apa, Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Mulai Membuat CVKu, Yah Saat Baru Membuat Setengah, MonitorKu Tiba-tiba Saja Mati Dan Tidak Hidup Lagi, Yah Aku Pun Sungguh Kecewa Sekali, Yah Apalagi Yang Bisa KuLakukan, Mungkin Ini Adalah Keinginan Tuhan Yah.., Yah Sudahlah, Lalu Aku Pun Berusaha Mematikan KomputerKu Tanpa Monitor Dan Mau Tidak Mau Aku MAtikan Dengan Paksa, Yah Mau Bagaimana Lagi, Lalu Setelah Itu Aku Pun Bilang Kalau MonitorKu Rusak Lagi Dan MAti Tidak Bisa Nyala Lagi Seperti Dulu, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian, Teman-temanKu Malah Datang, Yah Aku Tahu Maksud Kedatangan Mereka, Yah Aku Pun Bilang Saja Pada Mereka Kalau MonitorKu Itu Sedang Rusak, Yah TemanKu Pun Kecewa, Karena Datang Kan Ingin Minta Film Naruto Yang Terbaru, Yah Mau Bagaimana Lagi, Lalu Tiba-tiba Saja AyahKu Menyuruh Agar Aku Menurunkan Monitornya Dan AyahKu Mau Coba-coba Memperbaikinya, Yah Tahulah AyahKu, Terakhir Kali Mencoba Memperbaiki Printer, Malah Jadi Rusak Sungguhan, SEkarang Monitor Lagi, Yah Biarlah, Toh Memang Sudah Rusak Total, Lalu Selama AyahKu Mencoba Memperbaiki, Aku Dan Teman-temanKu Itu Hanya Mengobrol Saja Di Ruang Tamu, Yah Tidak Jelas Sih MEngobrol Apa Saja, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian, AyahKu Pun Akhirnya Menyerah Dan Katanya Lihat Sajalah Nanti, Lalu Beberapa Lama Kemudian Teman-temanKu Pun Pulang Dan Setelah Mereka Pulang Aku Pun Tidur, Yah Aku Tidak Bisa Menulis, Tidak Ada Hal Yang Bisa KuKerjakan Juga, Yah Lebih Baik Aku TidurLah, Aku Sudah Lelah Juga Sih..Yah..Tidur..tidur..
Yup..Setelah Tidur Cukup Lama, Hari Ini Hari Minggu Tanggal 3 Februari 2008, Aku Pun Bangu Pagi-pagi, Karena Aku Harus Ke Gereja Untuk Menjaga Stand, Yah Stand Pendaftaran Orang-orang Yang Sakit Untuk Acara Gereja Hari Minggu Tanggal 10 Februari Jam 9 Pagi, Acara Hari Orang Sakit SeDunia, Yah WalauPun Aku Masih Mengantuk, Tapi Aku Harus Bangun Dan Pergi, Karena Ini Adalah TugasKu, Yah Aku Pun Mandi, Lalu Bersiap-siap Dan Tanpa Makan Aku Pun Langsung Pergi, Saat Sampai Aku Pun Hanya Duduk Di Meja Depan Gereja Untuk Menunggu Orang-orang Yang Mau Mendaftar, yah Aku Tidak Sendiri Sih, Ada Orang-orang Dari LingkunganKu Yang Aku Kenal Karena 1 Kepanitian dan Kami Pun Sempat Mengobrol Sebentar Tentang Berbagai Hal, Yah Cukup Baiklah Untuk Membuang Waktu Dan Ternyata Orang Yang KuAjak Mengobrol Itu Mengajar Bina Iman Remaja Di Gereja Dan Bertanya PadaKu, Apakah Aku Berniat Untuk Mengajar Juga?? Wah..Aku Pun Sempat Berpikir Akan Tawarannya, Yah Gimana Yah, Aku Sungguh Tidak Tahu Apakah Aku Bisa, Sungguh Aku Bingung Dah, Yah Aku Pun Menjawab, Mungkin Lain Kalilah, Yah Iman Sendiri Saja Belum Betul, Masa Sudah Mau Membina Orang Lain ^^', Yah Setelah Aku Berjaga Dari Jam 9 PAgi Sampai 11 Siang, Aku Pun Akhirnya Memutuskan Untuk Pulang, Yah Gereja Pun Sudah Sepi Toh Dan Sebelum Pulang, Aku DiIngatkan Kalau Hari Ini Ada Rapat Jam 7.30 Malam, Yah Aku Pun Sudah Berpesan, Aku Tidak Tahu Apakah Aku Bisa Ikut Apa Tidak, Karena Setelah Ini Aku Harus MEnemani Keluarga, Membeli Persiapan Imlek, Yah KuHarap Bisa DiMaklumi, Yah Untungnya Mereka Pun Memaklumi, Yah Setelah Sampai Di Rumah, Ternyata Ayah Dan IbuKu Sedang Pergi Sebentar, Yah Sudah, Sambil MEnunggu Aku Pun Tidur Sebentar, Lalu Setelah Ayah Dan IbuKu Pulang, Kami Pun Tidak Langsung Pergi, Tapi Menunggu IbuKu Menyelesaikan Pekerjaan Rumahnya Dulu, Yah Setelah Beberapa Lama Kami Pun Pergi Dan AdikKu, Tidak Mau Ikut, Tidak Tahu Kenapa, AdikKu Hanya Tidur Saja seharian, Yah Sudahlah, Maka Kami Pun Hanya Pergi Berempat, Yah Kami Pun Mulai Pergi Ke Pasaraya Manggarai, Yah Kami Mau Cari Baju Dulu, Yah..Saat Jalan-jalan Di Pasaraya Manggarai, Kakak Dan IbuKu Sih Menemukan Baju Yang Mereka Ingin Beli, Tapi Aku Tidak Menemukan Sama Sekali, Yah Yang KuTemukan Itu Hanyalah Jaket, Yah Tidak Apa-apalah, Setelah Berkeliling Cukup Lama, Kami Pun Memutuskan Pergi KE Tempat Lain, Yah Kami Pun Pergi Ke WTC Mangga Dua, Yah Kata Orang Di Mangga Dua Banyak Baju, Yah Kita Lihat Saja, Lalu Saat Sampai Di WTC Mangga Dua, Kami Pun Mulai Jalan Berputar-putar Mencari Baju Dan Saat Berputar-putar, Tidak Sengaja Kami Bertemu Orang Yang Ayah Dan IbuKu Kenal, Katanya Sih Tentangga AyahKu Saat Di Pontianak Dulu, Yah Tidak Tahulah, Aku Tidak Kenal, Yah Selama Ayah dan IbuKu Mengobrol, Aku dan KakakKu Melihat-lihat Baju Di Toko-toko Terdekat, Yah Aku Pun Melihat Ada 1 Baju Yang Cukup Menarik, Yah Tapi Agak Mahal Sih, Tapi Aku Cukup Suka Dengan Bajunya, Yah Setelah Ayah Dan IbuKu Selesai Mengobrol, Aku Pun Menunjukkan Baju Yang KuPilih Dan Benar Kan, Harganya Mahal, Yah Sudahlah, Lalu Kami Pun Mencari Di Tempat Lain Lagi, Yah Akhirnya AyahKu Mendapatkan Baju Yang Ingin DiBeli Dan Juga Membelikan AdikKu Beberapa Baju, Yah Kata IbuKu Sih, AdikKu Suka Baju Apa Saja Yang DiBerikan, yah Beda Sih, Kalau AdikKu Itu PAsrah Soal Pakaian, Kalau Aku Itu Pemilih, Sejak Dulu Selalu Saja Begitu, Yah Dari Lantai Atas Sampai Bawah, Sudah Kami Jelajahi, Tapi Tetap Saja Aku Tidak MEndapatkan Baju Apa-apa, IbuKu Pun Bertanya, Apakah Aku MAu Baju Yang Tadi, Yah Aku Pun Bilang Tidak, Tidak Usahlah, Toh Tadi Aku Sudah Beli Jaket Ini, Tidak Masalah Kok Kalau Tidak Ada Baju Baru, Yah LagiPula Aku Juga Bisa Menggabungkan JaketKu Itu Dengan Baju LamaKu, Sehingga Terlihat Baru, Yah LagiPula Tidak Ada Yang Tahu Juga Aku Pakai Baju Baru Apa Tidak Tahun Ini, Tidak Ada Yang Memperhatikan Ini, Yah Lalu IbuKu Pun Bertanya Mau Mencari Di Mana Lagi, Yah Aku Pun Bilang Tidak Usah, Yah Maka Setelah Itu Kami Hanya Pergi Ke ITC Cempaka Mas Untuk Beli Makanan, Yah Selama Di Jalan, IbuKu Dan AyahKu Pun Bercerita Soal Orang Yang Tadi Kami Temui Di WTC Mangga Dua, yah IbuKu Pun Bilang, Kalau Orang Itu Bukan Hanya Tetangga AyahKu, Tetapi Juga Orang Yang Dulu Pernah Suka Pada AyahKu, Hah..?? Aku Yang Sedang Membawa Mobil Dan Mendengar Ceritanya Pun Terkejut, Yah Tapi Tetap Harus Konsentrasi Bawa Mobil, Yah AyahKu Pun Cerita, Kalau Dulu Itu AyahKu Tidak Tahu Kalau Orang Itu Suka Pada AyahKu, Karena AyahKu Sama Sekali Tidak Ada Perasaan Apa-apa Pada Orang Itu, Selain Itu Sebenarnya Orang Itu Adalah Adik Dari Teman AyahKu Dan Orang Itu Sering Sekali Main Ke Rumah AyahKu Dan Sudah Kenal Baik Dengan NenekKu, Yah Aku Pun Tidak Tahu Kalau Dulu AyahKu Punya Kisah Seperti Itu, Wah..Sayang Yah Anaknya Berbeda Dengan Orang Tuanya, Semasa HidupKu, Aku Selalu Saja Mengejar Orang Dan Selalu Saja Bertepuk Sebelah Tangan, Yah Tidak Pernah DiKejar Orang Seperti Itu, Apalagi Sampai Berusaha Mengenal Orang TuaKu, Yah Beda Jaman Beda Oranglah, Pantas Saja Orang Yang Kami Temui Itu Terus Saja Memuji AyahKu Itu Sebagai Orang Yang Paling Baik Dan Tetangga Yang Paling Baik, Yah Sudahlah Dan Akhirnya Kami Pun Sampai Di ITC Cempaka Mas, Yah Saat Sampai Kami Pun Makan Dulu, Dari Siang Jalan Terus Dan Tidak Makan Apa-apa, Yah Selesai Makan, Kami Pun Mulai Belanja Dan Tidak Tahu Kenapa Yah, Saat Di Dalam Carrefour Itu Perasaan HatiKu Itu Sepertinya Sedang Mau Marah Saja, Karena Ramai Sih, Yah Sungguh Aneh Dah Pokoknya, Yah Selesai Belanja, Aku Pun Pergi Membeli DVD Film Dan Game Playstation 2 Sebentar, Yah Sebab Kapan Lagi Dan Di Rumah Pun Aku Butuh Hiburan, Yah Harganya Cukup Mahal Sih, Tapi Mau Bagaimana Lagi, Yah Sesekali Ini Tidak Apa-apalah, Yah Setelah Selesai Kami Pun Pulang Dan Aku Lihat Jam Pun Sudah Malam, Rapatnya Pasti Sudah Selesai, Kalau Tidak Aku Masih Ingin Menyusul, Yah Sudahlah, Tunggu Rapat Berikutnya Saja, Lalu Setelah Sampai Di Rumah Aku Pun Langsung Mandi, Lalu Mencoba Game-game Yang Baru KuBeli, Cukup Menarik Juga, Setelah Itu Aku Pun Menonton DVD Yang Baru KuBeli Di Kamar IbuKu, Yah Mau Bagaimana Lagi, DVD Player Hanya Ada Di Kamar IbuKu Dan Aku Juga Tahu, Kalau AdikKu Pasti Juga Ingin Menonton, Karena Pasti Belum Nonton Juga, Yah Aku Dan AdikKu Itu Nonton DVD Harry Potter The Order Of Phoenix, Yah Sudah Film Lama Sih, Tapi Aku Kan Belum Menonton Sama Sekali, YAh Kami Pun Menonton Sampai Malam Sekali Dan AyahKu Sudah Memarahi AdikKu, Karena Besoknya Kan Harus Sekolah, Yah..yah..Selesai Menonton Aku Pun Main Sebentar Game Yang Baru Kebeli Dan AdikKu Tidur, Setelah Bermain Sebentar, Aku Pun Tidur Dah...Yah Seharian Sudah Cukup MElelahkan.
Yup..Hari Ini Hari Senin Tanggal 4 Februari 2008, Aku Pun Bangun Siang Sekali, Karena Kemarin Aku Main Game Sampai Cukup Larut Malam Sih, Yah Bangun-bangun Rumah Cukup Sepi, Yah Biasalah, AdikKu Pergi Sekolah, Ayah Dan KakakKu Pergi Kerja, Di Rumah Hanya Ada Aku, IbuKu Dan NenekKu, Yah Dan AnjingKu Juga, Yah Bangun Aku Langsung Membaca Koran, Setelah Itu Menonton TV, Yah Seperti Biasalah, Setelah Itu Karena Tidak Tahu Mau Melakukan Apa Lagi, Aku Pun Bermain Game, Yah Melanjutkan Game Yang KuMainkan Kemarin, Yah Aku Itu Sedang Bermain Game Yugi-Oh GX, Yah Tanpa KuSadari Aku Pun Bermain Sampai Sore Sekali Dan AyahKu Pun Sudah Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, KakakKu Pun Pulang Yah Lalu Kami Pun Sempat Membahas Soal Monitor KomputerKu, Yah Awalnya AyahKu Menawarkan LCD Dan Beli Langsung Di Kantor KakakKu, KAkakKu Kan Kerja Di Toko Distributor Hardware, Yah Aku Pun Bilang, Sudah Beli Monitor Biasa Saja, Tidak Apa-apa Kok, KakakKu Pun Bertanya PadaKu, Apakah Aku Yakin Menolak LCD, Yah Mau Sih Mau, Tapi LCD Kan Mahal, Aku Yakin AyahKu Pasti Tidak Tahu Harganya, Maka Seenaknya Saka Bilang Beli LCD Saja, Yah Lalu Saat AyahKu Tahu Harga Monitor Dan LCD, AyahKu Malah Bilang Sudah Service Saja Lagi Monitor Yang Rusak Itu, Yah Aku Pun Sempat Mengeluh Dan Berdebat, Bukannya Aku Ingin Minta Ganti Sampai Segitunya, Tapi Percuma Saja DiService, PAsti Akan Rusak Lagi, Yah Aku Pun Berusaha Menjelaskan Pada AyahKu, Service Itu Hanya Membuang-buang Uang Saja, LagiPula Aku Juga Kan Sudha Bilang Untuk Beli Monitor Biasa Saja, Jangan Beli LCD, Aku Juga Paham Kok Keuangan AyahKu, Apalagi Sebentar Lagi Sudah Mau Tahun Baru Imlek, Jadi Aku Mengerti, Dan Selama Beberapa Hari Ini AyahKu Sedang Tidak Ada Pekerjaan, Yah Setelah Berdebat, AyahKu Tetap Memutuskan Untuk Service Dan Aku Pun Bilang Pada IbuKu, Sudahlah, Jangan DiService, Aku Tidak Ingin AyahKu Membuang-buang Uangnya Lagi, Biar Nanti Aku Beli Sendiri Saja, Lalu IbuKu Pun Bertanya, Dapat Uang Dari Mana Untuk Beli, Yah Aku Pun Bilang, Aku Akan Pakai Uang AngPaoKu Nanti Untuk Beli, Pokoknya Jangan DiServicelah, Yah Aku Bukan Bermaksud Membuat Orang TuaKu Merasa Kasihan PadaKu Atau Apa, Tapi Jika Situasinya Sudah Seperti Ini Dan Apalagi Sebenarnya Yang Butuh Itu Kan Aku, Jadi Sudah Sewajarnya Yang Jadi KebutuhanKu Itu Aku Yang Menanggungnya, yah Pada Saat Itu Aku Pun Sadar, Betapa Pentingnya BagiKu Untuk Mencari Uang Senidir, Saat MonitorKu Sudah Ada, Aku Harus Langsung Mencari KErja Secepatnya, Yah Tidak Lama Kemudian, IbuKu Pun Bicara Pada AyahKu Dan Akhirnya AyahKu Pun Setuju Untuk Beli Monitor Baru, Yah Aku Pun Semakin Merasa Bersalah, Kesannya Aku Ini Jadi Maksa, Duh..Aku Pun Jadi Bingung, Lalu Setelah Selesai Diskusi Tentang Monitor KomputerKu, Aku Pun Menonton DVD Yang KuBeli Satu Lagi, Yaitu Transformer, Yah Aku Pun Menonton Bersama Dengan AdikKu Saja, Yah Aku Sih Sudah Nonton, Tapi ku Tahu AdikKu Pasti Belum, Makanya Aku Sengaja Beli, YAh DVDnya Cukup Mengecewakan, Karena Gambarnya Berhenti-berhenti, Yah Sebenarnya Bukan Salah DVDnya Sih, Tapi Salah DVD PlayerKu, Yah Sudah Lama Punya Sih, Jadi Kami Pun Menonton Tanpa Melihat Endingnya Dah, Yah Setelah Selesai Menonton Aku Pun Melanjutkan Bermain Game, Yah Tanpa Terasa Aku Pun Hanya Menghabiskan WaktuKu Seharian Untuk Main Game Sendirian, Yah Sudah Lama Aku Tidak Main Game Seharian Seperti Ini, Aku Ini Sungguh Sudah Seperti Parasit Di dalam Keluarga Saja Yah..Sudah Menghabiskan Biaya Yang Banyak, Di Rumah Hanya Santai-santai, Tidak Melakukan Apa-apa, Tahunya Hanya Makan, Tidur, Nonton Dan Main Game, Huh..Sungguh Payah HidupKu Ini, KuSungguh Tidak Tahu Lagi Dah, Yah Setelah Bermain Game Yang Bisa KuLakukan Pun Hanyalah Tidur.
Yah Hari Ini Adalah Hari Selasa Tanggal 5 Februari 2008, Aku Pun Bangun Siang, Yah Sama Seperti Kemarinlah, Saat Bangun Kegiatan Yang KuLakukan Pun Sama Dengan Kemarin Membaca Koran, MAkan, Nonton TV, Lalu Main Game Lagi, Yah Hanya Seperti Itu Dan Saat Siang, Saat AdikKu Sudah Pulang Dari Sekolah, IbuKu Pun Bertanya, Apakah Aku Mau Mengambil Monitor Itu Sekarang Di Kantor KakakKu, Kalau Mau Bisa Pergi Dengan AdikKu Naik Motor, Yah Ku Pun Bilang, Tidak Usahlah, Tunggu AyahKu Saja, Yah IbuKu Pun Bilang, AyahKu Mungkin Tidak Akan Sempat Hari Ini Untuk Ambil Monitor, Yah Tidak Apa-apalah KataKu, Yah Aku Juga Tidak Sedang Butuh-butuh Sekali Kok, Jadi Santai Saja Dan Aku Juga Bukannya Malas Yah Untuk Ambil Monitor Sendiri, Tapi Susah Kalau Harus Bawa Monitor Pakai Motor, Apalagi AdikKu Sedang Sakit, Aku Sih Tidak Mau Nekat Dan Ambil Resiko Dan Lebi Baik Bawa Pakai Mobil Dan Mobil Pun Baru Ada Di Rumah Kan Setelah AyahKu Selesai Kerja Dan AyahKu Sudah Selesai Kerja, Kantor KakakKu Pun Sudah Tutup, Jadi Aku Itu Bukan Malas Dan Manja, Yah Tapi Mungkin Juga Sih, Yah Tahulah..Terserahlah, Lalu Aku Pun Hanya Melanjutkan Bermain Game Seharian Saja, Yah Tidak Ada Hal Yang Bisa KuLakukan Sih, Yah Aku Juga Mengajak AdikKu Bermain Game Dan Kami Pun Bermain Sampai Malam, Setelah Itu Aku Pun Hanya Ke KamarKu Dan Berbaring Di Tempat Tidur, Mau Tidur Tapi Susah, Yah Tiba-tiba Saja PikiranKu Pun Melayang Kemana-mana, Yah Aku Pun Memikirkan Dia, Yah Jujur Saja, Kalau Aku Tidak Salah, Dia Akan DiSidang Besok, Karena Aku Pernah Melihat Jadwal Sidang TemanKu Di Binusaya Dan Aku Tahu TemanKu Itu 1 Kelompok Dengan Dia, Yah Pasti Seharian Ini Dia Sedang Belajar Sebisanya, Yah Akhirnya Besok Dia Akan Lulus Dan Semua Akan Berakhir, Yah Selain Itu Besok Pun Adalah Malam Imlek Dan Juga Adalah Rabu Abu, Yah Besok Akan Banyak Hal Yang Terjadi, Yah Besok Adalah Hari Besar, Aku...Aku...Sungguh Sangat Mencintainya, Aku Takut Sekali Kehilangan Dia, Tapi Aku Sudah Kehilangan Dia, Mau Bagaimana Lagi Sekarang?? Ku Sungguh Tidak Paham, Yah Daripada PikiranKu Terus MElayang, Aku Pun Memutuskan Main Game Lagi, Yah Untuk Mengalihkan KonsentrasiKu Akan Dia, Yah Aku Tidak Tahu Sampai Jam Berapa Aku Itu Main, Yang Jelas Setelah Aku Merasa Lelah, Aku Pun Tidur Akhirnya...
Yah..Pagi Ini Hari Rabu Tanggal 6 Februari 2008, Aku Pun Bangun Pagi-pagi Sekali, Aku Bangun Jam 5.30 Pagi, Karena Aku Harus Pergi Misa Rabu Abu Jam 6 Pagi, Yah Mau Tidak Mau, Misanya Hanya Ada 2 Pilihan, Jam 6 Pagi Dan Jam 6 Malam, Yah Hari Ini Kan Malam Imlek, Aku Takutnya Nanti Malam Mau DiAjak Pergi Oleh Keluarga, Yah Dengan Hanya Tidur Beberapa Jam, Aku Pun Memaksakan DiriKu Untuk Bangun, Setelah Itu Aku Pun Mandi Dan Bersiap-siap, Yah Belum Ada 1 Orang Pun Dari KeluargaKu Yang Bangun, Yah Saat Aku Mau Pergi, IbuKu Pun Bangun Dan Bertanya Mau Ke Mana Pagi-pagi Begini Dan Aku Bilang Saja Mau Ke Gereja, Yah Lalu Aku Pun Pergi, Yah Pagi Itu Cuaca Cukup Gelap Karena Mau Hujan Dan Matahari Pun Belum Terbit, Yah Aku Pun Teringat, Terakhir Kali Aku Keluar Dari Rumah Sebelum Matahari Terbit Dan Suasana Masih Gelap Begini Adalah Waktu Aku Mau Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Orang Yang KuSuka Waktu SMA, Yah Waktu Itu Aku Pergi KE Rumahnya Seperti Pagi Ini Suasananya, Masih Gelap Dan Belum Ada Matahari, Yah Ternyata Dulu Itu Aku Ini Nekat Juga Yah..KuSungguh Tidak Menyangka, Yah Saat Sampai Di Gereja, Cuaca Pun Langsung Hujan Dan Aku Pun Sempat Basah Karena Hujan, Yah Selesai Misa Sebelum Pulang Aku Pun Sempat Berdoa, Semoga Dia Yang Akan Sidang Hari Ini, Dapat Lulus, Yah KuBerharap Tuhan Akan Selalu MEnolongnya, Yah Aku Hanya Bisa Berdoa Untuknya, Selesai Berdoa Aku Pun Pulang Dan Saat Sampai Di Rumah, IbuKu Pun Bertanya Ada Apa Dengan DahiKu, Yah Itu Karena Abu, HAri Ini Kan Rabu Abu Dan Ada Pemberkatan Abu, Yah..yah..Lalu Setelah Itu IbuKu Bertanya Aku Mau Makan apa, Yah Aku Pun Menjawab Aku Tidak Ingin Makan Apa-apa, Karena Hari Ini Pun Merupakan Hari Awal Puasa Dan Pantang Dan Akhirnya Aku Pun Memutuskan Untuk Pantang Makan Mie, Yah Karena Boleh DiBilang, Hampir Setiap Hari Itu Aku Makan Mie Dan Tidak Makan Yang Lain, Yah Bagi Orang Mungkin Itu Pantang Yang Mudah Yah, Tapi Sulit BagiKu, Karena Aku Suka Sekali Makan Mie, Yah Kalau DiBandingkan Dengan Daging, Aku Jarang Sekali Makan Daging Dan Selama 2 Tahun Aku Pun Sudah Pantang Daging Terus, Yah Tahun Ini Gantilah, Selain Itu Ada Beberapa Hal Juga Yang Aku Pantang Kok Selain MAkanan, Yah Mungkin Lebih Tepatnya Pantang Yang Berhubungan Dengan SikapKu, Jadi Aku Tidak Hanya Berpantang Dari Sisi Jasmani, Tetapi Juga Rohani, Yah Selesai Bilang Kalau Aku Sedang Puasa, Aku Pun Tidur, Yah Bangun Pagi-pagi Sih, Jadi Kurang Tidur, Yah Setelah Selesai Bilang Aku Puasa, Aku Pun Tidur, Lalu Setelah Beberapa Jam Tidur, Aku Pun Bangun Dan Bersiap-siap Pergi, Yah Hari Ini Aku Mau Pergi Mengunting Rambut, Yah Aku Pun Pergi Ke Mal Artha Gading Untuk Gunting Rambut, Yah Selama Di Jalan, Dalam HatiKu Pun Terus Saja Memikirkan Dia, Yah Saat Ini Dia Pasti Sedang Menghadapi Sidangnya, Yah..Dia Pasti Merasa Tegang, Tetapi KuYakin Dia Pasti Tidak Sendiri, Pasti Banyak Orang Yang Datang Untuk Mendukungnya, Yah..Selain Itu Tuhan Pasti Akan Selalu Bersamanya, Yah..Sampai Di Artha Gading Dalam HatiKu Pun Terus Berkata Agar Dia Semangat Dan Dia Pasti Bisa, Yah Seperti Dia Akan Dengar Saja, Yah Aku Memang Orang Yang Aneh Yah, Yah Setelah Gunting Rambut, Aku Pun Berjalan-jalan Sebentar, Yah Aku Pun Mencoba MEncari Baju Dan Saat Aku Menemukan 1 Yang Cukup Menarik, Aku Tidak Bisa Beli Karena UangKu Tidak Cukup, Sungguh Nasib, Yah Sudahlah, Lalu Aku Pun MEmutuskan Untuk Pulang, Yah Saat KuPulang, Aku Pun Bertanya-tanya, Sekarang Ini Dia Pasti Sudah Selesai Sidang Dan Sudah Lulus Yah, yah Perasaan Kehilangan Itu Pun Muncul Kembali, Aku Sungguh Kehilangan Dia, Sungguh..Yah Aku Pun Terus Bertanya, Kenapa Aku Tidak Pernah Bisa Merelakan Dia, Kenapa?? Yah Aku Sungguh Tidak Tahu, Lalu Akhirnya Aku Pun Sampai Di Rumah Dan Saat Sampai Di Rumah, Yah Aku Sih Merasa Lapar, Tetapi Aku Sedang Puasa, Aku Terus MEngingatkan DiriKu Dan Saat Pulang IbuKu Terus Saja MenawarkanKu Makanan, Padahal Sudah Tahu Aku Puasa, Sehingga Malam Imlek Ini Sepertinya Aku Itu Sedang Emosian, Yah Itu Karena Aku Bosan Mendengar IbuKu Yang Terus Saja Bilang Untuk Makan, Padahal Sudah KuBilang Berkali-kali Aku Sedang Puasa, Yah KuHanya Minta IbuKu Mau MEmahami Saja, Lalu Aku Pun Sambil MEnunggu KakakKu Pulang Dan AdikKu Yang Akhirnya Memutuskan Untuk Pergi Ke Gereja Jam 6 Sore, Yah Aku Pun MEnunggu Sambil Bermain Game, Lalu Saat KakakKu Sudah Pulang Dan MAkanan Sudah Siap, Aku Pun MAsih Bermain Game Dan Semua Orang Pun Sudah MEmanggilKu, Tetapi Entah Ada Apa DenganKu, Aku Pun Menjawab Dengan Emosi Untuk Bilang "Iya Nanti!!", Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian Aku Pun Berhenti Main Game Dan Makan, Wah..Katanya Harus MAkan Mie Panjang Umur, Sebenarnya Aku Sih Mau, Tapi Aku Sedang Pantang, Terpaksa Dah Aku Harus Tahan Dan AdikKu Pun Sudah Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Nenek Dan IbuKu Sudah Memberikan AngPao, Yah Aku Pun Kaget, Yang Benar Saja, Belum Jam 12 Malam Sudah Memberikan AngPao, LagiPula Tidak Usah Kasih Juga Tidak Apa-apa, Aku Sudah Besar Ini, Yah Setelah Itu Lalu IbuKu Bertanya PadaKu, Apakah Mau Ikut Ke Vihara, Yah Aku Pun Menjawab Tidaklah, Lalu Ayah Dan IbuKu Pun Hanya Pergi Berdua Saja, Lalu Aku Pun Pada Saat Itu Memutuskan Utnuk Tidur Saja, Yah Padahal Baru Jam 9 Malam Dan Tidak Biasanya Aku Tidur Cepat, Apalagi Malam Imlek, Yah Tidak Tahulah, aku Hanya Ingin Tidur Pokoknya, Yah Aku Pun Tidur, Lalu Saat Jam 12 Tengah Malam, Tiba-tiba Saja Aku Terbangun, Tidak Tahu Ada Apa DenganKu, Tapi Yang Jelas, Pada Saat Itu TubuhKu Lemas Sekali Dan Tiba-tiba Aku Merasa Aku Berharap Jika Aku Sakit, Aku Tidak Ingin Tuhan MenyembuhkanKu, Yah Biarlah PenyakitKu Ini Makin Parah Saja, Yah Biarlah..Yah Aku Pun Bangun Sesaat Dan Aku Pun Melihat HPKu Sudah Ada SMS, Dalam HatiKu Bertanya, Apakah Itu SMS Dari Dia?? Yah Tidak Mungkinlah, Paling-paling Itu Ucapan Selamat Hari Raya Imlek, Yah MAsa Bodohlah, Besok Saja Baru Aku Lihat Dan Akhirnya Aku Pun MEmaksakan DiriKu Untuk Tidur Lagi, Setelah Aku Mulai Merasa TubuhKu Semakin Tidak Enak, Yah..KuHanya Bisa Memejamkan MataKu Saja.
Hari Imlek Pun Tiba, Yah Ini Adalah Hari Kamis Tanggal 7 Februari 2008, Aku Yang Kemarin Sudah Tidur Cepat, Tetap Saja Bangun Siang, Yah Saat KuBangun Cuaca Kelihatan Cukup Cerah, Yah Kira-kira Hari Ini Apa Yang Akan Terjadi Yah?? Yah Lalu Aku Pun Melihat HPKu Dan Sudah Ada Beberapa TemanKu Yang Mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek Dan Ternyata Tidak Ada SMS Dari Dia, Yah Maklum Sajalah, Dia Kan Sudah Tidak Peduli Lagi PadaKu, Lalu Aku Pun Tidak Membalas SMS Dari Teman-temanKu, KArena Tidak Tahu Kenapa, Aku Sedang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek Kepada Siapa-siapa, Yah BagiKu Tahun Ini Aku Sedang Tidak Ingin Mengucapkan Kepada SiapaPun Juga, Yah Maaf Untuk Teman-temanKu, Terima KAsih Banyak Atas Ucapannya, Yah Selesai Melihat SMS Dari Teman-temanKu Aku Pun Melihat Ruang Tamu Sudah Siap Untuk Menyambut Orang-orang Yang Akan Datang Dan Beberapa Kemudian Paman Dan BibiKu Pun Datang, Yah Sudah KuDuga, Setelah Beberapa Lama Di RumahKu, Paman Dan BibiKu Pun Mengajak Pergi Ke Rumah Tante AyahKu, Yah Maka Aku Pun Mandi Dan Bersiap-siap Dan Aku Pun Mengkombinasikan Baju LamaKu Dan Jaket BaruKu, Yah Kata KakakKu Dan IbuKu Warna Baju LamaKu Terlihat Sekali, Tetapi Biarlah, Tidak Apa-apa Kok, Yah Kami Pun Akhirnya Pergi Semua Ke Rumah Tante AyahKu Yah Saat Sampai, Ramai Sekali, Yah Semua Sepupu Dan Saudara Sudah Berkumpul, Rumah Pun Jadi Penuh Dan SepupuKu Si Karin Pun Datang, Yah BibiKu Bilang Kalau Si Karin MencariKu, Katanya Koko Adet Mana?? WAh..Lama Juga Tidak Ketemu Karin, Yah Saat Ketemu, Biasa Dah, Si KArinnya Terlihat Sombong, Lalu BibiKu Pun Bilang, Saat Tidak Ada Cariin, Tapi Saat Sudha Ketemu Malah Diam, Yah..yah..Maklumlah, Aku Juga Begitu Sih..^^', Yah Lalu Aku Pun Bermain Di Kamar SepupuKu Dan Aku Pun Mengobrol Dengan SepupuKu Yah Sudah Lama Tidak Bertemu, SepupuKu Sudah Agak Kurusan, Tapi Badannya Tetap Besar Sih, yah Maklumlah, Pagi Kuliah, Siang Kerja Sampai Malam, Yah Aku Yang Mendengarnya Pun Sampai KAgum Pada SepupuKu Itu Dan Selama Aku Mengobrol Dengan SepupuKu, Si Karin Seperti Biasa Memainkan HPKu, Yah..yah..Biasalah Dan Aku Pun DiEjek Oleh Si KArin, Sudah Biasa Nasib..Nasib.., Yah Aku DiEjek Karena Tidak Bisa Memanggil Namanya Dengan Benar, Yah Aku Kan Tidak Bisa Mengucapkan "R" Mau Bagaimana Lagi, Yah Aku Sudah Biasa Kok DiEjek Seperti Itu, Yah..yah..Setelah Mengobrol Dengan SepupuKu Yang Sednag Bermain Komputer Juga, Aku Pun Mengobrol Dengan Karin Dan Bercanda, Yah..Tidak Terasa, Aku Baru Saja Senang Sebentar, KakakKu Pun Sudah Memanggil Untuk Menyuruh Pulang, Yah..Aku Kecewa Sih, Sebenarnya Masih Mau Lebih Lama, Tapi Yah Harus Pergi Yah Pergilah, Aku Pun Mengajak Si Karin, Tetapi Dia Tidak Mau, Yah Sudahlah, Yah..Aku Pun Mengucapkan Sampai Jumpa, Lalu Aku Pun Pergi Bersama KeluargaKu Dan Tenryata Kami Tidak Langsung Pulang, Tetapi Mau Ke Rumah Adik AyahKu Dulu, Yah..yah..Jalan Lagi, Saat Di Mobil Aku Sempat Mengeluh Pada IbuKu, Karena IbuKu Bilang Pada SepupuKu Kalau Aku Sedang Mencari Kerja, Yah Aku Kesal Saja, Tidak Semestinya IbuKu Bilang Seperti Itu Pada SepupuKu, WalauPun Hanya Bercanda, Yah WalauPun Tidak Akan Dapat Pekerjaan, Aku Tidak Akan Pernah Mau Kerja Pada Saudara Sendiri, Sejak Dlu Aku Sudah Bilang Aku Tidak Mau Mencari Kerja Pada Saudara Sendiri, Lebih Baik Cari Sendiri, Yah BagiKu Itu Menyangkut Harga DiriKu Sih, Aku Tidak Ingin Mengemis Pada Saudara Sendiri, Aku Akan Berusaha Sendiri, Yah..Lalu IbuKu Pun Minta Maaf Dan Bilang Agar Aku Jangan Marah, Sebab Ini Kan HAri Raya Imlek, Jadi Tidak Boleh Marah-marah, Yah Aku Pun Sadar, Karena Itu Aku Masih MEnahan DiriKu, Lalu Saat Sampai Di Rumah Adik AyahKu, Wah..PamanKu Itu Terlihat Berbeda Sekali, Yah Di Antara Saudara AyahKu, Adik AyahKu Itu Yang Hidupnya Jauh Lebih Sederhana, Sangat Sederhana Sekali, Tetapi Aku Selalu MElihat PamanKu Itu Tersenyum, WalauPun Sedang Susah, Yah Sungguh Orang Yang Hebat, Yah Sementara Semua Orang MEngobrol, Aku Pun Mengobrol Dengan Anak Adik AyahKu Alias SepupuKu, Yah Kami Pun Berbicara Tentang Banyak Hal, Sudah Lama Tidak Mengobrol, Yah Tidak KuSangka, Aku Merasa SepupuKu Itu Sudah Berbeda Sekali, Aku Merasa SepupuKu Semakin Dewasa Saja, Yah..SepupuKu Itu Sudah Tidak Sekolah Lagi Sejak SD Dan Saat Ini Hanya Kerja Sebagai Pengaduk Cat Dengan Gaji 30 Ribu Sehari, Yah Aku Sangat Berharap Sekali Aku Dapat Membantu SepupuKu Itu, Yah Kehidupan PamanKu Dan SepupuKu Itu Memang Sangat Kurang Sekali, Bahkan Saat Sebelum KakekKu Meninggal, KakekKu Itu Paling Cemas Dengan Kehidupan Adik AyahKu, yah Keluarga Kami Pun Tidak Bisa Begitu Membantu, Karena Kami Pun Termsuk Keluarga Yang Sederhana, yah Saat Mengetahui Keadaan SepupuKu, Aku Pun Berkata Pada Diri Sendiri, Aku Harus Secepatnya Mendapatkan Kerja Dan Berusaha MEncarikan Pekerjaan Juga Untuk SepupuKu, Yah Walau Sulit, Karena Untuk Orang Yang Latar Pendidikannya Tidak Tamat SD, Pasti Sulit Mencari Pekerjaan Dengan Gaji Tinggi, Yah Tapi Aku Harus Mencoba SebisaKu, Yah Setelah Di Rumah Adik AyahKu Beberapa Lama, Kami Pun Pergi Lagi Ke Rumah Sahabat NenekKu, Wah..Kali Ini KE Bekasi, Jauh Dah..Yah Saat Sampai, NenekKu Pun Mengobrol Dengan Sahabatnya, Yah Tidak DiSangka, Yah Ku Cukup TErharu Juga Melihat 2 Orang Teman Yang Bertemu Dengan Usia Yang Sudah Sama-sama Tua, Sungguh Hebat, Yah..Setelah NenekKu Puas Mengobrol, Kami Pun Pergi Lagi, Yah Kali Ini Pergi Makan, Padahal Aku Sudah Cukup Kenyang Makan Berbagai Cemilan Dari Rumah Ke Rumah Tadi, Yah Tapi Itu Hanya Cemilan, Lalu PamanKu Mengajak Makan Di Ancol Di Bandar Djakarta, Yang Benar Saja, Dari Bekasi Lalu Ke Ancol, Gila Dah..Yah..Jalan Yah Jalanlah, Namanya Juga Hari Raya Imlek, Yah Kali Ini Aku Yang Bawa Mobil, Karena AyahKu Sudah Lelah Juga, Yah Saat Kami Sampai Di Bandar Djakarta, Hujan Besar Pun Turun, Yah Utnungnya Makan Tidak Kena Hujan, Padahal Banyak Orang Yang Sedang Duduk Menunggu Makanannya Terkena Hujan Dan Mau Tidak MAu Pindah, Yah Selesai Makan Kami Pun Pulang Akhirnya, Saat Sampai Di Rumah, Aku Pun Mandi, Lalu Main Game Sebentar Dan Tidur, Sungguh Hari Yang Cukup Melelahkan, Tapi Senang Juga Karena Bisa Bertemu Sepupu-sepupuKu Dan Mengobrol Sebentar, Sudah Lama Aku tidak Mengobrol Denagn Mereka, Tapi Paling Senang Bisa Ketemu KArin Sih, Walau Cuma Sebentar ^^', Yah..yah..Sudahlah Tidur.
Yup..Hari Ini Hari Jumat Tanggal 8 Februari, Yah..Ini Adalah Hari Kedua Imlek, Yah..Aku Pun Bangun Siang Sekali, Yah Hari Ini Ternyata AdikKu Sudah MAsuk Sekolah Dan KakakKu Pun Sudah MAsuk KErja, Yah Hari Ini Itu Sudah Seperti Hari Biasa Lagi, Yah..Aku Yang Bangun Pun Merasa Lapar, Tetapi Aku Ingat Hari Ini Kan Hari Jumat, Aku Puasa Lagi, Yah..Tahanlah, Yah Baru Puasa Dan Pantang AyahKu Sudah Menawarkan Mie Ayam, yang Benar Saja, Mau Sih, Tapi Harus Tahan Dan Sesuai DugaanKu, Hari Ini Pasti Akan Ada Yang Datang Dan Benar Kan, Adik AyahKu Yang Kemarin Kami Datangi Rumahnya, Hari Ini Gantian Mendatangi Rumah Kami, Yah..yah..Biasa Dan Aku Pun Langsung Mandi, Yah Tidak Enak Kan DiLihat Orang Baru Bangun, Yah Beberapa Lama Kemudian, Tante AyahKu Pun Datang Dan Sayang Kali Ini Datang Tidak Bersama Karin, Tetapi Membawa SepupuKu Yang Lain, Yah..yah..Tidak Apa-apalah, Yah Rumah Cukup Ramai, WalauPun Anak Kecilnya Cuma 2 Anak, Tetapi Ramai Juga, Yah..Setelah Beberapa Lama Akhirnya Semuanya Pun Pulang Dan Rumah Kembali Sepi Lagi Dan Aku Pun Ke KamarKu Melihat HPKu Dan Ternyata Ada SMS Dari Dia Yang Mengucapkan Terima Kasih Atas HadiahKu Dan Juga Mengatakan Beberapa Hal, Yah Aku Pun Langsung Balas SMS Dia Dan Setelah Itu Aku Masih Menunggu Dan Setelah MEnunggu Beberapa Lama, Aku Pun Akhirnya Memutuskan Untuk Menelepon Dia, Yah Aku Sadar PulsaKu Itu Tinggal 10 Ribu Dan Hanya Bisa Menelepon Selama 5 Menit, Aku Harus Tahu Apa Yang Harus KuKatakan Padanya, Maka Aku Pun Hanya Mengucapkan Selamat Atas Kelulusannya Dan Selamat Hari Raya Imlek Dan Selain Itu Aku Pun Bilang Yah Mungkin PerasaanKu Itu Kepadanya Selama Ini Adalah Bohong, Yah Aku Pun Terpaksa Berkata Seperti Itu, Mungkin Ini Adalah Yang Terbaik Yah..Yah Di Saat-saat Terakhir, Aku Pun Malah Membohongi Dia Dan Membohongi PerasaanKu Yang Sesungguhnya, Maafkan Aku, Lalu Aku Pun Juga Berkata Agar Dia Selalu Bahagia, Jangan Pernah Sedih, Jangan Pernah Merasa Sendirian Yah Lalu Aku Pun Berkata Padanya, Semoga Dia Tidak akan Pernah Lagi Bertemu Orang SepertiKu, Yah Jangan Sampai, Bertemu Orang SepertiKu Adalah Bukan Keberuntungan Untuknya, Yah Lalu Aku Pun Tidak Tahu Harus Mengucapkan Sampai Jumpa Atau Selamat Tinggal Padanya, Yah Mungkin Selamat Tinggal Yah, Lalu Aku Pun Tidak Ingin Menganggu Dia Lagi, Aku Pun Menyudahi Pembicaraan Kami, Yah Aku Pun Hanya Mengobrol Dengannya Selama 3 Menit 30 Detik, Yah Sangat Singkat Sekali, Tetapi Itu Adalah Pembicaraan Kami Secara Langsung Yang Terakhir Kalinya, Yah Pada Saat Itu Aku Lupa Kalau Aku Lupa Bilang Terima Kasih Padanya, Karena Dia Sudah PErnah MEnjadi Segalanya Dalam HidupKu Dan Jujur Akan Selalu MEnjadi Segalanya, Yah Selesai Menelepon Aku Pun Tidak Tahu, Apakah Aku Mau Sedih Dan Menangis, Tapi Aku Sungguh Kali Ini Telah Kehilangan Dia Untuk Selama-lamanya, Dia Tidak Akan Pernah KEmbali Lagi Sampai KapanPun Juga, Tidak Akan PErnah, Akhirnya Semua Berakhir Yah.., Yah Selama Beberapa Saat Aku Pun Terus MEnahan Semua Perasaan Ini Dan Terus Berkata Pada Diri Sendiri, Yah Aku Harus Coba Untuk Menjadi Dewasa Dan Merelakan Dia, Dia Pasti Akan Bahagia Dan Baik-baik Saja Kok, Iya Pasti, Yah Lihat Saja Orang-orang Yang Saling Mencintai, Tetapi Harus Berpisah Karena Ingin Orang Yang DiCintainya Itu Bahagia, Yah WalauPun Berbeda PadaKu Sih, Karena CintaKu Hanya Bertepuk Sebelah Tangan, Tetapi Mereka Yang Saling MEncintai Saja Bisa Saling Merelakan, Padahal Mereka Pasti Lebih Berat DariKu, Kenapa Aku Yang Hanya Memiliki Perasaan Sepihak Tidak Bisa Merelakan Dia, Iya Yah.., Yah KuSungguh Tidak Tahulah, Tapi Yang Jelas Aku Merasa DadaKu Agak Sakit, Sehingga Aku Pun Memutuskan Untuk Berbaring Sebentar, Kalau Bisa Tidur, Agar HatiKu Lebih Lega, Yah..KU Harus Berusaha Menenangkan HatiKu Ini, Yah Setelah Berbaring Sebentar, Aku Pun Hanya MElihat Hujan Di Luar RumahKu, Enak Yah Hujan Bisa Turun Dengan Bebasnya Tanpa Harus Memikirkan Apakah Akan MEnyebabkan Banjir Atau Orang Susah, Yah Seandainya Aku MAsih Ingat Caranya Menangis, Aku Pun Ingin Sekali Menangis Dan Meneteskan Air MataKu Seperti Hujan, Tidak Peduli Di Mana Pun KuBerada Dan KapanPun Juga, Yah DiSaat Seperti Ini, Aku Ingin Seperti Hujan, Yah Setelah Beberapa Lama Melihat Hujan, Aku Pun Menonton TV, Sambil Menunggu Waktunya Pergi Ke Gereja, Yah Hari Ini Ada Jalan Salib Di Gereja Jam 6 Sore, Yah Setelah Waktunya Tiba, Aku Pun Mandi Lalu Pergi KE Gereja, Saat Di Gereja, Aku Pun Hanya Bisa Berdoa Untuk Dia, Yah Hanya Untuk Dia, Selain Itu Aku Juga Memohon DiBerikan Kekuatan, Yah..Aku Sungguh Takut Sekali, Setelah Aku Kehilangan CahayaKu Ini, Apalagi Yang Harus KuLakukan, Lalu Saat Berdoa Aku Pun Semakin Takut, Berbagai Macam Pikiran Buruk Pun Muncul, Jika Nanti Saat Orang TuaKu Sudah Tidak Ada, Siapa LagiKah Yang Akan Menjadi PeganganKu, Sekarang Saja Aku Sudah Kehilangan Orang Yang Paling Penting Dalam HidupKu, Aku Juga Sadar Kalau Orang TuaKu Tidak Akan Pernah Bisa BersamaKu Sampai KuTua Nanti, Aku Sungguh Takut DiSaat KuTelah Kehilangan Semua PeganganKu, Aku Tidak Tahu Akan MEnjadi Apa Dan Aku Tahu Aku Tidak Akan Bisa Bangkit Lagi, Itu Pun Sebabnya, Aku Memilih Agar Aku DiPanggil Lebih Dahulu Oleh Tuhan Daripada Orang TuaKu, Bukan Karena Aku Ingin Melarikan Diri Dari Penderitaan Hidup Ini, Tetapi KuMerasa HidupKu Ini Hampa, Aku Tidak Memiliki Tujuan, Aku Pun Tidak Ada PEgangan Lagi, Lebih Baik Tuhan MemanggilKu, KuSungguh Tidak Memiliki Arah Lagi, KuKehilangan Segalanya Dan KuSadar Pasti Akan Ada Yang Hilang Lagi Dan Aku Tidak Tahu Sampai Berapa Lama Aku Akan Kuat, Perlahan-lahan Penopang HidupKu DiAmbil Satu-satu Tanpa Ada Pengantinya Dan Perlahan Juga Aku Akan Jatuh Ke Dalam Lubang Yang Sangat Dalam Sekali Dan Aku Pun Sangat Takut Tuhan, Yah Setelah KuBerdoa Akan KetakutanKu Pada Tuhan, Aku Pun Pulang Dan Saat Pulang, Yah KuLihat Monitor Baru Pun Sudah Ada Di Sebelah CPUKu, yah Langsung Saja Aku Membuat Lamaran Dan Mengirimkan Lamaran Ke Berbagai Tempat, Yah Aku Berusaha Menghilangkan Perasaan TakutKu Dan Perasaan Akan Kehilangan, Yah Setelah Mengirimkan Lamaran, Aku Pun Berjalan Ke Luar Rumah Bersaa AnjingKu Untuk Beli Makanan, Setelah Itu Aku Pun Makan, Lalu Mulai Menulis BlogKu Yang Sudah Lama Aku Tidak Tulis, Yah Aku Menulis Dari Jam 11 Malam Sampai Saat Ini Jam 4 PAgi, Yah Setelah Ini Aku Ingin Tidur Dan Berharap Aku Memiliki Kekuatan Untuk Menghadapi Hari Esok, KuSungguh Butuh KEkuatan, Tuhan DiManakah Engkau Berada??
It's dark outside
But I see the light
Then darkness
I see the light again
And here comes dark
It's dark outside
I am lonely and sad
But I see the light
You ask my name
Then darkness
You take my hand
I see the light again
We fall in love
And here comes dark
It's dark outside
I can't find you
But I see the light
You were right there
Then darkness
I have my doubts
I see the light again
You say I'm wrong
And here comes dark
It's dark outside
I reach for you
But I see the light
You don't reach for me
Then darkness
I feel alone
I see the light again
I read your face
And here comes dark
It's dark outside
I want to leave
But I see the light
You're come to me
Then darkness
I feel your grip
I see the light
You're hurting me
And here comes dark
It's dark outside
I try to scream
But I see the light
You have my throat
Then darkness
I can not breath
I see the light
For the last time
And here comes dark
Yah DiMulai Dari Hari Sabtu Tanggal 2 Februari 2008, Yah 1 Hari Setelah Hujan Besar Yang Membuat RumahKu Sempat Kemasukkan Air Setelah Beberapa Tahun Tidak Pernah Kemasukkan Air, Yah Aku Pun Bangun Pagi Seperti Biasa, Saat Bangun Aku Pun Bersiap-siap Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Hari Ini Kan Rencananya Mau Bertemu Dosen Pembimbing Kami, Yah Aku Pun Mandi, Lalu Makan, Setelah Itu Aku Pun Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Sebelum Pergi TemanKu Sudah SMS Apakah HAri Ini Mau Bertemu Dosen Kami, Karena Jika Mau Bertemu, Maka Apa Yang Mau Kami Tanyakan Dan Kami Lakukan, Yah Aku Pun Tidak Membalas SMS TemanKu Itu Dan Langsung Pergi Ke Rumah TemanKu, Yah Saat Aku Mau Pergi, Cuaca Sudah Mendung, Wah..KuTidak Tahu Apakah Akan Hujan Lagi Apa Tidak Hari Ini, Yah MAsa Bodohlah, Aku Pun Tetap Saja Nekat Pergi Dan Ternyata Sepanjang Jalan Sempat Gerimis Sesaat, Yah Nasib Dah..Lalu Saat Sampai Di Rumah TemanKu, Wah..Rumahnya Sepi, Aku Mengira TemanKu Itu Tidak Ada Di Rumah, Karena Aku Miss Call Tetapi Tetap Saja Tidak DiBukakan Pintu, Wah..Tidak Lucu Kan Jika Aku Datang Jauh-jauh Lalu Pulang Lagi, Lalu Setelah Menunggu Beberapa Lama, Aku Pun SMS TemanKu Itu, Yah Sebenarnya Aku Malas Sih SMS, Tapi Daripada Tidak Jelas Menunggu Di Depan Pagar Rumah Orang, Kan Tidak Enak Jika DiLihat Orang Lain, Yah Setelah Beberapa Lama Akhirnya TemanKu Itu Keluar Juga, Yah TemanKu Itu Tahu Aku Miss Call Dan Tidak Menyangka Kalau Miss Call Itu Maksudnya Sudah Di Depan Rumah TemanKu Itu, Yah Payah Dah, Padahal Aku Kalau Biasa Ke Rumah TemanKu Itu Kalau Aku Miss Call Kan Artinya Aku Sudah Di Depan Rumah, Yah Tapi Tidak Apa-apalah, Yah Lalu Setelah Itu Aku Pun Mulai Berdiskusi Dengan TemanKu Soal Mau Bertemu Dosen Kami Apa Tidak Dan Mau Bertanya Apa, Yah Akhirnya Kami Pun Memutuskan Untuk YM Dosen Kami Dan Bilang Kalau Kami Akan Bertemu Dan Akan Menjelaskan Pada Dosen Kami, Bahan-bahan Yang Telah Kami Mengerti Sampai Saat Ini, Lalu Bertanya Sejujurnya Yang Kami Tidak Bisa, Yah Paling-paling DiMarahi Dah..Lalu Beberapa Lama Kemudian Dosen Kami Pun Membalas YM Kami Dan Ternyata Kata Dosen Kami, Dosen Kami Itu Sudah Ada Janji, Katanya Salah Kami Karena Tidak Membalas E-mail Dosen Kami Itu, Wah..KuSungguh Tidak Paham Dah, Padahal SetahuKu Yah..E-mail Dari Dosen Kami Itu Kan Cuma Bilang, Kalau Hari Ini Mau Berrtemu, Dosen Kami Itu Bisanya Jam 1.30 Siang, Yah MEmangnya Yang Seperti Itu Perlu DiBalas Yah?? Wah..Sungguh Sudah Salah Pengertian Antara Kami Dan Dosen Kami, Yah Sudah Nasib Dah.., Lalu Setelah Itu Temannya TemanKu Pun Datang Untuk Main, Yah Aku Pun DiTinggal Sendirian Di Kamar TemanKu, Yah Sudah Aku Pun Tidak Melakukan Apa-apa Dan Hanya Memanfaatkan Internet TemanKu Untuk Mencari Kerja, Yah Aku Tidak Langsung Pulang Karena Aku Berencana SePulang Dari Rumah TemanKu, Aku Mau Langsung Ke Gereja, Yah AkuPun Menunggu Hingga Waktu Yang Tepat Untuk Pulang, Yah Selama Mencari, Aku Menemukan Ada 2 Pekerjan Yang Menarik BuatKu, Yah Yang Pertama Adalah Menjadi Penginput Data Di Toko Buku Jepang, Yah Itu Aku Tertarik Sekali, Karena Sejak Dulu Aku Kan Suka Hal-hal Yang Bernuansa Jepang, Yah Bisa Kerja Di Toko Buku Jepang, Bisa SEkalian ISeng-iseng Baca ^^', Yah Tapi Sayang Sih, Salah Satu Persyaratannya Itu Harus Bisa Mengetik Dengan 10 Jari, Yah Itu KekuranganKu, Tapi Aku Rasa Aku Akan MencobaLah, Lalu Yang KeDua Adalah Menjadi Guru TK(Taman Kanak-kanak) Di Sebuah Sekolah Dekat Jakarta Pusat, Wah..Yang Kali Ini Betul-betul Sangat Menarik MinatKu Dan Aku Ingin Sekali, Karena Dapat Menjaga Dan Mengajar Anak-anak Yang MAsih Kecil Itu Sangat Menarik, Yah BagiKu Anak-anak TK Itu Seperti Pelangi, Karena Anak-anak TK Itu Masih Berwarna-warni, Sebentar Bisa Senang, Sedih, Musuhan, Baikan Dan Banyak Lagi, Yah Itu Juga Kalau Menjadi Guru TK, Paling-paling Kerjanya Kan Cuma Setengah Hari, Sehingga Sisanya Aku Bisa Membuat SkripsiKu, Yah Tapi Yang Paling Menarik MinatKu Itu Adalah Aku Dapat Belajar Banyak Dari Menjaga Anak Kecil Dan Dapat Mengenali Berbagai Macam Sifat, Yah Selain Itu Aku Pun Ingin Mengajarkan Pada Anak-anak Itu Banyak Sekali Hal, Mulai Dari Arti Persahabatan, Sampai Arti Menolong Sesama Dan Jika Bisa Aku Pun Ingin Berbagi Banyak Cerita Untuk Mereka Dan Membantu Mereka Yang Mungkin Ada Yang Seperti Aku Dulunya, Agar Tidak Menjadi Seperti Aku Saat Ini, Yah Aku Akhirnya Anak-anak Itu Memiliki Warnanya MAsing-masing Dan Warnanya Itu Adalah Warna Yang Menyenangkan, Lalu Setelah Mengingat Alamat Web Itu, aku Pun Memutuskan, Nanti Saat Aku Pulang, Aku Akan Mengirim CV Secepatnya, Yah HatiKu Betul-betul Menginginkan Pekerjaan Sebagai Guru TK Itu, Aku Pun Tidak Sabar Untuk Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Aku Pun Melihat Jam Dan Akhirnya Aku Pun Pulang Dan Sebelum Pulang TemanKu Berkata Kalau Hari Senin Itu TemanKu Sudah Pulang Kampung, Yah Sudah, Berarti Mulai Senin Aku Belajar Di Rumah Sendiri Dah, Lalu Aku Pun Pulang, Saat Di Jalan, HatiKu Masih Saja Tidak Sabar Untuk Mengirim Lamaran Ke Sekolah Tersebut, Yah Ku Sungguh Menginginkan Pekerjaan Itu, Aku Tidak Peduli WalauPun Gajinya KEcil Sekali, Aku Hanya Ingin Pekerjaan Itu, Lalu Aku Pun Teringat Pada Masa-masa Aku TK Dulu, Yah Dulu Yah Guru TKKu, Kalau MenurutKu Sih Bukan Guru Yang Baik, Karena Cukup Menakutkan Juga BagiKu Dan Kurang Perhatian, Yang DiPerhatikan Hanya Beberapa Saja Dan Itu Pun Hanya Mereka Yang Sejak Kecilnya Sudah Memperlihatkan Memiliki Bakat Tertentu Dan Pintar, Yah Aku Sih Kecewa Dengan TKKu, Tapi Yang Sudahlah, Sudah Lewat Juga, Dan Itu Hanya Bagian Dari Masa LaluKu, Yah Untungnya TKKu Cuma 1 Tahun, Lalu Tanpa Terasa Aku Pun Sampai Di Gereja, Yah Saat Sampai, Aku Pun Memeriksa Jam, Ternyata Aku Sampai 1 Jam Lebih Cepat, Tidak KuSangka, Yah Itu Pasti Karena Jalanan Yang Sepi Dan Aku Yang Ingin Cepat-cepat, Yah Aku Pun Berpikir, Kalau Menunggu 1 Jam, Wah Tidak Lucu, Yah Aku Pun Memutuskan Untuk Pulang Dulu Lalu Mandi Dan Ganti Baju, Yah Agar Lebih Santailah, Lalu Aku Pun Pulang Dan Langsung Mandi, Yah Sebenarnya Saat Sampai Rumah Dan Sudah Mandi Sih Sudah Jadi Malas Ke Gereja Dan Mau Buat CV Saja, Tapi Kalau Aku Tidak Pergi Hari Ini, Maka Besoknya PAsti Tidak Akan Pergi, Yah Sudahlah, Lebih Baik Sabar Saja, Yah Lalu Aku Pun Sempat Bercerita Pada IbuKu Soal Lowongan Pekerjaan Yang KuTemukan, Lalu IbuKu Pun Bertanya Apakah Aku Yakin Dan Aku Pun Bilang Iya, Aku Yakin Dan Aku Sungguh Menginginkan Pekerjaan Itu, Yah IbuKu Pun Hanya Bisa MendukungKu, Lalu Beberapa Lama Kemudian Aku Pun Pergi Ke Gereja, Saat Sampai Di Gereja Aku Pun Berdoa Pada Tuhan Untuk Bertanya Pada Tuhan, Apakah Ini Adalah JalanKu?? Jika Iya Maka Tolong Berikanlah Aku Pekerjaan Yang KuInginkan Itu, Yah Pekerjaan Itu Pun Dapat Membantu Menghibur HatiKu Yang Selama Ini Sedang Berusaha Untuk Bangkit Kembali, Yah KuBerharap Dengan KeCeriaan Dari Anak-anak Kecil Itu, Dapat MembuatKu Kembali Ceria Juga, Yah KuHarap Tuhan Mau Menunjukkan Jalannya, Lalu Setelah Dari Gereja, Aku Pun Pulang Dan Langsung Tanpa MAkan Dan Apa-apa, Aku Pun Menyalakan KomputerKu Dan Mulai Membuat CVKu, Yah Saat Baru Membuat Setengah, MonitorKu Tiba-tiba Saja Mati Dan Tidak Hidup Lagi, Yah Aku Pun Sungguh Kecewa Sekali, Yah Apalagi Yang Bisa KuLakukan, Mungkin Ini Adalah Keinginan Tuhan Yah.., Yah Sudahlah, Lalu Aku Pun Berusaha Mematikan KomputerKu Tanpa Monitor Dan Mau Tidak Mau Aku MAtikan Dengan Paksa, Yah Mau Bagaimana Lagi, Lalu Setelah Itu Aku Pun Bilang Kalau MonitorKu Rusak Lagi Dan MAti Tidak Bisa Nyala Lagi Seperti Dulu, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian, Teman-temanKu Malah Datang, Yah Aku Tahu Maksud Kedatangan Mereka, Yah Aku Pun Bilang Saja Pada Mereka Kalau MonitorKu Itu Sedang Rusak, Yah TemanKu Pun Kecewa, Karena Datang Kan Ingin Minta Film Naruto Yang Terbaru, Yah Mau Bagaimana Lagi, Lalu Tiba-tiba Saja AyahKu Menyuruh Agar Aku Menurunkan Monitornya Dan AyahKu Mau Coba-coba Memperbaikinya, Yah Tahulah AyahKu, Terakhir Kali Mencoba Memperbaiki Printer, Malah Jadi Rusak Sungguhan, SEkarang Monitor Lagi, Yah Biarlah, Toh Memang Sudah Rusak Total, Lalu Selama AyahKu Mencoba Memperbaiki, Aku Dan Teman-temanKu Itu Hanya Mengobrol Saja Di Ruang Tamu, Yah Tidak Jelas Sih MEngobrol Apa Saja, Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian, AyahKu Pun Akhirnya Menyerah Dan Katanya Lihat Sajalah Nanti, Lalu Beberapa Lama Kemudian Teman-temanKu Pun Pulang Dan Setelah Mereka Pulang Aku Pun Tidur, Yah Aku Tidak Bisa Menulis, Tidak Ada Hal Yang Bisa KuKerjakan Juga, Yah Lebih Baik Aku TidurLah, Aku Sudah Lelah Juga Sih..Yah..Tidur..tidur..
Yup..Setelah Tidur Cukup Lama, Hari Ini Hari Minggu Tanggal 3 Februari 2008, Aku Pun Bangu Pagi-pagi, Karena Aku Harus Ke Gereja Untuk Menjaga Stand, Yah Stand Pendaftaran Orang-orang Yang Sakit Untuk Acara Gereja Hari Minggu Tanggal 10 Februari Jam 9 Pagi, Acara Hari Orang Sakit SeDunia, Yah WalauPun Aku Masih Mengantuk, Tapi Aku Harus Bangun Dan Pergi, Karena Ini Adalah TugasKu, Yah Aku Pun Mandi, Lalu Bersiap-siap Dan Tanpa Makan Aku Pun Langsung Pergi, Saat Sampai Aku Pun Hanya Duduk Di Meja Depan Gereja Untuk Menunggu Orang-orang Yang Mau Mendaftar, yah Aku Tidak Sendiri Sih, Ada Orang-orang Dari LingkunganKu Yang Aku Kenal Karena 1 Kepanitian dan Kami Pun Sempat Mengobrol Sebentar Tentang Berbagai Hal, Yah Cukup Baiklah Untuk Membuang Waktu Dan Ternyata Orang Yang KuAjak Mengobrol Itu Mengajar Bina Iman Remaja Di Gereja Dan Bertanya PadaKu, Apakah Aku Berniat Untuk Mengajar Juga?? Wah..Aku Pun Sempat Berpikir Akan Tawarannya, Yah Gimana Yah, Aku Sungguh Tidak Tahu Apakah Aku Bisa, Sungguh Aku Bingung Dah, Yah Aku Pun Menjawab, Mungkin Lain Kalilah, Yah Iman Sendiri Saja Belum Betul, Masa Sudah Mau Membina Orang Lain ^^', Yah Setelah Aku Berjaga Dari Jam 9 PAgi Sampai 11 Siang, Aku Pun Akhirnya Memutuskan Untuk Pulang, Yah Gereja Pun Sudah Sepi Toh Dan Sebelum Pulang, Aku DiIngatkan Kalau Hari Ini Ada Rapat Jam 7.30 Malam, Yah Aku Pun Sudah Berpesan, Aku Tidak Tahu Apakah Aku Bisa Ikut Apa Tidak, Karena Setelah Ini Aku Harus MEnemani Keluarga, Membeli Persiapan Imlek, Yah KuHarap Bisa DiMaklumi, Yah Untungnya Mereka Pun Memaklumi, Yah Setelah Sampai Di Rumah, Ternyata Ayah Dan IbuKu Sedang Pergi Sebentar, Yah Sudah, Sambil MEnunggu Aku Pun Tidur Sebentar, Lalu Setelah Ayah Dan IbuKu Pulang, Kami Pun Tidak Langsung Pergi, Tapi Menunggu IbuKu Menyelesaikan Pekerjaan Rumahnya Dulu, Yah Setelah Beberapa Lama Kami Pun Pergi Dan AdikKu, Tidak Mau Ikut, Tidak Tahu Kenapa, AdikKu Hanya Tidur Saja seharian, Yah Sudahlah, Maka Kami Pun Hanya Pergi Berempat, Yah Kami Pun Mulai Pergi Ke Pasaraya Manggarai, Yah Kami Mau Cari Baju Dulu, Yah..Saat Jalan-jalan Di Pasaraya Manggarai, Kakak Dan IbuKu Sih Menemukan Baju Yang Mereka Ingin Beli, Tapi Aku Tidak Menemukan Sama Sekali, Yah Yang KuTemukan Itu Hanyalah Jaket, Yah Tidak Apa-apalah, Setelah Berkeliling Cukup Lama, Kami Pun Memutuskan Pergi KE Tempat Lain, Yah Kami Pun Pergi Ke WTC Mangga Dua, Yah Kata Orang Di Mangga Dua Banyak Baju, Yah Kita Lihat Saja, Lalu Saat Sampai Di WTC Mangga Dua, Kami Pun Mulai Jalan Berputar-putar Mencari Baju Dan Saat Berputar-putar, Tidak Sengaja Kami Bertemu Orang Yang Ayah Dan IbuKu Kenal, Katanya Sih Tentangga AyahKu Saat Di Pontianak Dulu, Yah Tidak Tahulah, Aku Tidak Kenal, Yah Selama Ayah dan IbuKu Mengobrol, Aku dan KakakKu Melihat-lihat Baju Di Toko-toko Terdekat, Yah Aku Pun Melihat Ada 1 Baju Yang Cukup Menarik, Yah Tapi Agak Mahal Sih, Tapi Aku Cukup Suka Dengan Bajunya, Yah Setelah Ayah Dan IbuKu Selesai Mengobrol, Aku Pun Menunjukkan Baju Yang KuPilih Dan Benar Kan, Harganya Mahal, Yah Sudahlah, Lalu Kami Pun Mencari Di Tempat Lain Lagi, Yah Akhirnya AyahKu Mendapatkan Baju Yang Ingin DiBeli Dan Juga Membelikan AdikKu Beberapa Baju, Yah Kata IbuKu Sih, AdikKu Suka Baju Apa Saja Yang DiBerikan, yah Beda Sih, Kalau AdikKu Itu PAsrah Soal Pakaian, Kalau Aku Itu Pemilih, Sejak Dulu Selalu Saja Begitu, Yah Dari Lantai Atas Sampai Bawah, Sudah Kami Jelajahi, Tapi Tetap Saja Aku Tidak MEndapatkan Baju Apa-apa, IbuKu Pun Bertanya, Apakah Aku MAu Baju Yang Tadi, Yah Aku Pun Bilang Tidak, Tidak Usahlah, Toh Tadi Aku Sudah Beli Jaket Ini, Tidak Masalah Kok Kalau Tidak Ada Baju Baru, Yah LagiPula Aku Juga Bisa Menggabungkan JaketKu Itu Dengan Baju LamaKu, Sehingga Terlihat Baru, Yah LagiPula Tidak Ada Yang Tahu Juga Aku Pakai Baju Baru Apa Tidak Tahun Ini, Tidak Ada Yang Memperhatikan Ini, Yah Lalu IbuKu Pun Bertanya Mau Mencari Di Mana Lagi, Yah Aku Pun Bilang Tidak Usah, Yah Maka Setelah Itu Kami Hanya Pergi Ke ITC Cempaka Mas Untuk Beli Makanan, Yah Selama Di Jalan, IbuKu Dan AyahKu Pun Bercerita Soal Orang Yang Tadi Kami Temui Di WTC Mangga Dua, yah IbuKu Pun Bilang, Kalau Orang Itu Bukan Hanya Tetangga AyahKu, Tetapi Juga Orang Yang Dulu Pernah Suka Pada AyahKu, Hah..?? Aku Yang Sedang Membawa Mobil Dan Mendengar Ceritanya Pun Terkejut, Yah Tapi Tetap Harus Konsentrasi Bawa Mobil, Yah AyahKu Pun Cerita, Kalau Dulu Itu AyahKu Tidak Tahu Kalau Orang Itu Suka Pada AyahKu, Karena AyahKu Sama Sekali Tidak Ada Perasaan Apa-apa Pada Orang Itu, Selain Itu Sebenarnya Orang Itu Adalah Adik Dari Teman AyahKu Dan Orang Itu Sering Sekali Main Ke Rumah AyahKu Dan Sudah Kenal Baik Dengan NenekKu, Yah Aku Pun Tidak Tahu Kalau Dulu AyahKu Punya Kisah Seperti Itu, Wah..Sayang Yah Anaknya Berbeda Dengan Orang Tuanya, Semasa HidupKu, Aku Selalu Saja Mengejar Orang Dan Selalu Saja Bertepuk Sebelah Tangan, Yah Tidak Pernah DiKejar Orang Seperti Itu, Apalagi Sampai Berusaha Mengenal Orang TuaKu, Yah Beda Jaman Beda Oranglah, Pantas Saja Orang Yang Kami Temui Itu Terus Saja Memuji AyahKu Itu Sebagai Orang Yang Paling Baik Dan Tetangga Yang Paling Baik, Yah Sudahlah Dan Akhirnya Kami Pun Sampai Di ITC Cempaka Mas, Yah Saat Sampai Kami Pun Makan Dulu, Dari Siang Jalan Terus Dan Tidak Makan Apa-apa, Yah Selesai Makan, Kami Pun Mulai Belanja Dan Tidak Tahu Kenapa Yah, Saat Di Dalam Carrefour Itu Perasaan HatiKu Itu Sepertinya Sedang Mau Marah Saja, Karena Ramai Sih, Yah Sungguh Aneh Dah Pokoknya, Yah Selesai Belanja, Aku Pun Pergi Membeli DVD Film Dan Game Playstation 2 Sebentar, Yah Sebab Kapan Lagi Dan Di Rumah Pun Aku Butuh Hiburan, Yah Harganya Cukup Mahal Sih, Tapi Mau Bagaimana Lagi, Yah Sesekali Ini Tidak Apa-apalah, Yah Setelah Selesai Kami Pun Pulang Dan Aku Lihat Jam Pun Sudah Malam, Rapatnya Pasti Sudah Selesai, Kalau Tidak Aku Masih Ingin Menyusul, Yah Sudahlah, Tunggu Rapat Berikutnya Saja, Lalu Setelah Sampai Di Rumah Aku Pun Langsung Mandi, Lalu Mencoba Game-game Yang Baru KuBeli, Cukup Menarik Juga, Setelah Itu Aku Pun Menonton DVD Yang Baru KuBeli Di Kamar IbuKu, Yah Mau Bagaimana Lagi, DVD Player Hanya Ada Di Kamar IbuKu Dan Aku Juga Tahu, Kalau AdikKu Pasti Juga Ingin Menonton, Karena Pasti Belum Nonton Juga, Yah Aku Dan AdikKu Itu Nonton DVD Harry Potter The Order Of Phoenix, Yah Sudah Film Lama Sih, Tapi Aku Kan Belum Menonton Sama Sekali, YAh Kami Pun Menonton Sampai Malam Sekali Dan AyahKu Sudah Memarahi AdikKu, Karena Besoknya Kan Harus Sekolah, Yah..yah..Selesai Menonton Aku Pun Main Sebentar Game Yang Baru Kebeli Dan AdikKu Tidur, Setelah Bermain Sebentar, Aku Pun Tidur Dah...Yah Seharian Sudah Cukup MElelahkan.
Yup..Hari Ini Hari Senin Tanggal 4 Februari 2008, Aku Pun Bangun Siang Sekali, Karena Kemarin Aku Main Game Sampai Cukup Larut Malam Sih, Yah Bangun-bangun Rumah Cukup Sepi, Yah Biasalah, AdikKu Pergi Sekolah, Ayah Dan KakakKu Pergi Kerja, Di Rumah Hanya Ada Aku, IbuKu Dan NenekKu, Yah Dan AnjingKu Juga, Yah Bangun Aku Langsung Membaca Koran, Setelah Itu Menonton TV, Yah Seperti Biasalah, Setelah Itu Karena Tidak Tahu Mau Melakukan Apa Lagi, Aku Pun Bermain Game, Yah Melanjutkan Game Yang KuMainkan Kemarin, Yah Aku Itu Sedang Bermain Game Yugi-Oh GX, Yah Tanpa KuSadari Aku Pun Bermain Sampai Sore Sekali Dan AyahKu Pun Sudah Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, KakakKu Pun Pulang Yah Lalu Kami Pun Sempat Membahas Soal Monitor KomputerKu, Yah Awalnya AyahKu Menawarkan LCD Dan Beli Langsung Di Kantor KakakKu, KAkakKu Kan Kerja Di Toko Distributor Hardware, Yah Aku Pun Bilang, Sudah Beli Monitor Biasa Saja, Tidak Apa-apa Kok, KakakKu Pun Bertanya PadaKu, Apakah Aku Yakin Menolak LCD, Yah Mau Sih Mau, Tapi LCD Kan Mahal, Aku Yakin AyahKu Pasti Tidak Tahu Harganya, Maka Seenaknya Saka Bilang Beli LCD Saja, Yah Lalu Saat AyahKu Tahu Harga Monitor Dan LCD, AyahKu Malah Bilang Sudah Service Saja Lagi Monitor Yang Rusak Itu, Yah Aku Pun Sempat Mengeluh Dan Berdebat, Bukannya Aku Ingin Minta Ganti Sampai Segitunya, Tapi Percuma Saja DiService, PAsti Akan Rusak Lagi, Yah Aku Pun Berusaha Menjelaskan Pada AyahKu, Service Itu Hanya Membuang-buang Uang Saja, LagiPula Aku Juga Kan Sudha Bilang Untuk Beli Monitor Biasa Saja, Jangan Beli LCD, Aku Juga Paham Kok Keuangan AyahKu, Apalagi Sebentar Lagi Sudah Mau Tahun Baru Imlek, Jadi Aku Mengerti, Dan Selama Beberapa Hari Ini AyahKu Sedang Tidak Ada Pekerjaan, Yah Setelah Berdebat, AyahKu Tetap Memutuskan Untuk Service Dan Aku Pun Bilang Pada IbuKu, Sudahlah, Jangan DiService, Aku Tidak Ingin AyahKu Membuang-buang Uangnya Lagi, Biar Nanti Aku Beli Sendiri Saja, Lalu IbuKu Pun Bertanya, Dapat Uang Dari Mana Untuk Beli, Yah Aku Pun Bilang, Aku Akan Pakai Uang AngPaoKu Nanti Untuk Beli, Pokoknya Jangan DiServicelah, Yah Aku Bukan Bermaksud Membuat Orang TuaKu Merasa Kasihan PadaKu Atau Apa, Tapi Jika Situasinya Sudah Seperti Ini Dan Apalagi Sebenarnya Yang Butuh Itu Kan Aku, Jadi Sudah Sewajarnya Yang Jadi KebutuhanKu Itu Aku Yang Menanggungnya, yah Pada Saat Itu Aku Pun Sadar, Betapa Pentingnya BagiKu Untuk Mencari Uang Senidir, Saat MonitorKu Sudah Ada, Aku Harus Langsung Mencari KErja Secepatnya, Yah Tidak Lama Kemudian, IbuKu Pun Bicara Pada AyahKu Dan Akhirnya AyahKu Pun Setuju Untuk Beli Monitor Baru, Yah Aku Pun Semakin Merasa Bersalah, Kesannya Aku Ini Jadi Maksa, Duh..Aku Pun Jadi Bingung, Lalu Setelah Selesai Diskusi Tentang Monitor KomputerKu, Aku Pun Menonton DVD Yang KuBeli Satu Lagi, Yaitu Transformer, Yah Aku Pun Menonton Bersama Dengan AdikKu Saja, Yah Aku Sih Sudah Nonton, Tapi ku Tahu AdikKu Pasti Belum, Makanya Aku Sengaja Beli, YAh DVDnya Cukup Mengecewakan, Karena Gambarnya Berhenti-berhenti, Yah Sebenarnya Bukan Salah DVDnya Sih, Tapi Salah DVD PlayerKu, Yah Sudah Lama Punya Sih, Jadi Kami Pun Menonton Tanpa Melihat Endingnya Dah, Yah Setelah Selesai Menonton Aku Pun Melanjutkan Bermain Game, Yah Tanpa Terasa Aku Pun Hanya Menghabiskan WaktuKu Seharian Untuk Main Game Sendirian, Yah Sudah Lama Aku Tidak Main Game Seharian Seperti Ini, Aku Ini Sungguh Sudah Seperti Parasit Di dalam Keluarga Saja Yah..Sudah Menghabiskan Biaya Yang Banyak, Di Rumah Hanya Santai-santai, Tidak Melakukan Apa-apa, Tahunya Hanya Makan, Tidur, Nonton Dan Main Game, Huh..Sungguh Payah HidupKu Ini, KuSungguh Tidak Tahu Lagi Dah, Yah Setelah Bermain Game Yang Bisa KuLakukan Pun Hanyalah Tidur.
Yah Hari Ini Adalah Hari Selasa Tanggal 5 Februari 2008, Aku Pun Bangun Siang, Yah Sama Seperti Kemarinlah, Saat Bangun Kegiatan Yang KuLakukan Pun Sama Dengan Kemarin Membaca Koran, MAkan, Nonton TV, Lalu Main Game Lagi, Yah Hanya Seperti Itu Dan Saat Siang, Saat AdikKu Sudah Pulang Dari Sekolah, IbuKu Pun Bertanya, Apakah Aku Mau Mengambil Monitor Itu Sekarang Di Kantor KakakKu, Kalau Mau Bisa Pergi Dengan AdikKu Naik Motor, Yah Ku Pun Bilang, Tidak Usahlah, Tunggu AyahKu Saja, Yah IbuKu Pun Bilang, AyahKu Mungkin Tidak Akan Sempat Hari Ini Untuk Ambil Monitor, Yah Tidak Apa-apalah KataKu, Yah Aku Juga Tidak Sedang Butuh-butuh Sekali Kok, Jadi Santai Saja Dan Aku Juga Bukannya Malas Yah Untuk Ambil Monitor Sendiri, Tapi Susah Kalau Harus Bawa Monitor Pakai Motor, Apalagi AdikKu Sedang Sakit, Aku Sih Tidak Mau Nekat Dan Ambil Resiko Dan Lebi Baik Bawa Pakai Mobil Dan Mobil Pun Baru Ada Di Rumah Kan Setelah AyahKu Selesai Kerja Dan AyahKu Sudah Selesai Kerja, Kantor KakakKu Pun Sudah Tutup, Jadi Aku Itu Bukan Malas Dan Manja, Yah Tapi Mungkin Juga Sih, Yah Tahulah..Terserahlah, Lalu Aku Pun Hanya Melanjutkan Bermain Game Seharian Saja, Yah Tidak Ada Hal Yang Bisa KuLakukan Sih, Yah Aku Juga Mengajak AdikKu Bermain Game Dan Kami Pun Bermain Sampai Malam, Setelah Itu Aku Pun Hanya Ke KamarKu Dan Berbaring Di Tempat Tidur, Mau Tidur Tapi Susah, Yah Tiba-tiba Saja PikiranKu Pun Melayang Kemana-mana, Yah Aku Pun Memikirkan Dia, Yah Jujur Saja, Kalau Aku Tidak Salah, Dia Akan DiSidang Besok, Karena Aku Pernah Melihat Jadwal Sidang TemanKu Di Binusaya Dan Aku Tahu TemanKu Itu 1 Kelompok Dengan Dia, Yah Pasti Seharian Ini Dia Sedang Belajar Sebisanya, Yah Akhirnya Besok Dia Akan Lulus Dan Semua Akan Berakhir, Yah Selain Itu Besok Pun Adalah Malam Imlek Dan Juga Adalah Rabu Abu, Yah Besok Akan Banyak Hal Yang Terjadi, Yah Besok Adalah Hari Besar, Aku...Aku...Sungguh Sangat Mencintainya, Aku Takut Sekali Kehilangan Dia, Tapi Aku Sudah Kehilangan Dia, Mau Bagaimana Lagi Sekarang?? Ku Sungguh Tidak Paham, Yah Daripada PikiranKu Terus MElayang, Aku Pun Memutuskan Main Game Lagi, Yah Untuk Mengalihkan KonsentrasiKu Akan Dia, Yah Aku Tidak Tahu Sampai Jam Berapa Aku Itu Main, Yang Jelas Setelah Aku Merasa Lelah, Aku Pun Tidur Akhirnya...
Yah..Pagi Ini Hari Rabu Tanggal 6 Februari 2008, Aku Pun Bangun Pagi-pagi Sekali, Aku Bangun Jam 5.30 Pagi, Karena Aku Harus Pergi Misa Rabu Abu Jam 6 Pagi, Yah Mau Tidak Mau, Misanya Hanya Ada 2 Pilihan, Jam 6 Pagi Dan Jam 6 Malam, Yah Hari Ini Kan Malam Imlek, Aku Takutnya Nanti Malam Mau DiAjak Pergi Oleh Keluarga, Yah Dengan Hanya Tidur Beberapa Jam, Aku Pun Memaksakan DiriKu Untuk Bangun, Setelah Itu Aku Pun Mandi Dan Bersiap-siap, Yah Belum Ada 1 Orang Pun Dari KeluargaKu Yang Bangun, Yah Saat Aku Mau Pergi, IbuKu Pun Bangun Dan Bertanya Mau Ke Mana Pagi-pagi Begini Dan Aku Bilang Saja Mau Ke Gereja, Yah Lalu Aku Pun Pergi, Yah Pagi Itu Cuaca Cukup Gelap Karena Mau Hujan Dan Matahari Pun Belum Terbit, Yah Aku Pun Teringat, Terakhir Kali Aku Keluar Dari Rumah Sebelum Matahari Terbit Dan Suasana Masih Gelap Begini Adalah Waktu Aku Mau Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Orang Yang KuSuka Waktu SMA, Yah Waktu Itu Aku Pergi KE Rumahnya Seperti Pagi Ini Suasananya, Masih Gelap Dan Belum Ada Matahari, Yah Ternyata Dulu Itu Aku Ini Nekat Juga Yah..KuSungguh Tidak Menyangka, Yah Saat Sampai Di Gereja, Cuaca Pun Langsung Hujan Dan Aku Pun Sempat Basah Karena Hujan, Yah Selesai Misa Sebelum Pulang Aku Pun Sempat Berdoa, Semoga Dia Yang Akan Sidang Hari Ini, Dapat Lulus, Yah KuBerharap Tuhan Akan Selalu MEnolongnya, Yah Aku Hanya Bisa Berdoa Untuknya, Selesai Berdoa Aku Pun Pulang Dan Saat Sampai Di Rumah, IbuKu Pun Bertanya Ada Apa Dengan DahiKu, Yah Itu Karena Abu, HAri Ini Kan Rabu Abu Dan Ada Pemberkatan Abu, Yah..yah..Lalu Setelah Itu IbuKu Bertanya Aku Mau Makan apa, Yah Aku Pun Menjawab Aku Tidak Ingin Makan Apa-apa, Karena Hari Ini Pun Merupakan Hari Awal Puasa Dan Pantang Dan Akhirnya Aku Pun Memutuskan Untuk Pantang Makan Mie, Yah Karena Boleh DiBilang, Hampir Setiap Hari Itu Aku Makan Mie Dan Tidak Makan Yang Lain, Yah Bagi Orang Mungkin Itu Pantang Yang Mudah Yah, Tapi Sulit BagiKu, Karena Aku Suka Sekali Makan Mie, Yah Kalau DiBandingkan Dengan Daging, Aku Jarang Sekali Makan Daging Dan Selama 2 Tahun Aku Pun Sudah Pantang Daging Terus, Yah Tahun Ini Gantilah, Selain Itu Ada Beberapa Hal Juga Yang Aku Pantang Kok Selain MAkanan, Yah Mungkin Lebih Tepatnya Pantang Yang Berhubungan Dengan SikapKu, Jadi Aku Tidak Hanya Berpantang Dari Sisi Jasmani, Tetapi Juga Rohani, Yah Selesai Bilang Kalau Aku Sedang Puasa, Aku Pun Tidur, Yah Bangun Pagi-pagi Sih, Jadi Kurang Tidur, Yah Setelah Selesai Bilang Aku Puasa, Aku Pun Tidur, Lalu Setelah Beberapa Jam Tidur, Aku Pun Bangun Dan Bersiap-siap Pergi, Yah Hari Ini Aku Mau Pergi Mengunting Rambut, Yah Aku Pun Pergi Ke Mal Artha Gading Untuk Gunting Rambut, Yah Selama Di Jalan, Dalam HatiKu Pun Terus Saja Memikirkan Dia, Yah Saat Ini Dia Pasti Sedang Menghadapi Sidangnya, Yah..Dia Pasti Merasa Tegang, Tetapi KuYakin Dia Pasti Tidak Sendiri, Pasti Banyak Orang Yang Datang Untuk Mendukungnya, Yah..Selain Itu Tuhan Pasti Akan Selalu Bersamanya, Yah..Sampai Di Artha Gading Dalam HatiKu Pun Terus Berkata Agar Dia Semangat Dan Dia Pasti Bisa, Yah Seperti Dia Akan Dengar Saja, Yah Aku Memang Orang Yang Aneh Yah, Yah Setelah Gunting Rambut, Aku Pun Berjalan-jalan Sebentar, Yah Aku Pun Mencoba MEncari Baju Dan Saat Aku Menemukan 1 Yang Cukup Menarik, Aku Tidak Bisa Beli Karena UangKu Tidak Cukup, Sungguh Nasib, Yah Sudahlah, Lalu Aku Pun MEmutuskan Untuk Pulang, Yah Saat KuPulang, Aku Pun Bertanya-tanya, Sekarang Ini Dia Pasti Sudah Selesai Sidang Dan Sudah Lulus Yah, yah Perasaan Kehilangan Itu Pun Muncul Kembali, Aku Sungguh Kehilangan Dia, Sungguh..Yah Aku Pun Terus Bertanya, Kenapa Aku Tidak Pernah Bisa Merelakan Dia, Kenapa?? Yah Aku Sungguh Tidak Tahu, Lalu Akhirnya Aku Pun Sampai Di Rumah Dan Saat Sampai Di Rumah, Yah Aku Sih Merasa Lapar, Tetapi Aku Sedang Puasa, Aku Terus MEngingatkan DiriKu Dan Saat Pulang IbuKu Terus Saja MenawarkanKu Makanan, Padahal Sudah Tahu Aku Puasa, Sehingga Malam Imlek Ini Sepertinya Aku Itu Sedang Emosian, Yah Itu Karena Aku Bosan Mendengar IbuKu Yang Terus Saja Bilang Untuk Makan, Padahal Sudah KuBilang Berkali-kali Aku Sedang Puasa, Yah KuHanya Minta IbuKu Mau MEmahami Saja, Lalu Aku Pun Sambil MEnunggu KakakKu Pulang Dan AdikKu Yang Akhirnya Memutuskan Untuk Pergi Ke Gereja Jam 6 Sore, Yah Aku Pun MEnunggu Sambil Bermain Game, Lalu Saat KakakKu Sudah Pulang Dan MAkanan Sudah Siap, Aku Pun MAsih Bermain Game Dan Semua Orang Pun Sudah MEmanggilKu, Tetapi Entah Ada Apa DenganKu, Aku Pun Menjawab Dengan Emosi Untuk Bilang "Iya Nanti!!", Yah Lalu Beberapa Lama Kemudian Aku Pun Berhenti Main Game Dan Makan, Wah..Katanya Harus MAkan Mie Panjang Umur, Sebenarnya Aku Sih Mau, Tapi Aku Sedang Pantang, Terpaksa Dah Aku Harus Tahan Dan AdikKu Pun Sudah Pulang, Lalu Beberapa Lama Kemudian, Nenek Dan IbuKu Sudah Memberikan AngPao, Yah Aku Pun Kaget, Yang Benar Saja, Belum Jam 12 Malam Sudah Memberikan AngPao, LagiPula Tidak Usah Kasih Juga Tidak Apa-apa, Aku Sudah Besar Ini, Yah Setelah Itu Lalu IbuKu Bertanya PadaKu, Apakah Mau Ikut Ke Vihara, Yah Aku Pun Menjawab Tidaklah, Lalu Ayah Dan IbuKu Pun Hanya Pergi Berdua Saja, Lalu Aku Pun Pada Saat Itu Memutuskan Utnuk Tidur Saja, Yah Padahal Baru Jam 9 Malam Dan Tidak Biasanya Aku Tidur Cepat, Apalagi Malam Imlek, Yah Tidak Tahulah, aku Hanya Ingin Tidur Pokoknya, Yah Aku Pun Tidur, Lalu Saat Jam 12 Tengah Malam, Tiba-tiba Saja Aku Terbangun, Tidak Tahu Ada Apa DenganKu, Tapi Yang Jelas, Pada Saat Itu TubuhKu Lemas Sekali Dan Tiba-tiba Aku Merasa Aku Berharap Jika Aku Sakit, Aku Tidak Ingin Tuhan MenyembuhkanKu, Yah Biarlah PenyakitKu Ini Makin Parah Saja, Yah Biarlah..Yah Aku Pun Bangun Sesaat Dan Aku Pun Melihat HPKu Sudah Ada SMS, Dalam HatiKu Bertanya, Apakah Itu SMS Dari Dia?? Yah Tidak Mungkinlah, Paling-paling Itu Ucapan Selamat Hari Raya Imlek, Yah MAsa Bodohlah, Besok Saja Baru Aku Lihat Dan Akhirnya Aku Pun MEmaksakan DiriKu Untuk Tidur Lagi, Setelah Aku Mulai Merasa TubuhKu Semakin Tidak Enak, Yah..KuHanya Bisa Memejamkan MataKu Saja.
Hari Imlek Pun Tiba, Yah Ini Adalah Hari Kamis Tanggal 7 Februari 2008, Aku Yang Kemarin Sudah Tidur Cepat, Tetap Saja Bangun Siang, Yah Saat KuBangun Cuaca Kelihatan Cukup Cerah, Yah Kira-kira Hari Ini Apa Yang Akan Terjadi Yah?? Yah Lalu Aku Pun Melihat HPKu Dan Sudah Ada Beberapa TemanKu Yang Mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek Dan Ternyata Tidak Ada SMS Dari Dia, Yah Maklum Sajalah, Dia Kan Sudah Tidak Peduli Lagi PadaKu, Lalu Aku Pun Tidak Membalas SMS Dari Teman-temanKu, KArena Tidak Tahu Kenapa, Aku Sedang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Hari Raya Imlek Kepada Siapa-siapa, Yah BagiKu Tahun Ini Aku Sedang Tidak Ingin Mengucapkan Kepada SiapaPun Juga, Yah Maaf Untuk Teman-temanKu, Terima KAsih Banyak Atas Ucapannya, Yah Selesai Melihat SMS Dari Teman-temanKu Aku Pun Melihat Ruang Tamu Sudah Siap Untuk Menyambut Orang-orang Yang Akan Datang Dan Beberapa Kemudian Paman Dan BibiKu Pun Datang, Yah Sudah KuDuga, Setelah Beberapa Lama Di RumahKu, Paman Dan BibiKu Pun Mengajak Pergi Ke Rumah Tante AyahKu, Yah Maka Aku Pun Mandi Dan Bersiap-siap Dan Aku Pun Mengkombinasikan Baju LamaKu Dan Jaket BaruKu, Yah Kata KakakKu Dan IbuKu Warna Baju LamaKu Terlihat Sekali, Tetapi Biarlah, Tidak Apa-apa Kok, Yah Kami Pun Akhirnya Pergi Semua Ke Rumah Tante AyahKu Yah Saat Sampai, Ramai Sekali, Yah Semua Sepupu Dan Saudara Sudah Berkumpul, Rumah Pun Jadi Penuh Dan SepupuKu Si Karin Pun Datang, Yah BibiKu Bilang Kalau Si Karin MencariKu, Katanya Koko Adet Mana?? WAh..Lama Juga Tidak Ketemu Karin, Yah Saat Ketemu, Biasa Dah, Si KArinnya Terlihat Sombong, Lalu BibiKu Pun Bilang, Saat Tidak Ada Cariin, Tapi Saat Sudha Ketemu Malah Diam, Yah..yah..Maklumlah, Aku Juga Begitu Sih..^^', Yah Lalu Aku Pun Bermain Di Kamar SepupuKu Dan Aku Pun Mengobrol Dengan SepupuKu Yah Sudah Lama Tidak Bertemu, SepupuKu Sudah Agak Kurusan, Tapi Badannya Tetap Besar Sih, yah Maklumlah, Pagi Kuliah, Siang Kerja Sampai Malam, Yah Aku Yang Mendengarnya Pun Sampai KAgum Pada SepupuKu Itu Dan Selama Aku Mengobrol Dengan SepupuKu, Si Karin Seperti Biasa Memainkan HPKu, Yah..yah..Biasalah Dan Aku Pun DiEjek Oleh Si KArin, Sudah Biasa Nasib..Nasib.., Yah Aku DiEjek Karena Tidak Bisa Memanggil Namanya Dengan Benar, Yah Aku Kan Tidak Bisa Mengucapkan "R" Mau Bagaimana Lagi, Yah Aku Sudah Biasa Kok DiEjek Seperti Itu, Yah..yah..Setelah Mengobrol Dengan SepupuKu Yang Sednag Bermain Komputer Juga, Aku Pun Mengobrol Dengan Karin Dan Bercanda, Yah..Tidak Terasa, Aku Baru Saja Senang Sebentar, KakakKu Pun Sudah Memanggil Untuk Menyuruh Pulang, Yah..Aku Kecewa Sih, Sebenarnya Masih Mau Lebih Lama, Tapi Yah Harus Pergi Yah Pergilah, Aku Pun Mengajak Si Karin, Tetapi Dia Tidak Mau, Yah Sudahlah, Yah..Aku Pun Mengucapkan Sampai Jumpa, Lalu Aku Pun Pergi Bersama KeluargaKu Dan Tenryata Kami Tidak Langsung Pulang, Tetapi Mau Ke Rumah Adik AyahKu Dulu, Yah..yah..Jalan Lagi, Saat Di Mobil Aku Sempat Mengeluh Pada IbuKu, Karena IbuKu Bilang Pada SepupuKu Kalau Aku Sedang Mencari Kerja, Yah Aku Kesal Saja, Tidak Semestinya IbuKu Bilang Seperti Itu Pada SepupuKu, WalauPun Hanya Bercanda, Yah WalauPun Tidak Akan Dapat Pekerjaan, Aku Tidak Akan Pernah Mau Kerja Pada Saudara Sendiri, Sejak Dlu Aku Sudah Bilang Aku Tidak Mau Mencari Kerja Pada Saudara Sendiri, Lebih Baik Cari Sendiri, Yah BagiKu Itu Menyangkut Harga DiriKu Sih, Aku Tidak Ingin Mengemis Pada Saudara Sendiri, Aku Akan Berusaha Sendiri, Yah..Lalu IbuKu Pun Minta Maaf Dan Bilang Agar Aku Jangan Marah, Sebab Ini Kan HAri Raya Imlek, Jadi Tidak Boleh Marah-marah, Yah Aku Pun Sadar, Karena Itu Aku Masih MEnahan DiriKu, Lalu Saat Sampai Di Rumah Adik AyahKu, Wah..PamanKu Itu Terlihat Berbeda Sekali, Yah Di Antara Saudara AyahKu, Adik AyahKu Itu Yang Hidupnya Jauh Lebih Sederhana, Sangat Sederhana Sekali, Tetapi Aku Selalu MElihat PamanKu Itu Tersenyum, WalauPun Sedang Susah, Yah Sungguh Orang Yang Hebat, Yah Sementara Semua Orang MEngobrol, Aku Pun Mengobrol Dengan Anak Adik AyahKu Alias SepupuKu, Yah Kami Pun Berbicara Tentang Banyak Hal, Sudah Lama Tidak Mengobrol, Yah Tidak KuSangka, Aku Merasa SepupuKu Itu Sudah Berbeda Sekali, Aku Merasa SepupuKu Semakin Dewasa Saja, Yah..SepupuKu Itu Sudah Tidak Sekolah Lagi Sejak SD Dan Saat Ini Hanya Kerja Sebagai Pengaduk Cat Dengan Gaji 30 Ribu Sehari, Yah Aku Sangat Berharap Sekali Aku Dapat Membantu SepupuKu Itu, Yah Kehidupan PamanKu Dan SepupuKu Itu Memang Sangat Kurang Sekali, Bahkan Saat Sebelum KakekKu Meninggal, KakekKu Itu Paling Cemas Dengan Kehidupan Adik AyahKu, yah Keluarga Kami Pun Tidak Bisa Begitu Membantu, Karena Kami Pun Termsuk Keluarga Yang Sederhana, yah Saat Mengetahui Keadaan SepupuKu, Aku Pun Berkata Pada Diri Sendiri, Aku Harus Secepatnya Mendapatkan Kerja Dan Berusaha MEncarikan Pekerjaan Juga Untuk SepupuKu, Yah Walau Sulit, Karena Untuk Orang Yang Latar Pendidikannya Tidak Tamat SD, Pasti Sulit Mencari Pekerjaan Dengan Gaji Tinggi, Yah Tapi Aku Harus Mencoba SebisaKu, Yah Setelah Di Rumah Adik AyahKu Beberapa Lama, Kami Pun Pergi Lagi Ke Rumah Sahabat NenekKu, Wah..Kali Ini KE Bekasi, Jauh Dah..Yah Saat Sampai, NenekKu Pun Mengobrol Dengan Sahabatnya, Yah Tidak DiSangka, Yah Ku Cukup TErharu Juga Melihat 2 Orang Teman Yang Bertemu Dengan Usia Yang Sudah Sama-sama Tua, Sungguh Hebat, Yah..Setelah NenekKu Puas Mengobrol, Kami Pun Pergi Lagi, Yah Kali Ini Pergi Makan, Padahal Aku Sudah Cukup Kenyang Makan Berbagai Cemilan Dari Rumah Ke Rumah Tadi, Yah Tapi Itu Hanya Cemilan, Lalu PamanKu Mengajak Makan Di Ancol Di Bandar Djakarta, Yang Benar Saja, Dari Bekasi Lalu Ke Ancol, Gila Dah..Yah..Jalan Yah Jalanlah, Namanya Juga Hari Raya Imlek, Yah Kali Ini Aku Yang Bawa Mobil, Karena AyahKu Sudah Lelah Juga, Yah Saat Kami Sampai Di Bandar Djakarta, Hujan Besar Pun Turun, Yah Utnungnya Makan Tidak Kena Hujan, Padahal Banyak Orang Yang Sedang Duduk Menunggu Makanannya Terkena Hujan Dan Mau Tidak MAu Pindah, Yah Selesai Makan Kami Pun Pulang Akhirnya, Saat Sampai Di Rumah, Aku Pun Mandi, Lalu Main Game Sebentar Dan Tidur, Sungguh Hari Yang Cukup Melelahkan, Tapi Senang Juga Karena Bisa Bertemu Sepupu-sepupuKu Dan Mengobrol Sebentar, Sudah Lama Aku tidak Mengobrol Denagn Mereka, Tapi Paling Senang Bisa Ketemu KArin Sih, Walau Cuma Sebentar ^^', Yah..yah..Sudahlah Tidur.
Yup..Hari Ini Hari Jumat Tanggal 8 Februari, Yah..Ini Adalah Hari Kedua Imlek, Yah..Aku Pun Bangun Siang Sekali, Yah Hari Ini Ternyata AdikKu Sudah MAsuk Sekolah Dan KakakKu Pun Sudah MAsuk KErja, Yah Hari Ini Itu Sudah Seperti Hari Biasa Lagi, Yah..Aku Yang Bangun Pun Merasa Lapar, Tetapi Aku Ingat Hari Ini Kan Hari Jumat, Aku Puasa Lagi, Yah..Tahanlah, Yah Baru Puasa Dan Pantang AyahKu Sudah Menawarkan Mie Ayam, yang Benar Saja, Mau Sih, Tapi Harus Tahan Dan Sesuai DugaanKu, Hari Ini Pasti Akan Ada Yang Datang Dan Benar Kan, Adik AyahKu Yang Kemarin Kami Datangi Rumahnya, Hari Ini Gantian Mendatangi Rumah Kami, Yah..yah..Biasa Dan Aku Pun Langsung Mandi, Yah Tidak Enak Kan DiLihat Orang Baru Bangun, Yah Beberapa Lama Kemudian, Tante AyahKu Pun Datang Dan Sayang Kali Ini Datang Tidak Bersama Karin, Tetapi Membawa SepupuKu Yang Lain, Yah..yah..Tidak Apa-apalah, Yah Rumah Cukup Ramai, WalauPun Anak Kecilnya Cuma 2 Anak, Tetapi Ramai Juga, Yah..Setelah Beberapa Lama Akhirnya Semuanya Pun Pulang Dan Rumah Kembali Sepi Lagi Dan Aku Pun Ke KamarKu Melihat HPKu Dan Ternyata Ada SMS Dari Dia Yang Mengucapkan Terima Kasih Atas HadiahKu Dan Juga Mengatakan Beberapa Hal, Yah Aku Pun Langsung Balas SMS Dia Dan Setelah Itu Aku Masih Menunggu Dan Setelah MEnunggu Beberapa Lama, Aku Pun Akhirnya Memutuskan Untuk Menelepon Dia, Yah Aku Sadar PulsaKu Itu Tinggal 10 Ribu Dan Hanya Bisa Menelepon Selama 5 Menit, Aku Harus Tahu Apa Yang Harus KuKatakan Padanya, Maka Aku Pun Hanya Mengucapkan Selamat Atas Kelulusannya Dan Selamat Hari Raya Imlek Dan Selain Itu Aku Pun Bilang Yah Mungkin PerasaanKu Itu Kepadanya Selama Ini Adalah Bohong, Yah Aku Pun Terpaksa Berkata Seperti Itu, Mungkin Ini Adalah Yang Terbaik Yah..Yah Di Saat-saat Terakhir, Aku Pun Malah Membohongi Dia Dan Membohongi PerasaanKu Yang Sesungguhnya, Maafkan Aku, Lalu Aku Pun Juga Berkata Agar Dia Selalu Bahagia, Jangan Pernah Sedih, Jangan Pernah Merasa Sendirian Yah Lalu Aku Pun Berkata Padanya, Semoga Dia Tidak akan Pernah Lagi Bertemu Orang SepertiKu, Yah Jangan Sampai, Bertemu Orang SepertiKu Adalah Bukan Keberuntungan Untuknya, Yah Lalu Aku Pun Tidak Tahu Harus Mengucapkan Sampai Jumpa Atau Selamat Tinggal Padanya, Yah Mungkin Selamat Tinggal Yah, Lalu Aku Pun Tidak Ingin Menganggu Dia Lagi, Aku Pun Menyudahi Pembicaraan Kami, Yah Aku Pun Hanya Mengobrol Dengannya Selama 3 Menit 30 Detik, Yah Sangat Singkat Sekali, Tetapi Itu Adalah Pembicaraan Kami Secara Langsung Yang Terakhir Kalinya, Yah Pada Saat Itu Aku Lupa Kalau Aku Lupa Bilang Terima Kasih Padanya, Karena Dia Sudah PErnah MEnjadi Segalanya Dalam HidupKu Dan Jujur Akan Selalu MEnjadi Segalanya, Yah Selesai Menelepon Aku Pun Tidak Tahu, Apakah Aku Mau Sedih Dan Menangis, Tapi Aku Sungguh Kali Ini Telah Kehilangan Dia Untuk Selama-lamanya, Dia Tidak Akan Pernah KEmbali Lagi Sampai KapanPun Juga, Tidak Akan PErnah, Akhirnya Semua Berakhir Yah.., Yah Selama Beberapa Saat Aku Pun Terus MEnahan Semua Perasaan Ini Dan Terus Berkata Pada Diri Sendiri, Yah Aku Harus Coba Untuk Menjadi Dewasa Dan Merelakan Dia, Dia Pasti Akan Bahagia Dan Baik-baik Saja Kok, Iya Pasti, Yah Lihat Saja Orang-orang Yang Saling Mencintai, Tetapi Harus Berpisah Karena Ingin Orang Yang DiCintainya Itu Bahagia, Yah WalauPun Berbeda PadaKu Sih, Karena CintaKu Hanya Bertepuk Sebelah Tangan, Tetapi Mereka Yang Saling MEncintai Saja Bisa Saling Merelakan, Padahal Mereka Pasti Lebih Berat DariKu, Kenapa Aku Yang Hanya Memiliki Perasaan Sepihak Tidak Bisa Merelakan Dia, Iya Yah.., Yah KuSungguh Tidak Tahulah, Tapi Yang Jelas Aku Merasa DadaKu Agak Sakit, Sehingga Aku Pun Memutuskan Untuk Berbaring Sebentar, Kalau Bisa Tidur, Agar HatiKu Lebih Lega, Yah..KU Harus Berusaha Menenangkan HatiKu Ini, Yah Setelah Berbaring Sebentar, Aku Pun Hanya MElihat Hujan Di Luar RumahKu, Enak Yah Hujan Bisa Turun Dengan Bebasnya Tanpa Harus Memikirkan Apakah Akan MEnyebabkan Banjir Atau Orang Susah, Yah Seandainya Aku MAsih Ingat Caranya Menangis, Aku Pun Ingin Sekali Menangis Dan Meneteskan Air MataKu Seperti Hujan, Tidak Peduli Di Mana Pun KuBerada Dan KapanPun Juga, Yah DiSaat Seperti Ini, Aku Ingin Seperti Hujan, Yah Setelah Beberapa Lama Melihat Hujan, Aku Pun Menonton TV, Sambil Menunggu Waktunya Pergi Ke Gereja, Yah Hari Ini Ada Jalan Salib Di Gereja Jam 6 Sore, Yah Setelah Waktunya Tiba, Aku Pun Mandi Lalu Pergi KE Gereja, Saat Di Gereja, Aku Pun Hanya Bisa Berdoa Untuk Dia, Yah Hanya Untuk Dia, Selain Itu Aku Juga Memohon DiBerikan Kekuatan, Yah..Aku Sungguh Takut Sekali, Setelah Aku Kehilangan CahayaKu Ini, Apalagi Yang Harus KuLakukan, Lalu Saat Berdoa Aku Pun Semakin Takut, Berbagai Macam Pikiran Buruk Pun Muncul, Jika Nanti Saat Orang TuaKu Sudah Tidak Ada, Siapa LagiKah Yang Akan Menjadi PeganganKu, Sekarang Saja Aku Sudah Kehilangan Orang Yang Paling Penting Dalam HidupKu, Aku Juga Sadar Kalau Orang TuaKu Tidak Akan Pernah Bisa BersamaKu Sampai KuTua Nanti, Aku Sungguh Takut DiSaat KuTelah Kehilangan Semua PeganganKu, Aku Tidak Tahu Akan MEnjadi Apa Dan Aku Tahu Aku Tidak Akan Bisa Bangkit Lagi, Itu Pun Sebabnya, Aku Memilih Agar Aku DiPanggil Lebih Dahulu Oleh Tuhan Daripada Orang TuaKu, Bukan Karena Aku Ingin Melarikan Diri Dari Penderitaan Hidup Ini, Tetapi KuMerasa HidupKu Ini Hampa, Aku Tidak Memiliki Tujuan, Aku Pun Tidak Ada PEgangan Lagi, Lebih Baik Tuhan MemanggilKu, KuSungguh Tidak Memiliki Arah Lagi, KuKehilangan Segalanya Dan KuSadar Pasti Akan Ada Yang Hilang Lagi Dan Aku Tidak Tahu Sampai Berapa Lama Aku Akan Kuat, Perlahan-lahan Penopang HidupKu DiAmbil Satu-satu Tanpa Ada Pengantinya Dan Perlahan Juga Aku Akan Jatuh Ke Dalam Lubang Yang Sangat Dalam Sekali Dan Aku Pun Sangat Takut Tuhan, Yah Setelah KuBerdoa Akan KetakutanKu Pada Tuhan, Aku Pun Pulang Dan Saat Pulang, Yah KuLihat Monitor Baru Pun Sudah Ada Di Sebelah CPUKu, yah Langsung Saja Aku Membuat Lamaran Dan Mengirimkan Lamaran Ke Berbagai Tempat, Yah Aku Berusaha Menghilangkan Perasaan TakutKu Dan Perasaan Akan Kehilangan, Yah Setelah Mengirimkan Lamaran, Aku Pun Berjalan Ke Luar Rumah Bersaa AnjingKu Untuk Beli Makanan, Setelah Itu Aku Pun Makan, Lalu Mulai Menulis BlogKu Yang Sudah Lama Aku Tidak Tulis, Yah Aku Menulis Dari Jam 11 Malam Sampai Saat Ini Jam 4 PAgi, Yah Setelah Ini Aku Ingin Tidur Dan Berharap Aku Memiliki Kekuatan Untuk Menghadapi Hari Esok, KuSungguh Butuh KEkuatan, Tuhan DiManakah Engkau Berada??
It's dark outside
But I see the light
Then darkness
I see the light again
And here comes dark
It's dark outside
I am lonely and sad
But I see the light
You ask my name
Then darkness
You take my hand
I see the light again
We fall in love
And here comes dark
It's dark outside
I can't find you
But I see the light
You were right there
Then darkness
I have my doubts
I see the light again
You say I'm wrong
And here comes dark
It's dark outside
I reach for you
But I see the light
You don't reach for me
Then darkness
I feel alone
I see the light again
I read your face
And here comes dark
It's dark outside
I want to leave
But I see the light
You're come to me
Then darkness
I feel your grip
I see the light
You're hurting me
And here comes dark
It's dark outside
I try to scream
But I see the light
You have my throat
Then darkness
I can not breath
I see the light
For the last time
And here comes dark
No comments:
Post a Comment